• Latest
Rupiah Menguat, Buat Dolar AS Turun ke Rp17.570

Rupiah Menguat, Buat Dolar AS Turun ke Rp17.570

September 9, 2026
Perempuan RI Kuasai Surat Utang Ritel Negara

Perempuan RI Kuasai Surat Utang Ritel Negara

September 9, 2026
BEI Pantau Ketat Saham SOHO & OILS Usai Harga Naik Terus

BEI Pantau Ketat Saham SOHO & OILS Usai Harga Naik Terus

September 9, 2026
Wow! 38 Ribu Emak-Emak RI Pegang Surat Utang Ritel Negara

Wow! 38 Ribu Emak-Emak RI Pegang Surat Utang Ritel Negara

September 9, 2026
Investor Wajib Baca, S&P Global Kasih Kabar Baik Soal BBRI

Investor Wajib Baca, S&P Global Kasih Kabar Baik Soal BBRI

September 9, 2026
Bank Milik Raksasa Finansial Thailand (BMAS) Mau Rights Issue Rp1 T

Bank Milik Raksasa Finansial Thailand (BMAS) Mau Rights Issue Rp1 T

September 9, 2026
Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Perdagangan MGLV dan UANG

Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Perdagangan MGLV dan UANG

September 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,22% Tembus Level Psikologis 6.700

IHSG Dibuka Menguat 0,22% Tembus Level Psikologis 6.700

September 9, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

September 9, 2026
Saham Komoditas Ramai Dilepas Asing Kala IHSG Melesat

Saham Komoditas Ramai Dilepas Asing Kala IHSG Melesat

September 9, 2026
Cek Jadwal Jangan Sampai Lewat, BMRI Bakal Bagi Dividen Rp6,16 T

Cek Jadwal Jangan Sampai Lewat, BMRI Bakal Bagi Dividen Rp6,16 T

September 9, 2026
Investor Khawatir Harga Minyak Icu Inflasi, Bursa Asia Dibuka Galau

Investor Khawatir Harga Minyak Icu Inflasi, Bursa Asia Dibuka Galau

September 9, 2026
RATU Mau Private Placement, Terbitkan 271,5 Juta Saham Baru

RATU Mau Private Placement, Terbitkan 271,5 Juta Saham Baru

September 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Menguat, Buat Dolar AS Turun ke Rp17.570

2 hours ago
in Lifestyle
Rupiah Menguat, Buat Dolar AS Turun ke Rp17.570
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026), rupiah terapresiasi 0,31% ke posisi Rp17.570/US$.

Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif pada perdagangan Selasa (8/9/2026), ketika rupiah berbalik dari pelemahan pada pagi hari dan ditutup menguat 0,03% ke level Rp17.625/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,01% ke posisi 98,795.


Pergerakan rupiah hari ini berlangsung ketika pelaku pasar menantikan rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia. Bank Indonesia (BI) dijadwalkan mengumumkan data tersebut pada pukul 10.00 WIB. IKK diperkirakan meningkat tipis menjadi 117 pada Agustus, dari 116,8 pada Juli.

Keyakinan konsumen sebelumnya turun selama tiga bulan berturut-turut hingga menyentuh posisi terendah sejak April 2025. Penurunan dipengaruhi melemahnya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, pembelian barang tahan lama, dan ketersediaan lapangan kerja.

Meski menurun, IKK masih berada di atas level 100. Posisi tersebut menunjukkan konsumen Indonesia masih berada dalam zona optimistis.

Kenaikan IKK menuju atau melampaui proyeksi 117 dapat memperkuat keyakinan terhadap konsumsi dan pertumbuhan ekonomi domestik. Kondisi tersebut berpotensi menopang sentimen terhadap aset keuangan Indonesia, termasuk rupiah.

Sebaliknya, penurunan lanjutan dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap daya beli dan laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Dari pasar global, dolar AS bergerak relatif stabil ketika pelaku pasar mencermati kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik dua basis poin menjadi 4,804%. Kenaikan imbal hasil dapat menjaga daya tarik aset berdenominasi dolar dan membatasi ruang penguatan rupiah.

Namun, laju dolar tertahan oleh penguatan tajam yen Jepang. Yen telah menguat hampir 5% sejak pekan lalu dan sempat mencapai 152,89 yen/US$, posisi terkuatnya sejak Februari.

Penguatan yen didorong ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ), pemulangan dana investor Jepang dari luar negeri, serta pembalikan transaksi carry trade. Pasar memperkirakan BOJ akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% pada pertemuan 17-18 September.

Kenaikan yen turut menahan DXY karena mata uang Jepang merupakan salah satu komponen utama dalam indeks dolar AS.

Perhatian pasar berikutnya tertuju pada data inflasi produsen dan konsumen AS yang akan dirilis pekan ini. Data tersebut akan menjadi rangkaian indikator terakhir sebelum bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) menggelar FOMC pada 15-16 September mendatang.

Pelaku pasar saat ini memperhitungkan peluang sekitar 60% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan ini, setelah laporan tenaga kerja AS periode Agustus lebih kuat dibandingkan perkiraan.

Ketegangan geopolitik di kawasan Teluk turut menjadi perhatian karena berpotensi menjaga tekanan inflasi tetap tinggi. Harga minyak Brent bertahan di sekitar level tertinggi dalam enam pekan, mendekati US$98 per barel.

Inflasi AS yang lebih tinggi dan kenaikan harga minyak dapat memperbesar peluang kenaikan suku bunga The Fed sekaligus mengangkat dolar. Kondisi tersebut berpotensi membatasi penguatan rupiah dalam perdagangan berikutnya.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perempuan RI Kuasai Surat Utang Ritel Negara

Perempuan RI Kuasai Surat Utang Ritel Negara

September 9, 2026
BEI Pantau Ketat Saham SOHO & OILS Usai Harga Naik Terus

BEI Pantau Ketat Saham SOHO & OILS Usai Harga Naik Terus

September 9, 2026
Wow! 38 Ribu Emak-Emak RI Pegang Surat Utang Ritel Negara

Wow! 38 Ribu Emak-Emak RI Pegang Surat Utang Ritel Negara

September 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .