• Latest
IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,36% ke Level 6.484

IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,36% ke Level 6.484

September 16, 2026
Cara DBS Menilai Risiko Aset ICE di Tengah Transisi EV

Cara DBS Menilai Risiko Aset ICE di Tengah Transisi EV

September 16, 2026
Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia

Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia

September 16, 2026
Meski IHSG Hijau, Asing Net Sell Rp430 Miliar di Sesi I

Meski IHSG Hijau, Asing Net Sell Rp430 Miliar di Sesi I

September 16, 2026
Bukan Cuma EV, DBS Ungkap 3 Tren Besar yang Ubah Industri Otomotif

Bukan Cuma EV, DBS Ungkap 3 Tren Besar yang Ubah Industri Otomotif

September 16, 2026
Utang Luar Negeri RI dalam Dolar Terus Merosot, Lari ke Mata Uang Ini

Utang Luar Negeri RI dalam Dolar Terus Merosot, Lari ke Mata Uang Ini

September 16, 2026
Dicecar Bursa Terkait Ketentuan Free Float, MBAP Buka Suara

Dicecar Bursa Terkait Ketentuan Free Float, MBAP Buka Suara

September 16, 2026
Was-was Menanti Rilis The Fed, Rupiah Anjlok ke Rp 17.700/USD

Was-was Menanti Rilis The Fed, Rupiah Anjlok ke Rp 17.700/USD

September 16, 2026
Peringatan Keamanan di Arab Saudi, Harga Minyak Tembus USD 108

Peringatan Keamanan di Arab Saudi, Harga Minyak Tembus USD 108

September 16, 2026
Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

September 16, 2026
BEI Aktifkan Lagi Short Selling, Ini Cara Kerjanya

BEI Aktifkan Lagi Short Selling, Ini Cara Kerjanya

September 16, 2026
Surat Utang RI Diserbu Investor, Dana Segar Masuk Rp34 T

Surat Utang RI Diserbu Investor, Dana Segar Masuk Rp34 T

September 16, 2026
9 Seri Surat Utang RI Diserbu Investor, Dana Segar Masuk Rp34 T

9 Seri Surat Utang RI Diserbu Investor, Dana Segar Masuk Rp34 T

September 16, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 16, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,36% ke Level 6.484

1 hour ago
in People & Culture
IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,36% ke Level 6.484
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat bergerak menguat pada perdagangan Rabu (16/9/2026). IHSG berada di level 6.484,10, naik 22,94 poin atau 0,36% dibandingkan posisi sebelumnya di level sekitar 6.461,15 pada penutipan sesi I siang ini.

Pergerakan IHSG sepanjang perdagangan hari ini cukup dinamis. Indeks dibuka pada level 6.453,91, kemudian sempat bergerak turun hingga menyentuh level terendah 6.445,24. Setelah itu, IHSG berbalik menguat dan mencapai level tertinggi 6.535,46, sebelum akhirnya bergerak kembali ke area 6.480-an pada pertengahan perdagangan.

IHSG sempat mengalami penguatan tajam setelah berada di sekitar level 6.450. Indeks kemudian naik hingga menembus level 6.500 dan melanjutkan penguatan menuju posisi tertinggi 6.535,46. Namun, setelah mencapai level tersebut, IHSG mengalami koreksi dan bergerak relatif fluktuatif di kisaran 6.490-6.510 sebelum kembali melemah menjelang siang.

Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 316 saham tercatat menguat, sementara 285 saham melemah dan 362 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Mengutip Stockbit, aktivitas transaksi di pasar saham juga terpantau dengan volume perdagangan telah mencapai 136,23 juta lot, nilai transaksi sebesar Rp6,24 triliun, dan frekuensi perdagangan sekitar 1,03 juta kali hingga waktu pengambilan data.

Volume perdagangan reguler tercatat 125,77 juta lot, dengan nilai transaksi mencapai Rp5,69 triliun dan frekuensi sekitar 1,03 juta kali.

Sementara itu, transaksi pada pasar negosiasi tercatat sebesar 10,46 juta lot dengan nilai mencapai Rp551,02 miliar. Frekuensi transaksi pada pasar negosiasi tercatat sebanyak 252 kali.

Adapun transaksi pasar tunai tercatat relatif kecil, yakni sebanyak 36 lot dengan nilai Rp15,56 juta dan frekuensi sebanyak 2 kali.

Pergerakan IHSG yang berbalik menguat terjadi di tengah perhatian investor terhadap perkembangan pasar global, terutama menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), serta fluktuasi harga minyak dunia.

Harga minyak Brent ditutup naik hampir 3% ke US$108,75 per barel, sementara WTI menguat lebih dari 4% menjadi US$105,83 per barel. Kenaikan ini dipicu kekhawatiran pasokan energi akibat konflik Timur Tengah, termasuk gangguan jalur distribusi minyak Arab Saudi.

Lonjakan harga energi turut meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mendorong kenaikan yield obligasi global. Yield Treasury AS tenor 10 tahun sempat menembus 5,041%, tertinggi sejak 2007, sebelum ditutup di 4,966%.

Investor juga menanti keputusan The Fed pada Kamis (17/9/2026) pukul 01.00 WIB. Pasar memperkirakan kenaikan suku bunga 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00%, dengan probabilitas mencapai 92,4% berdasarkan CME FedWatch. Perhatian pasar kini tertuju pada sinyal kebijakan suku bunga selanjutnya.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cara DBS Menilai Risiko Aset ICE di Tengah Transisi EV

Cara DBS Menilai Risiko Aset ICE di Tengah Transisi EV

September 16, 2026
Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia

Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia

September 16, 2026
Meski IHSG Hijau, Asing Net Sell Rp430 Miliar di Sesi I

Meski IHSG Hijau, Asing Net Sell Rp430 Miliar di Sesi I

September 16, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .