• Latest
67 Juta Orang Pakai QRIS, Gimana Nasib Uang Tunai?

67 Juta Orang Pakai QRIS, Gimana Nasib Uang Tunai?

September 25, 2026
IHSG Turun ke 6.200, Asing Net Sell Jumbo 10 Saham Ini

IHSG Turun ke 6.200, Asing Net Sell Jumbo 10 Saham Ini

September 25, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 25, 2026
Jadi First Mover, Bank Mega Sediakan QRIS Cross Border hingga KKI

Jadi First Mover, Bank Mega Sediakan QRIS Cross Border hingga KKI

September 25, 2026
Aksi Jual Obligasi Dunia Menggila, Yield AS Rekor Tertinggi 22 Tahun

Aksi Jual Obligasi Dunia Menggila, Yield AS Rekor Tertinggi 22 Tahun

September 25, 2026
Investor Cermati Yield Obligasi AS, Bursa Asia Dibuka Beragam

Investor Cermati Yield Obligasi AS, Bursa Asia Dibuka Beragam

September 25, 2026
10 Saham Ini Paling Banyak Masuk Keranjang Asing Kala IHSG Anjlok

10 Saham Ini Paling Banyak Masuk Keranjang Asing Kala IHSG Anjlok

September 25, 2026
Obligasi BLBI Lunas, Tak Berarti Pemerintah Bebas Utang dengan BI

Obligasi BLBI Lunas, Tak Berarti Pemerintah Bebas Utang dengan BI

September 25, 2026
Jasa Armada Indonesia Angkat Dwi Rahmad Toto Jadi Direktur Utama

Jasa Armada Indonesia Angkat Dwi Rahmad Toto Jadi Direktur Utama

September 25, 2026
Komisaris Silfester Matutina Dicopot, Pelindo Jasa Maritim Buka Suara

Komisaris Silfester Matutina Dicopot, Pelindo Jasa Maritim Buka Suara

September 25, 2026
Bos BI Beberkan Sebab Kredit Nganggur Tembus Rp 2.548 Triliun

Bos BI Beberkan Sebab Kredit Nganggur Tembus Rp 2.548 Triliun

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, September 25, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

67 Juta Orang Pakai QRIS, Gimana Nasib Uang Tunai?

1 hour ago
in Economy
67 Juta Orang Pakai QRIS, Gimana Nasib Uang Tunai?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Meluasnya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mulai mengubah pola transaksi masyarakat Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan uang kartal, baik uang kertas maupun logam, terus melambat seiring semakin masifnya penggunaan pembayaran digital.

Gubernur BI Destry Damayanti mengungkapkan saat ini jumlah pengguna QRIS telah mencapai 67 juta orang atau sekitar seperempat dari total penduduk Indonesia. Kondisi tersebut membuat transaksi tunai (cash) semakin berkurang, terutama di wilayah yang telah memiliki akses internet dan infrastruktur digital yang memadai.

“Kalau kita lihat, memang masih tumbuh tapi mulai terus melambat. Kenapa? Karena Indonesia ini kan sangat luas. Dan wilayahnya kan sangat pulau-pulau kita ada daerah-daerah yang terdepan, terluar gitu kan. Tentunya ini kan mereka juga masih butuh uang-uang cash. Mungkin juga ada, mungkin sinyal masih belum semuanya kan juga masih ada beberapa yang di blank spot,” kata Destry dalam acara di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Menurut Destry, uang kartal saat ini masih menjadi instrumen pembayaran utama di sejumlah wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Keterbatasan jaringan internet dan masih adanya area blank spot membuat masyarakat di daerah tersebut belum dapat sepenuhnya beralih ke sistem pembayaran digital.

Namun, di berbagai wilayah lain, preferensi masyarakat telah bergeser ke pembayaran non-tunai. QRIS kini semakin banyak digunakan untuk transaksi sehari-hari, mulai dari pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional.

“QRIS kalau kita lihat sekarang penggunanya sudah 67 juta. Artinya sudah seperempat dari penduduk Indonesia yang menggunakan QRIS. Jadi tentu saja kalau kita lihat, karena banyak menggunakan sistem digital, sehingga penggunaan cash kan terbatas. Nah, jadi kita bisa lihat di beberapa event kalau kita sekarang belanja di pasar itu mereka lebih suka pakai QRIS kan ketimbang menggunakan cash,” ujarnya.

Meski tren digitalisasi pembayaran terus menguat, BI menegaskan uang kartal tetap memiliki peran penting dalam sistem pembayaran nasional. Destry memastikan masyarakat tetap bebas memilih metode transaksi, baik secara digital maupun menggunakan uang tunai.

Karena itu, BI mengingatkan para pelaku usaha dan pedagang untuk tetap menerima pembayaran menggunakan uang kartal sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia.

“Kita tetap tidak melarang orang kalau menggunakan cash, karena tetap bahwa payment di kita ini kan ada digital atau melalui cash. Jadi, buat para merchant juga walaupun ada yang memang mereka ingin bayar cash ya mereka harus bisa menerima. Tapi faktanya preferensi masyarakat memang sekarang mengarah kepada digital payment,” tutur Destry.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Turun ke 6.200, Asing Net Sell Jumbo 10 Saham Ini

IHSG Turun ke 6.200, Asing Net Sell Jumbo 10 Saham Ini

September 25, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 25, 2026
Jadi First Mover, Bank Mega Sediakan QRIS Cross Border hingga KKI

Jadi First Mover, Bank Mega Sediakan QRIS Cross Border hingga KKI

September 25, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .