• Latest
Usai Transaksi Bayan, BEI Kaji Batasan Harga di Pasar Negosiasi

Usai Transaksi Bayan, BEI Kaji Batasan Harga di Pasar Negosiasi

September 25, 2026
Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Regulataor Buka Suara

Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Regulataor Buka Suara

September 25, 2026
Aturan Pelaporan Insidential di Pasar Modal Terbit, Berlaku 1 Oktober

Aturan Pelaporan Insidential di Pasar Modal Terbit, Berlaku 1 Oktober

September 25, 2026
Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?

Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?

September 25, 2026
Jelang Akhir Pekan IHSG Melemah 0,82% ke 6.247, Saham Bank Jadi Beban

Jelang Akhir Pekan IHSG Melemah 0,82% ke 6.247, Saham Bank Jadi Beban

September 25, 2026
Suku Bunga The Fed Diramal Naik 2x Lagi, Ini Efeknya ke Rupiah

Suku Bunga The Fed Diramal Naik 2x Lagi, Ini Efeknya ke Rupiah

September 25, 2026
Ram Jethmal Punjabi Borong Saham RAAM 918.300 Lembar

Ram Jethmal Punjabi Borong Saham RAAM 918.300 Lembar

September 25, 2026
Breaking, IHSG Tiba-Tiba Anjlok 1% lebih Jelang Pasar Tutup

Breaking, IHSG Tiba-Tiba Anjlok 1% lebih Jelang Pasar Tutup

September 25, 2026
Jelang Akhir Sesi II, IHSG Anjlok 1% ke Level 6.232

Jelang Akhir Sesi II, IHSG Anjlok 1% ke Level 6.232

September 25, 2026
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Balik Turun Tipis ke Rp17.880

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Balik Turun Tipis ke Rp17.880

September 25, 2026
Sebab Asing Tinggalkan RI dan Bikin IHSG & Rupiah Tertekan

Sebab Asing Tinggalkan RI dan Bikin IHSG & Rupiah Tertekan

September 25, 2026
80% Pinjaman KB Bank (BBKP) Cair Kala Kredit Nganggur Industri Naik

80% Pinjaman KB Bank (BBKP) Cair Kala Kredit Nganggur Industri Naik

September 25, 2026
Dolar AS Dekati Rp18.000/US$, Airlangga Buka Suara

Dolar AS Dekati Rp18.000/US$, Airlangga Buka Suara

September 25, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, September 25, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Usai Transaksi Bayan, BEI Kaji Batasan Harga di Pasar Negosiasi

2 hours ago
in Economy
Usai Transaksi Bayan, BEI Kaji Batasan Harga di Pasar Negosiasi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Regulator pasar modal akan mengkaji opsi pengaturan batasan harga di pasar negosiasi. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku pengawas pasar modal.

Pernyataan tersebut merupakan tanggapan atas transaksi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam yang nilainya diperkirakan jauh di bawah harga pasar.

Hingga saat ini belum terdapat pembatasan khusus terkait harga transaksi yang dilakukan di pasar negosiasi. Jeffrey juga menyebut aturan yang berlaku saat ini belum mengatur kewajiban pengungkapan nilai transaksi di pasar negosiasi. Menurutnya, permintaan mengenai batasan harga di pasar negosiasi juga datang dari para pelaku pasar.

“Kami juga mendapatkan banyak masukan dari para pelaku bahwa mungkin pasar negosiasi juga perlu diatur terkait dengan batasan harganya,” ujarnya saat ditemui di gedung BEI Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Jeffrey menyebut, pembahasan mengenai pengaturan batas harga di pasar negosiasi telah dibahas jauh sebelum munculnya rumor terkait transaksi saham BYAN. “Dan ini sedang kami kaji di internal untuk mengatur batasan dari harga di pasar negosiasi,” imbuhnya.

Sebelumnya, berdasarkan keterbukaan informasi, Low Tuck Kwong dan Elaine Low telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement) dengan PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026. Perjanjian tersebut mencakup rencana pengalihan 10.000.000.500 saham biasa BYAN atau setara sekitar 30% dari total saham beredar perseroan.

Di pasar juga beredar rumor bahwa Haji Isam menawarkan dana sebesar US$3 miliar untuk mengambil alih sekitar 62% saham BYAN. Dengan asumsi kurs Rp17.700 per dolar AS, nilai tersebut setara sekitar Rp53,1 triliun.

Sebagai perbandingan, harga saham BYAN pada penutupan perdagangan Kamis (17/9/2026) berada di level Rp11.525 per saham. Dengan demikian, harga pasar BYAN saat ini berada jauh di atas harga indikatif yang muncul dari rumor tersebut.

Meski demikian, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, transaksi tersebut masih bersifat bersyarat. Penyelesaiannya masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan yang telah disepakati para pihak.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Regulataor Buka Suara

Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Regulataor Buka Suara

September 25, 2026
Aturan Pelaporan Insidential di Pasar Modal Terbit, Berlaku 1 Oktober

Aturan Pelaporan Insidential di Pasar Modal Terbit, Berlaku 1 Oktober

September 25, 2026
Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?

Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?

September 25, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .