• Latest
Breaking! IHSG Anjlok 11,12% ke Level 5.211

Breaking! IHSG Anjlok 11,12% ke Level 5.211

October 16, 2026
OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN, Totalnya Tembus Rp 2,1 Triliun

OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN, Totalnya Tembus Rp 2,1 Triliun

October 17, 2026
Top! BNI Masuk 4 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia

Top! BNI Masuk 4 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia

October 17, 2026
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas Setara Zimbabwe, Ini Alasan MSCI

Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas Setara Zimbabwe, Ini Alasan MSCI

October 17, 2026
Korupsi BNPB, Dana Darurat Bencana Diduga Buat Beli Saham Rp 30 Miliar

Korupsi BNPB, Dana Darurat Bencana Diduga Buat Beli Saham Rp 30 Miliar

October 17, 2026
Segini Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Menurut Pakar Keuangan

Segini Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Menurut Pakar Keuangan

October 16, 2026
OJK Sanksi Pihak Terkait DSSA, CUAN dan BREN, Ini Pelanggarannya

OJK Sanksi Pihak Terkait DSSA, CUAN dan BREN, Ini Pelanggarannya

October 16, 2026
BP BUMN Mau Kembangkan 12 Kota Masa Depan, Ini Penjelasan Dony Oskaria

BP BUMN Mau Kembangkan 12 Kota Masa Depan, Ini Penjelasan Dony Oskaria

October 16, 2026
BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

October 16, 2026
BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

October 16, 2026
Tidak Campur Aduk! Ini Pembagian Tugas OJK dan Kemenkeu soal Kripto

Tidak Campur Aduk! Ini Pembagian Tugas OJK dan Kemenkeu soal Kripto

October 16, 2026
Pernyataan Dasco, OJK, Hingga Danantara Tanggapi MSCI

Pernyataan Dasco, OJK, Hingga Danantara Tanggapi MSCI

October 16, 2026
Sebelum RI, MSCI Ancam Turki Turun Kelas

Sebelum RI, MSCI Ancam Turki Turun Kelas

October 16, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 17, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Breaking! IHSG Anjlok 11,12% ke Level 5.211

1 day ago
in People & Culture
Breaking! IHSG Anjlok 11,12% ke Level 5.211
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak di zona merah pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Hingga pukul 09.34 WIB, indeks acuan Bursa Efek Indonesia itu berada di level 5.211,84, turun 651,94 poin atau 11,12%.

Pelemahan IHSG terjadi sejak awal pembukaan perdagangan sesi I pagi ini di level 5.393,92 pada pukul 09.00 WIB atau melemah 8,01%. Sepanjang perdagangan pagi ini, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 5.404,51 dan terendah di 5.193,22.

Total volume perdagangan hingga pukul 09.34 WIB tercatat 85,6 juta lot dengan nilai transaksi Rp3.152,63 miliar.

Pasar keuangan Indonesia masih akan dibayangi sejumlah sentimen negatif dari luar negeri, mulai dari pengumuman terbaru MSCI, memansnya inflasi AS hingga perang.
Memanasnya inflasi harga produsen AS bisa menjadi “badai” baru bagi pasar keuangan dunia, termasuk Indonesia.

Diskusi Chairman The Fed di acara IMF-World Bank juga akan menjadi sorotan pelaku pasar keuangan. Sementara dari dalam negeri, rumor reshuffle akan menjadi penggerak pasar hari ini.

Berikut beberapa sentimen pasar hari ini:

1.MSCI Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, Ini Penyebabnya

Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka konsultasi untuk mengubah status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Keputusan final ditargetkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

MSCI menyoroti kekhawatiran investor terkait transparansi kepemilikan saham, dugaan praktik perdagangan terkoordinasi, serta efektivitas penegakan aturan. Meski regulator telah mengumumkan sejumlah reformasi, MSCI menilai belum ada kemajuan yang memadai dan konsisten.

Sejalan dengan rencana tersebut, MSCI mempertahankan pembekuan sejumlah perubahan indeks saham Indonesia. MSCI tidak akan menaikkan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), menambahkan saham ke MSCI Indonesia Investable Market Index (IMI), maupun menaikkan saham ke segmen indeks dengan kapitalisasi lebih besar.

Pelaku pasar dapat menyampaikan tanggapan hingga 30 April 2027. MSCI menyatakan rencana reklasifikasi dapat ditinjau kembali jika konsultasi menunjukkan bukti perbaikan material dalam tata kelola dan fungsi pasar saham Indonesia.

2. Perkembangan Perang: Houthi Serang Istana Presiden Yaman, 5 Orang Tewas

Kelompok Houthi Yaman melancarkan serangan rudal dan drone ke kompleks Istana Presiden Al-Maashiq di Kota Aden, Kamis (15/10/2026). Serangan tersebut menewaskan lima orang dan melukai 16 lainnya. Pemerintah Yaman menyatakan Perdana Menteri dan sejumlah anggota kabinet selamat. Sementara itu, Houthi mengklaim serangan menargetkan markas operasi militer Arab Saudi di Aden.

3. Inflasi AS Makin Panas! Harga Produsen Melonjak Tertinggi dalam 4,5 Tahun

Inflasi Amerika Serikat (AS) semakin memanas. Harga produsen pada September 2026 melonjak 1,3% secara bulanan, kenaikan tertinggi sejak Maret 2022 dan jauh melampaui ekspektasi pasar sebesar 0,5%. Data Departemen Tenaga Kerja AS, Kamis (15/10/2026), menunjukkan indeks harga produsen (Producer Price Index/PPI) naik 6,3% secara tahunan, tertinggi sejak Desember 2022.

Tekanan juga meluas ke sektor jasa. Harga jasa produsen naik 0,8%, sedangkan biaya transportasi barang melalui jalan raya meningkat 3,8% dan tarif penerbangan melonjak 5%.

4. Klaim Pengangguran AS Naik, Pasar Tenaga Kerja Tetap Tangguh

AS kemarin juga mengumumkan jumlah warga Amerika Serikat (AS) yang mengajukan klaim awal tunjangan pengangguran naik tipis pada pekan yang berakhir 10 Oktober 2026. Namun, angkanya masih di bawah ekspektasi pasar, mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja AS yang tetap solid.

Departemen Tenaga Kerja AS mencatat klaim awal pengangguran naik 1.000 menjadi 199.000, sedikit di bawah perkiraan pasar sebesar 200.000. Sementara itu, klaim berkelanjutan (continuing claims) turun 4.000 menjadi 1,71 juta. Angka ini masih relatif dekat dengan level terendah dalam lebih dari tiga tahun yang tercatat dua pekan sebelumnya.

Data tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja AS masih tangguh, sejalan dengan penilaian Federal Reserve (The Fed) yang menyebut kondisi ketenagakerjaan berada di sekitar tingkat kesempatan kerja penuh.

5. Diskusi Chairman The Fed-IMF

Pertemuan IMF-World Bank di Bangkok, Thailand menghadirkan agenda penting pada hari ini, Jumat (16/10/2026)\yakni diskusi antara Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, dan Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, dalam sesi Fireside Chat di Bangkok, Thailand.

Agenda utama yang patut dicermati adalah diskusi antara Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh dan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva di Bangkok, Thailand, pada pukul 10.30 WIB. Diskusi ini berpotensi memberikan petunjuk mengenai prospek ekonomi global, tekanan inflasi, arah suku bunga AS, serta risiko utang dunia.

Pernyataan Warsh menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter The Fed, pergerakan dolar AS, imbal hasil US Treasury, dan harga emas. Bagi Indonesia, sinyal kebijakan The Fed yang lebih ketat berpotensi menekan rupiah dan memicu arus modal keluar dari pasar negara berkembang, sedangkan sinyal yang lebih lunak dapat mendukung aset berisiko.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN, Totalnya Tembus Rp 2,1 Triliun

OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN, Totalnya Tembus Rp 2,1 Triliun

October 17, 2026
Top! BNI Masuk 4 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia

Top! BNI Masuk 4 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia

October 17, 2026
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas Setara Zimbabwe, Ini Alasan MSCI

Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas Setara Zimbabwe, Ini Alasan MSCI

October 17, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .