• Latest
Reformasi Pasar Modal Sudah Maksimal

Reformasi Pasar Modal Sudah Maksimal

October 16, 2026
Sebelum RI, MSCI Ancam Turki Turun Kelas

Sebelum RI, MSCI Ancam Turki Turun Kelas

October 16, 2026
Dasco Minta BEI Tindaklanjuti Masukan Lembaga Rating, Termasuk MSCI

Dasco Minta BEI Tindaklanjuti Masukan Lembaga Rating, Termasuk MSCI

October 16, 2026
Bisnis Mie Instan Hijau di Tengah Tekanan Konsumsi & Daya Beli

Bisnis Mie Instan Hijau di Tengah Tekanan Konsumsi & Daya Beli

October 16, 2026
Ada Pidana Pasar Modal, Saham CUAN, BREN dan DSSA Kompak ARB

Ada Pidana Pasar Modal, Saham CUAN, BREN dan DSSA Kompak ARB

October 16, 2026
Dradjad Klaim Daya Beli RI Masih Kuat, Buktinya Ada di Sini!

Dradjad Klaim Daya Beli RI Masih Kuat, Buktinya Ada di Sini!

October 16, 2026
Danantara Siap ‘Serok’ Saham RI yang Rontok Usai Isu MSCI

Danantara Siap ‘Serok’ Saham RI yang Rontok Usai Isu MSCI

October 16, 2026
OJK Periksa Investor Kakap yang ‘Minta Jatah’ IPO Saham BREN-CUAN

OJK Periksa Investor Kakap yang ‘Minta Jatah’ IPO Saham BREN-CUAN

October 16, 2026
Terhantam Badai MSCI, IHSG Ambruk 11,57% ke Level 5.185

Terhantam Badai MSCI, IHSG Ambruk 11,57% ke Level 5.185

October 16, 2026
Rapat Menko Airlangga sama Menkeu, BI & OJK Batal, Ini Alasannya!

Rapat Menko Airlangga sama Menkeu, BI & OJK Batal, Ini Alasannya!

October 16, 2026
Reputasi Tinggi, Tapi Tak Selalu Benar!

Reputasi Tinggi, Tapi Tak Selalu Benar!

October 16, 2026
Ini Negara Korban Baru MSCI: Turki

Ini Negara Korban Baru MSCI: Turki

October 16, 2026
Pemerintah Jawab MSCI Soal Isu Penegakan Hukum di Bursa RI

Pemerintah Jawab MSCI Soal Isu Penegakan Hukum di Bursa RI

October 16, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 16, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Reformasi Pasar Modal Sudah Maksimal

2 hours ago
in People & Culture
Reformasi Pasar Modal Sudah Maksimal
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan, bahwa pihaknya beserta regulator pasar modal lainnya telah melakukan upaya maksimal melalui reformasi pasar modal yang tengah berjalan. Hal ini merespons peristiwa anjloknya pasar saham Indonesia akibat sentimen dari MSCI.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, berbagai langkah konkret telah dilakukan dari sisi transparansi, ambang batas keterbukaan kepemilikan saham yang semula 5% kini diturunkan menjadi 1%, hingga klasifikasi tipe investor yang sebelumnya hanya terdiri dari 9 jenis menjadi 39 jenis. Selain itu, ketentuan free float dinaikkan secara bertahap.

“Dan ini semua juga bisa diterima oleh komunitas global investor juga dan juga enforcement,” ujarnya dalam konferensi pers di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/10/2026).

OJK menyatakan, meskipun MSCI telah secara resmi menyampaikan review akan dilakukan pada November, namun pihaknya menghormati jadwal tersebut.

OJK menghormati independensi lembaga- lembaga penyedia indeks global, termasuk MSCI, serta menghargai setiap masukan
yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Kami meyakini pasar modal domestik tetap prospektif dan menarik. Hal ini didukung oleh fundamental perekonomian Indonesia yang terjaga, basis investor yang terus bertumbuh, valuasi saham yang kompetitif, dan kinerja fundamental emiten yang secara umum masih positif,” kata Friderica.

Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan bahwa masukan yang disampaikan MSCI dalam pengumuman ini juga sejalan dengan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia, termasuk dalam aspek penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“OJK berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal dalam upaya menegakkan integritas pasar, dengan koordinasi dan sinergi yang efektif bersama seluruh pihak terkait,” kata Hasan.

Ke depan, OJK bersama SRO terus melanjutkan engagement yang konstruktif dengan lembaga-lembaga penyedia indeks maupun investor institusi global.

Menurutnya, engagement yang berkesinambungan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa otoritas Indonesia dapat mengkomunikasikan progress terkini reformasi pasar modal Indonesia, serta memperoleh masukan dan rekomendasi kebijakan untuk penyempurnaan yang berkelanjutan.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sebelum RI, MSCI Ancam Turki Turun Kelas

Sebelum RI, MSCI Ancam Turki Turun Kelas

October 16, 2026
Dasco Minta BEI Tindaklanjuti Masukan Lembaga Rating, Termasuk MSCI

Dasco Minta BEI Tindaklanjuti Masukan Lembaga Rating, Termasuk MSCI

October 16, 2026
Bisnis Mie Instan Hijau di Tengah Tekanan Konsumsi & Daya Beli

Bisnis Mie Instan Hijau di Tengah Tekanan Konsumsi & Daya Beli

October 16, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .