• Latest
Kena Denda OJK Rp 1,5 Triliun, Manajemen DSSA Buka Suara

Kena Denda OJK Rp 1,5 Triliun, Manajemen DSSA Buka Suara

October 19, 2026
Pertengahan Sesi II Koreksi IHSG Berkurang, Ini Penyebabnya

Pertengahan Sesi II Koreksi IHSG Berkurang, Ini Penyebabnya

October 19, 2026
APEI Berharap RI Tak Masuk Standalone Market, Apa Efeknya?

APEI Berharap RI Tak Masuk Standalone Market, Apa Efeknya?

October 19, 2026
Aji Mumpung! Warga RI Ini Untung Besar Tukar Dolar Brunei ke Rupiah

Aji Mumpung! Warga RI Ini Untung Besar Tukar Dolar Brunei ke Rupiah

October 19, 2026
Rupiah Ditutup Koreksi, Dolar AS Melaju ke Rp18.030

Rupiah Ditutup Koreksi, Dolar AS Melaju ke Rp18.030

October 19, 2026
Breaking! IHSG Bertenaga di Sesi II, Koreksi Terpangkas Jadi 3,5%

Breaking! IHSG Bertenaga di Sesi II, Koreksi Terpangkas Jadi 3,5%

October 19, 2026
Program Penjaminan Polis Beri Perlindungan Maksimal

Program Penjaminan Polis Beri Perlindungan Maksimal

October 19, 2026
Breaking! Tiba-Tiba Ada yang Borong Saham BBRI, BBNI, dan BMRI

Breaking! Tiba-Tiba Ada yang Borong Saham BBRI, BBNI, dan BMRI

October 19, 2026
Asing Net Sell Rp1,05 T di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dilego

Asing Net Sell Rp1,05 T di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dilego

October 19, 2026
BREN Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

BREN Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

October 19, 2026
Bank Mandiri Buka Suara Soal Agunan Saham JARR daN PGUN

Bank Mandiri Buka Suara Soal Agunan Saham JARR daN PGUN

October 19, 2026
BEI Sebut ARB 7% Efektif Redam Kepanikan Investor Saham

BEI Sebut ARB 7% Efektif Redam Kepanikan Investor Saham

October 19, 2026
Bos Bursa Bakal Bertemu MSCI Nanti Sore, Ini yang Bakal Dibahas

Bos Bursa Bakal Bertemu MSCI Nanti Sore, Ini yang Bakal Dibahas

October 19, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 19, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kena Denda OJK Rp 1,5 Triliun, Manajemen DSSA Buka Suara

1 hour ago
in Lifestyle
Kena Denda OJK Rp 1,5 Triliun, Manajemen DSSA Buka Suara
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, (DSSA) buka suara terkait sanksi yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) senilai Rp 1,5 triliun. Manajemen menegaskan, saat ini tidak ada dampak material terhadap kondisi keuangan dan kegiatan operasional perseroan.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan menyatakan menghormati kewenangan dan keputusan regulator dalam memperkuat integritas, transparansi, serta kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

“Sepengetahuan kami saat ini, tidak ada informasi material di media massa yang dapat mempengaruhi harga Efek Perseroan,” tulis manajemen, Senin (19/10/2026).

Perseroan memahami bahwa setiap keputusan regulator didasarkan pada pertimbangan untuk melindungi kepentingan investor dan menjaga kepercayaan publik, sehingga berkomitmen bersikap kooperatif, menghormati proses yang berlaku, serta menindaklanjuti keputusan sesuai perundang-undangan.

Perseroan juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dan menyampaikan setiap perkembangan material sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai informasi, DSSA berencana melakukan pembelian kembali (buyback) sahamnya dengan nilai hingga Rp1 triliun. Langkah tersebut dilakukan usai dikenakan denda oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) senile Rp 1,5 triiun.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), langkah tersebut dilakukan saat kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Perseroan menyebut langkah ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham, mendorong kinerja saham sesuai kondisi fundamental, dan menjaga kepercayaan publik.

Periode buyback berlangsung paling lama tiga bulan, yakni sejak 19 Oktober 2026 hingga 18 Januari 2027. Periode itu dapat berakhir lebih awal jika dana yang dialokasikan telah habis atau jumlah saham yang diinginkan sudah tercapai. Dalam hal itu, perseroan akan mengumumkan penghentian pelaksanaan buyback.

Pembelian dapat dilakukan sekaligus maupun bertahap melalui perdagangan di BEI atau di luar BEI, dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan sesuai peraturan yang berlaku.

Biaya yang terkait dengan buyback, seperti biaya transaksi dan biaya perantara pedagang efek, diperkirakan sebesar 0,20% dari nilai saham yang dibeli kembali. Dana bersumber dari kas internal perseroan, sehingga buyback akan menyebabkan pengalihan aset berupa kas menjadi saham treasuri.

Manajemen meyakini buyback tidak akan berdampak negatif terhadap kinerja, pendapatan, maupun pembiayaan perseroan. Alasannya, DSSA memiliki arus kas dan modal kerja yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha, belanja modal, dan pelaksanaan buyback.

Perseroan memperkirakan buyback tidak menurunkan pendapatan dan justru meningkatkan laba per saham. Selain itu, saham treasuri diharapkan memberi fleksibilitas dalam mengelola kebutuhan modal jangka panjang, karena dapat dialihkan di masa mendatang dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pertengahan Sesi II Koreksi IHSG Berkurang, Ini Penyebabnya

Pertengahan Sesi II Koreksi IHSG Berkurang, Ini Penyebabnya

October 19, 2026
APEI Berharap RI Tak Masuk Standalone Market, Apa Efeknya?

APEI Berharap RI Tak Masuk Standalone Market, Apa Efeknya?

October 19, 2026
Aji Mumpung! Warga RI Ini Untung Besar Tukar Dolar Brunei ke Rupiah

Aji Mumpung! Warga RI Ini Untung Besar Tukar Dolar Brunei ke Rupiah

October 19, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .