• Latest
Dolar AS Loyo, Rupiah Menguat ke 17.980 per Dolar AS

Dolar AS Loyo, Rupiah Menguat ke 17.980 per Dolar AS

October 20, 2026
OJK Imbau Event Lari Lindungi Peserta Pakai Asuransi

OJK Imbau Event Lari Lindungi Peserta Pakai Asuransi

October 21, 2026
Membaca MSCI dengan Kepala Dingin

Membaca MSCI dengan Kepala Dingin

October 21, 2026
Akhiri Perdagangan IHSG Parkir Naik 0,9%

Akhiri Perdagangan IHSG Parkir Naik 0,9%

October 21, 2026
OJK & BEI Kumpulkan Investor Institusi Usai Pengumuman MSCI, Bahas Ini

OJK & BEI Kumpulkan Investor Institusi Usai Pengumuman MSCI, Bahas Ini

October 21, 2026
WIFI Angkat Komut dan Dirut Baru, Fadel Muhammad Gantikan Hashim

WIFI Angkat Komut dan Dirut Baru, Fadel Muhammad Gantikan Hashim

October 21, 2026
Meleset dari Ramalan Pasar! BI Tahan Suku Bunga di 5,75%

Meleset dari Ramalan Pasar! BI Tahan Suku Bunga di 5,75%

October 21, 2026
BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026

BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026

October 21, 2026
BI Pangkas GWM, Bos-Bos Bank Kompak Buka Suara Soroti Likuiditas

BI Pangkas GWM, Bos-Bos Bank Kompak Buka Suara Soroti Likuiditas

October 21, 2026
2 Tahun Memimpin, Prabowo Bangga & Kerja Dengan Hasil Nyata

2 Tahun Memimpin, Prabowo Bangga & Kerja Dengan Hasil Nyata

October 21, 2026
Respons MSCI Potensi Downgrade Bursa RI, Prabowo: Indonesia Tak Takut

Respons MSCI Potensi Downgrade Bursa RI, Prabowo: Indonesia Tak Takut

October 21, 2026
Respons MSCI, Prabowo: Indonesia Tidak Takut

Respons MSCI, Prabowo: Indonesia Tidak Takut

October 21, 2026
Dunia Gonjang Ganjing, Begini Arah Kebijakan BI ke Depan!

Dunia Gonjang Ganjing, Begini Arah Kebijakan BI ke Depan!

October 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dolar AS Loyo, Rupiah Menguat ke 17.980 per Dolar AS

1 day ago
in Lifestyle
Dolar AS Loyo, Rupiah Menguat ke 17.980 per Dolar AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah berhasil mengakhiri perdagangan sore ini, Selasa (20/10/2026) dengan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,28% ke posisi Rp17.980/US$, sekaligus keluar dari level psikologisnya di Rp18.000 per dolar AS.

Penguatan sebenarnya sudah terlihat sejak awal perdagangan. Ketika mata uang Garuda dibuka naik 0,11% di posisi Rp18.010/US$, kemudian melanjutkan penguatannya hingga berakhir 30 poin lebih kuat dari posisi pembukaan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,22% ke posisi 101,758.


Penguatan rupiah hari ini salah satunya ditopang oleh melemahnya indeks dolar AS. Kondisi itu pada akhirnya memberikan ruang bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, untuk menguat.

Selain itu, perhatian pelaku pasar tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung pada Selasa-Rabu (20-21 Oktober 2026). Keputusan mengenai suku bunga acuan akan diumumkan pada Rabu besok.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai peluang BI menaikkan suku bunga semakin besar setelah rupiah menembus Rp18.000/US$, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) meningkat, dan sentimen investor memburuk setelah pengumuman MSCI.

“Menurut kami, peluang Bank Indonesia menaikkan BI-Rate pada RDG 20-21 Oktober 2026 semakin besar, dengan kenaikan sebesar 25 basis poin menjadi 6,00% sebagai skenario utama,” ujar Josua.

Josua menilai kenaikan sebesar 25 basis poin menjadi pilihan yang lebih seimbang apabila tekanan terhadap rupiah terus berlanjut. Langkah tersebut dapat membantu menjaga daya tarik aset rupiah, mengendalikan ekspektasi inflasi, dan memperkuat kepercayaan terhadap kebijakan moneter BI.

Namun, kenaikan suku bunga tidak otomatis menyelesaikan seluruh tekanan yang dihadapi rupiah. Sebab, tekanan saat ini juga berasal dari meningkatnya persepsi risiko terhadap pasar keuangan Indonesia setelah pengumuman MSCI.

“Namun, kenaikan BI-Rate bukan jaminan rupiah langsung menguat, terutama karena sumber tekanan saat ini tidak sepenuhnya berasal dari perbedaan suku bunga, tetapi juga meningkatnya persepsi risiko terhadap pasar keuangan Indonesia,” kata Josua.

Menurutnya, persoalan mengenai transparansi kepemilikan saham, dugaan praktik perdagangan terkoordinasi, dan efektivitas penegakan aturan tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan moneter.

Karena itu, apabila BI menaikkan suku bunga, langkah tersebut tetap perlu dipadukan dengan intervensi di pasar valuta asing, pengelolaan likuiditas, serta koordinasi dengan pemerintah dan regulator untuk memperbaiki kepercayaan investor.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Imbau Event Lari Lindungi Peserta Pakai Asuransi

OJK Imbau Event Lari Lindungi Peserta Pakai Asuransi

October 21, 2026
Membaca MSCI dengan Kepala Dingin

Membaca MSCI dengan Kepala Dingin

October 21, 2026
Akhiri Perdagangan IHSG Parkir Naik 0,9%

Akhiri Perdagangan IHSG Parkir Naik 0,9%

October 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .