• Latest
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.980

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.980

October 21, 2026
Dana Asing Kabur Rp576,7 M di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak Dibuang

Dana Asing Kabur Rp576,7 M di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak Dibuang

October 22, 2026
Kredit Baru Q4-2026 Diramal Naik, Bank Mulai Longgar

Kredit Baru Q4-2026 Diramal Naik, Bank Mulai Longgar

October 22, 2026
Prabowo Soroti MSCI, IHSG Menguat 1% Hingga Tembus Level 5.400

Prabowo Soroti MSCI, IHSG Menguat 1% Hingga Tembus Level 5.400

October 22, 2026
Mitrabahtera Segara (MBSS) Buyback Saham Rp 200 Miliar

Mitrabahtera Segara (MBSS) Buyback Saham Rp 200 Miliar

October 22, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Menguat 1,7%

Akhiri Sesi I, IHSG Menguat 1,7%

October 22, 2026
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.020 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.020 Pagi Ini

October 22, 2026
Danantara Klaim Sudah Serok Saham Saat IHSG Merah

Danantara Klaim Sudah Serok Saham Saat IHSG Merah

October 22, 2026
Perusahan Induk Bantah Kabar Rencana Delisting CIMB Niaga

Perusahan Induk Bantah Kabar Rencana Delisting CIMB Niaga

October 22, 2026
BEI Ubah Aturan, Mulai 2 November Saham HSC Tak Masuk Kriteria IHSG

BEI Ubah Aturan, Mulai 2 November Saham HSC Tak Masuk Kriteria IHSG

October 22, 2026
BEI Ubah Kriteria, Mulai 2 November Saham HSC Tak Masuk IHSG

BEI Ubah Kriteria, Mulai 2 November Saham HSC Tak Masuk IHSG

October 22, 2026
Hutama Karya Jaga Kinerja Tetap Tumbuh hingga Triwulan III-2026

Hutama Karya Jaga Kinerja Tetap Tumbuh hingga Triwulan III-2026

October 22, 2026
RI Terancam Kehilangan Dana Rp100 Triliun Gegara MSCI

RI Terancam Kehilangan Dana Rp100 Triliun Gegara MSCI

October 22, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 22, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.980

1 day ago
in Economy
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.980
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp17.980/US$, tidak berubah dibandingkan penutupan Selasa (20/10/2026) di posisi yang sama.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,10% ke posisi 101,803.



Perhatian pasar tertuju pada keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dijadwalkan diumumkan hari ini, di tengah tekanan terhadap rupiah.

Berdasarkan hasil polling CNBC Indonesia Research terhadap 13 institusi keuangan, mayoritas responden memperkirakan BI akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,00%. Dari jumlah tersebut, 10 responden memproyeksikan kenaikan, sementara tiga lainnya memperkirakan BI Rate tetap di level 5,75%.

Jika terealisasi, langkah tersebut akan menambah rangkaian kenaikan suku bunga BI sepanjang tahun ini. Sebelumnya, BI telah menaikkan suku bunga secara kumulatif sebesar 100 bps pada Mei-Juni 2026, dari 4,75% menjadi 5,75%, untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengantisipasi tekanan inflasi.

Ekspektasi kenaikan lanjutan ini tidak terlepas dari pelemahan rupiah yang sebelumnya telah menembus Rp18.000/US$ serta meningkatnya tekanan harga domestik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dari 3,19% pada Agustus. Angka tersebut semakin mendekati batas atas sasaran inflasi BI sebesar 3,5%, meskipun inflasi inti masih relatif terkendali di level 2,84%.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian pelaku pasar dalam mencermati arah kebijakan moneter BI. Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, menilai pelemahan rupiah dan meningkatnya inflasi domestik menjadi dua pertimbangan utama bank sentral dalam menentukan suku bunga.

Menurutnya, tekanan harga energi dan bahan pangan juga perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan biaya produksi dan transportasi. Namun, dengan inflasi yang masih berada dalam sasaran BI, Juniman menilai tekanan terhadap rupiah menjadi tantangan yang lebih besar bagi bank sentral dalam mengambil keputusan kali ini.

 

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dana Asing Kabur Rp576,7 M di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak Dibuang

Dana Asing Kabur Rp576,7 M di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak Dibuang

October 22, 2026
Kredit Baru Q4-2026 Diramal Naik, Bank Mulai Longgar

Kredit Baru Q4-2026 Diramal Naik, Bank Mulai Longgar

October 22, 2026
Prabowo Soroti MSCI, IHSG Menguat 1% Hingga Tembus Level 5.400

Prabowo Soroti MSCI, IHSG Menguat 1% Hingga Tembus Level 5.400

October 22, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .