• Latest
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%

October 21, 2026
364 BUMN Digabung dan Ditutup, Target Tahun Ini 700 BUMN

364 BUMN Digabung dan Ditutup, Target Tahun Ini 700 BUMN

October 22, 2026
Danantara Mulai Borong Saham BUMN di Tengah Isu MSCI

Danantara Mulai Borong Saham BUMN di Tengah Isu MSCI

October 22, 2026
OJK Ungkap Literasi Keuangan RI Tembus 69%, Inklusi Sudah 93%

OJK Ungkap Literasi Keuangan RI Tembus 69%, Inklusi Sudah 93%

October 22, 2026
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Kini Parkir di Rp18.045

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Kini Parkir di Rp18.045

October 22, 2026
Program 1 Orang 1 Rekening Bakal Naikkan Inklusi Keuangan RI Jadi 99%

Program 1 Orang 1 Rekening Bakal Naikkan Inklusi Keuangan RI Jadi 99%

October 22, 2026
Program ‘1 Orang 1 Rekening’ Sasar 25 Juta Warga, Anggaran Rp1,28 T

Program ‘1 Orang 1 Rekening’ Sasar 25 Juta Warga, Anggaran Rp1,28 T

October 22, 2026
Sektor Keuangan Resilien di Tengah Tekanan

Sektor Keuangan Resilien di Tengah Tekanan

October 22, 2026
Kredit Bank Tumbuh 13,69%, Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

Kredit Bank Tumbuh 13,69%, Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

October 22, 2026
Kredit Perbankan Tumbuh 13,69%, Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

Kredit Perbankan Tumbuh 13,69%, Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

October 22, 2026
RI Kehilangan Rp 100 T Jika Jatuh ke Standalone Market

RI Kehilangan Rp 100 T Jika Jatuh ke Standalone Market

October 22, 2026
Danantara Targetkan RI Kantongi Rp270 T Investasi di NAF 2026

Danantara Targetkan RI Kantongi Rp270 T Investasi di NAF 2026

October 22, 2026
Kejari Indramayu Serahkan Hasil Sita BPR Bangkrut Rp2,78 M ke LPS

Kejari Indramayu Serahkan Hasil Sita BPR Bangkrut Rp2,78 M ke LPS

October 22, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 22, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%

1 day ago
in Lifestyle
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok di zona merah pada akhir sesi I hari ini. IHSG berada di level 5.234,36, turun 44,53 poin atau 0,84%.

Padahal, indeks dibuka menguat di level 5.310,85 dan sempat mencapai titik tertinggi harian di 5.326,96. Namun, tekanan jual pada awal sesi membuat IHSG anjlok hingga menyentuh level terendah di 5.185,36, sehingga rentang pergerakan harian mencapai sekitar 142 poin. Setelah menyentuh titik terendah menjelang pukul 10.00 WIB, indeks perlahan memantul dan bergerak terbatas di kisaran 5.220 hingga 5.240 hingga menjelang tengah hari.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat sebesar 171,51 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp9.133,76 miliar.

Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati langkah Bursa Efek Indonesia (BEI), pemerintah hingga Danantara dalam merespons pengumuman MSCI, aksi pembelian kembali saham oleh sejumlah emiten konglomerat, serta arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat penegakan aturan di pasar modal.

Pasar keuangan Indonesia pada perdagangan Rabu (21/10/2026) juga masih dibayangi sejumlah sentimen penting dari dalam dan luar negeri. Fokus utama investor tertuju pada pengumuman suku bunga Bank Indonesia (BI) hari ini.

Dari mancanegara, keputusan bank sentral China yang kembali menahan suku bunga serta rilis data ketenagakerjaan Inggris turut mewarnai arah pasar.

Bayang-bayang MSCI belum sepenuhnya hilang. Kekhawatiran bahwa Indonesia bisa diturunkan dari Emerging Market menjadi Standalone Market menjadi pemicu utama aksi jual besar-besaran pekan lalu. Pasar kini menanti realisasi pembelian saham oleh Danantara, sekaligus menguji apakah reli saham BUMN dapat berlanjut.

Bola panas kini berada di tangan BI. Rapat Dewan Gubernur yang digelar sejak Selasa akan mengumumkan keputusan suku bunga hari ini, di tengah rupiah yang sempat kembali menembus Rp18.000 per dolar AS.

Polling CNBC Indonesia Research terhadap 13 institusi menunjukkan 10 responden memperkirakan BI menaikkan suku bunga 25 bps menjadi 6,00%. Tiga responden lainnya memprediksi suku bunga ditahan di 5,75%. Jika terjadi, kenaikan ini menjadi yang pertama setelah BI menahan suku bunga tiga bulan berturut-turut, menyusul kenaikan kumulatif 100 bps pada Mei-Juni 2026.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
364 BUMN Digabung dan Ditutup, Target Tahun Ini 700 BUMN

364 BUMN Digabung dan Ditutup, Target Tahun Ini 700 BUMN

October 22, 2026
Danantara Mulai Borong Saham BUMN di Tengah Isu MSCI

Danantara Mulai Borong Saham BUMN di Tengah Isu MSCI

October 22, 2026
OJK Ungkap Literasi Keuangan RI Tembus 69%, Inklusi Sudah 93%

OJK Ungkap Literasi Keuangan RI Tembus 69%, Inklusi Sudah 93%

October 22, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .