• Latest
BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026

BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026

October 21, 2026
Membaca MSCI dengan Kepala Dingin

Membaca MSCI dengan Kepala Dingin

October 21, 2026
Akhiri Perdagangan IHSG Parkir Naik 0,9%

Akhiri Perdagangan IHSG Parkir Naik 0,9%

October 21, 2026
OJK & BEI Kumpulkan Investor Institusi Usai Pengumuman MSCI, Bahas Ini

OJK & BEI Kumpulkan Investor Institusi Usai Pengumuman MSCI, Bahas Ini

October 21, 2026
WIFI Angkat Komut dan Dirut Baru, Fadel Muhammad Gantikan Hashim

WIFI Angkat Komut dan Dirut Baru, Fadel Muhammad Gantikan Hashim

October 21, 2026
Meleset dari Ramalan Pasar! BI Tahan Suku Bunga di 5,75%

Meleset dari Ramalan Pasar! BI Tahan Suku Bunga di 5,75%

October 21, 2026
BI Pangkas GWM, Bos-Bos Bank Kompak Buka Suara Soroti Likuiditas

BI Pangkas GWM, Bos-Bos Bank Kompak Buka Suara Soroti Likuiditas

October 21, 2026
2 Tahun Memimpin, Prabowo Bangga & Kerja Dengan Hasil Nyata

2 Tahun Memimpin, Prabowo Bangga & Kerja Dengan Hasil Nyata

October 21, 2026
Respons MSCI Potensi Downgrade Bursa RI, Prabowo: Indonesia Tak Takut

Respons MSCI Potensi Downgrade Bursa RI, Prabowo: Indonesia Tak Takut

October 21, 2026
Respons MSCI, Prabowo: Indonesia Tidak Takut

Respons MSCI, Prabowo: Indonesia Tidak Takut

October 21, 2026
Dunia Gonjang Ganjing, Begini Arah Kebijakan BI ke Depan!

Dunia Gonjang Ganjing, Begini Arah Kebijakan BI ke Depan!

October 21, 2026
Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan

Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan

October 21, 2026
Dikabarkan Mau Delisting dari BEI, Bos CIMB Niaga Buka Suara

Dikabarkan Mau Delisting dari BEI, Bos CIMB Niaga Buka Suara

October 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026

2 hours ago
in People & Culture
BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan fenomena dana kredit yang sudah disiapkan perbankan namun belum dicairkan ke debitur atau undisbursed loan masih bertahan di level tinggi. Hingga September 2026, nilainya tercatat mencapai Rp 2.562 triliun.

Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan besarnya undisbursed loan tersebut menjadi faktor potensi pertumbuhan kredit yang masih tinggi.

“Potensi kenaikan kredit masih tinggi sejalan dengan masih besarnya fasilitas pinjaman yang belum digunakan atau undisbursed loan yang tercatat 2,562 triliun rupiah atau 21,7% dari platform kredit yang tersedia,” kata Destry saat konferensi persi, Rabu (21/10/2026).

Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit sepanjang semester I-2026 mulai ditopang oleh sektor korporasi swasta.

Deputi Gubernur BI Solikin M.Juhro mengungkapkan pertumbuhan kredit tersebut ditopang umumnya memang oleh kredit investasi dan modal kerja yang tumbuh tinggi yang sebagian besar tersalurkan ke sektor swasta.

“Ini menunjukkan bahwa memang ada perbaikan-perbaikan dan juga dilihat di sektor real lah, ini memang yang menjadi hal yang positif,” kata Solikin saat konferensi pers, Rabu (21/10/2026).

Di sisi lain, Solikin mengatakan bahwa likuiditas atau suplai pembiayaan dari perbankan pun saat ini masih baik untuk menopang pertumbuhan kredit.

“Jadi secara umum dengan demikian fungsi intermediasi perbankan ini ke depan akan berjalan terus membaik dan juga tentunya ditopang oleh ketahanan sektor keuangan yang juga terjaga dengan baik,” tutur Solikin.

Untuk mendorong penyaluran kredit lebih masif, BI memperbarui kebijakan iro Wajib Minimum untuk Bank Umum Konvensional (BUK) dan Bank Umum Syariah (BUS).

Pelonggaran GWM BUK diturunkan dari 9% menjadi 7%, dengan tahapan turun sebesar 1% dari 9% menjadi 8% berlaku mulai 1 November 2026. Kemudian turun sebesar 1% dari 8% menjadi 7% berlaku mulai 1 Desember 2026.

Sementara untuk BUS dan Unit Usaha Syariah (UUS) diturunkan dari 7,5% menjadi 5,5%, dengan tahapan turun sebesar 1% dari 7,5% menjadi 6,5% berlaku mulai 1 November 2026. Kemudian, turun sebesar 1% dari 6,5% menjadi 5,5% berlaku mulai 1 Desember 2026.

Penurunan GWM dimaksud melalui penyesuaian Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang diturunkan dari 6% menjadi 5% berlaku mulai 1 Desember 2026.

“Besaran bagian tertentu dari pemenuhan kewajiban GWM dalam Rupiah secara rata-rata yang diberikan remunerasi paling banyak sebesar 5% dari GWM Rupiah secara rata-rata berlaku mulai 1 Desember 2026,” ujar Destry.

Adapun kredit perbankan pada September 2026 tercatat tinggi yaitu sebesar 13,26% secara year-on-year (yoy) dan didukung oleh kredit investasi kredit modal kerja dan kredit konsumsi yang masing-masing tumbuh sebesar 23,2%, 11,89% dan 4,86%.

Lebih rinci, berdasarkan pangsa yang sektor, industri pengolahan tumbuh 14,6%, industri pertambangan tumbuh 15,1%, sektor konstruksi tumbuh 10,6%, dan sektor pengangkutan tumbuh 13,4%.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Membaca MSCI dengan Kepala Dingin

Membaca MSCI dengan Kepala Dingin

October 21, 2026
Akhiri Perdagangan IHSG Parkir Naik 0,9%

Akhiri Perdagangan IHSG Parkir Naik 0,9%

October 21, 2026
OJK & BEI Kumpulkan Investor Institusi Usai Pengumuman MSCI, Bahas Ini

OJK & BEI Kumpulkan Investor Institusi Usai Pengumuman MSCI, Bahas Ini

October 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .