
Jakarta, CNBC Indonesia – Dewan Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Edwin Soeryadjaya kembali mempertebal kepemilikan saham SRTG. Kini anak dari Wiliam Soeryadjaya itu menggenggam 36,0698% saham perseroan.
Dikutip dari keterbukaan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (26/10), Edwin sebelumnya memiliki sebanyak 4.892.101.290 miliar saham SRTG atau setara 36,0646%. Usai transaksi, porsi kepemilikan Edwin meningkat menjadi 4.892.813.190 saham dengan 36,0698% hak suara.
Pembelian tersebut dilakukan melalui dua transaksi, yaitu pada 22 Oktober 2026 sebanyak 312.300 saham dengan harga Rp1.668 per saham. Dengan demikian, Edwin merogoh kocek Rp520,92 juta dalam transaksi ini.
Kemudian, pada 23 Oktober 2026 Edwin kembali memborong SRTG sebanyak 399.600 saham dengan nilai Rp1.676 per saham atau senilai total Rp669,73 juta. Adapun, nilai dua transaksi pembelian saham tersebut yaitu Rp1,19 miliar.
Saat ini, Edwin berstatus sebagai pengendali dari emiten yang bergerak di bidang investasi tersebut. Sebelumnya, Edwin telah melakukan transaksi pembelian saham Saratoga pada 24 September 2026 sebanyak 210.000 saham dengan harga Rp1.786 per saham dan sebanyak 150.000 saham pada harga Rp1.770 per saham pada 25 September 2026.
Sebagai informasi, Edwin Soeryadjaya, telah menjabat sebagai Komisaris Utama Perusahaan sejak 22 Januari 1997 dan diangkat kembali untuk periode 2022-2025 oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 21 April 2022. Ia juga menjabat sebagai Pengawas Komite Investasi Perusahaan dan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perusahaan.
Ia juga merupakan salah satu pemegang saham utama Perusahaan dan memiliki afiliasi dengan Michael W. P. Soeryadjaya, Direktur Utama Perusahaan, dan Joyce Soeryadjaya Kerr, Komisaris Perusahaan.
Ia memulai karir profesionalnya pada tahun 1978 dengan bergabung dengan Astra International, salah satu konglomerat diversifikasi terbesar di Indonesia, yang didirikan oleh ayahnya. Ia meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Direktur Utama pada tahun 1993 untuk ikut mendirikan Saratoga.
Saat ini, ia menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (dahulu PT Adaro Energy Indonesia Tbk) (batubara & energi), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (menara telekomunikasi), PT Merdeka Copper Gold Tbk (pertambangan emas dan tembaga) dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (industri otomotif konsumen).
(rob/rob)
















