
Jakarta, CNBC Indonesia- Penilaian MSCI yang berpotensi menurunkan kelas pasar saham Indonesia dari “Emerging Market” menjadi “Standalone Market” telah menjadi sentiment yang mendorong keluarnya aliran dana asing dari pasar modal RI, efeknya IHSG hingga Rupiah mengalami koreksi.
CEO Sucor Sekuritas, Bernardus Wijaya memandang ancaman MSCI erat kaitannya dengan kredibilitas pasar Indonesia, hal ini terkait perdagangan terkoordinasi (coordinated trading) yang merugikan investor. Oleh karena itu OJK dan BEI telah melakukan sejumlah transformasi terkait hal ini yang diharapkan bisa menjawab persoalan ini.
Selain itu juga perlu diperkuat komunikasi otoritas bursa dengan MSCI untuk memastikan perbaikan yang dilakukan sudah sesuai dengan standar MSCI, selain perlu dilakukan upaya meyakinkan investor dan pelaku pasar global terhadap upaya mengatasi persoalan ini.
Seperti apa pelaku pasar melihat nasib pasar modal RI terhadap potensi turun kasta ke “Standalone Market”? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan CEO Sucor Sekuritas, Bernardus Wijaya dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 26/10/2026)

















