• Latest
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp18.120

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp18.120

October 27, 2026
Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong 5,9 Juta Saham Senilai Rp 2,4 M

Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong 5,9 Juta Saham Senilai Rp 2,4 M

October 27, 2026
Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong Saham 5,9 Juta Senilai Rp 2,4 M

Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong Saham 5,9 Juta Senilai Rp 2,4 M

October 27, 2026
Kualitas Kredit BNI (BBNI) Membaik! Biaya Dana dan NPL Turun

Kualitas Kredit BNI (BBNI) Membaik! Biaya Dana dan NPL Turun

October 27, 2026
Penyaluran Kredit Melesat, Bos BNI (BBNI) Ungkap Penyebabnya

Penyaluran Kredit Melesat, Bos BNI (BBNI) Ungkap Penyebabnya

October 27, 2026
Kredit BNI (BBNI) Naik 22,2% di Kuartal III, Ditopang Segmen Ini

Kredit BNI (BBNI) Naik 22,2% di Kuartal III, Ditopang Segmen Ini

October 27, 2026
11 Gadai Ilegal Diblokir OJK, Ini Daftarnya

11 Gadai Ilegal Diblokir OJK, Ini Daftarnya

October 27, 2026
Pasar Saham Bergejolak, BSI (BRIS) Siap-Siap Buyback Rp500 Miliar

Pasar Saham Bergejolak, BSI (BRIS) Siap-Siap Buyback Rp500 Miliar

October 27, 2026
Pasar Saham Bergejolak, BS (BRIS) Siap-Siap Buyback Rp500 Miliar

Pasar Saham Bergejolak, BS (BRIS) Siap-Siap Buyback Rp500 Miliar

October 27, 2026
OJK Ungkap 1.199 Pinjol Ilegal hingga September 2026, Ini Modusnya

OJK Ungkap 1.199 Pinjol Ilegal hingga September 2026, Ini Modusnya

October 27, 2026
Tabungan BNI Tumbuh Tinggi, Dana Murah Naik 19,6% di Kuartal III-2026

Tabungan BNI Tumbuh Tinggi, Dana Murah Naik 19,6% di Kuartal III-2026

October 27, 2026
Penghapusan Sanksi Pajak Bukan Tax Amnesty, Pokok Utang Wajib Dibayar

Penghapusan Sanksi Pajak Bukan Tax Amnesty, Pokok Utang Wajib Dibayar

October 27, 2026
BNI (BBNI) Cetak Laba Rp16,1 T di Kuartal III-2026

BNI (BBNI) Cetak Laba Rp16,1 T di Kuartal III-2026

October 27, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 27, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp18.120

2 hours ago
in Market
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp18.120
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda kembali mengawali perdagangan di zona merah pada Selasa (27/10/2026), melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp18.120/US$, melemah 0,06% atau 10 poin dibandingkan penutupan Senin (26/10/2026) di posisi Rp18.110/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,10% ke posisi 102,065.



Pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi sejumlah sentimen dari dalam negeri maupun global.

Dari dalam negeri, perhatian pasar tertuju pada peningkatan transaksi menggunakan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT). Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memperkirakan nilai transaksi LCT sepanjang 2026 dapat mencapai US$55 miliar, melonjak sekitar 120% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Perkiraan akhir tahun ini sekitar 55 miliar USD padahal tahun lalu itu baru sekitar 25 miliar USD. Mainly adalah dari China,” kata Destry dalam acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Menurut Destry, peningkatan pemanfaatan LCT dapat membantu mengurangi kebutuhan dolar AS di dalam negeri sekaligus mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.

“Ini akan mengurangi penggunaan juga USD sehingga juga nilai tukar kita juga akan bisa lebih balance. Jadi pendekatan bilateral banyak kami lakukan,” ujarnya.

Sementara dari eksternal, harga minyak dunia terkoreksi pada perdagangan Senin (26/10/2026) di tengah harapan meredanya konflik Timur Tengah.

Harga minyak mentah Brent turun 0,8% menjadi US$115,81 per barel, sedangan WTI melemah 1,46% ke US$101,76 per barel.

Penurunan tersebut terjadi seiring berlangsungnya pertemuan antara Arab Saudi, Turki, Pakistan, dan Iran di Teheran untuk meredakan ketegangan kawasan. Meski demikian, serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi serta risiko gangguan pelayaran masih membayangi pasokan energi global.

Bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak bersih, penurunan harga minyak berpotensi meredakan tekanan kebutuhan dolar AS untuk impor energi. Namun, harga yang masih bertahan di level tinggi membuat risiko terhadap rupiah belum sepenuhnya mereda.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong 5,9 Juta Saham Senilai Rp 2,4 M

Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong 5,9 Juta Saham Senilai Rp 2,4 M

October 27, 2026
Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong Saham 5,9 Juta Senilai Rp 2,4 M

Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong Saham 5,9 Juta Senilai Rp 2,4 M

October 27, 2026
Kualitas Kredit BNI (BBNI) Membaik! Biaya Dana dan NPL Turun

Kualitas Kredit BNI (BBNI) Membaik! Biaya Dana dan NPL Turun

October 27, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .