• Latest
Analis Khawatir Kenaikan Harga Emas & Perak, Ada Apa?

Analis Khawatir Kenaikan Harga Emas & Perak, Ada Apa?

January 29, 2026
Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

August 7, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

August 7, 2026
Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

August 7, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: DSSA, BKSL, hingga SMGR

Rekomendasi Saham Hari Ini: DSSA, BKSL, hingga SMGR

August 7, 2026
Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7%

Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7%

August 7, 2026
Jelang Akhir Pekan, Bursa Asia Kompak Menguat

Jelang Akhir Pekan, Bursa Asia Kompak Menguat

August 7, 2026
Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

August 7, 2026
Pelindo Buka Suara Soal Rencana IPO, Begini Kata Manajemen

Pelindo Buka Suara Soal Rencana IPO, Begini Kata Manajemen

August 7, 2026
Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo

Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo

August 7, 2026
Sinyal Baru Asing, Borong Saham Bank BUMN

Sinyal Baru Asing, Borong Saham Bank BUMN

August 7, 2026
Negara di Ambang Perang, Presiden Dievakuasi Kendaraan Lapis Baja

Negara di Ambang Perang, Presiden Dievakuasi Kendaraan Lapis Baja

August 6, 2026
Putin Resmi Legalkan Kripto di Rusia, Izinkan Bitcoin hingga USDT

Putin Resmi Legalkan Kripto di Rusia, Izinkan Bitcoin hingga USDT

August 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, August 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Analis Khawatir Kenaikan Harga Emas & Perak, Ada Apa?

6 months ago
in Lifestyle
Analis Khawatir Kenaikan Harga Emas & Perak, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas dan perak kembali mencetak rekor tertinggi di pasar global. Situasi ini memicu perdebatan di kalangan analis mengenai apakah pergerakan tersebut masih mencerminkan fundamental atau justru menunjukkan pasar yang semakin tidak wajar.

Pada perdagangan Kamis (29/1/2026), emas spot melonjak lebih dari 3% dan terakhir diperdagangkan di level US$5.501,18 atau sekitar Rp86,4 juta per ons troi. Sementara kontrak berjangka emas Februari naik ke US$5.568,66 (Rp87,4 juta) per ons, berdasarkan data LSEG.

Perak juga mencatatkan lonjakan signifikan. Harga perak spot naik lebih dari 2% menjadi US$119,3 atau sekitar Rp1,87 juta per ons sedangkan kontrak berjangka perak AS untuk Maret melonjak hampir 5% ke level US$118,73 per ons.

Logam putih ini bahkan sempat menembus US$117 per ons untuk pertama kalinya. Ini setelah perak mencatatkan kenaikan lebih dari 145% sepanjang 2025 dan sekitar 65% sejak awal tahun berjalan.

Kenaikan tajam tersebut tidak hanya terjadi pada emas dan perak. Platinum dan paladium, hingga beberapa logam dasar, juga terkerek.

“Kami telah memprediksi kenaikan harga emas sejak awal tahun lalu,” kata Presiden Yardeni Research, Ed Yardeni, seperti dikutip CNBC International, Kamis (29/1/2025).

“Hal itu telah berubah menjadi kenaikan harga semua logam mulia, banyak logam dasar, dan mineral langka,” tambahnya.

Sejumlah analis menilai reli ini didorong oleh permintaan investor yang mencari aset lindung nilai di tengah ketegangan geopolitik, lonjakan utang pemerintah global, serta ketidakpastian arah suku bunga dan nilai tukar. Pembelian berkelanjutan oleh bank sentral turut menopang emas, sementara perak mendapat dukungan tambahan dari permintaan industri seperti tenaga surya dan elektronik.

Meski demikian, volatilitas ekstrem memicu kekhawatiran. Pergerakan harga saat ini lebih dipengaruhi arus likuiditas global ketimbang penawaran dan permintaan fisik.

“Saya akan menyebut pasar logam mulia sebagai pasar yang kacau mengingat volatilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Nicky Shiels dari MKS PAMP. 

Pandangan serupa disampaikan CEO Galena Asset Management, Maximilian Tomei. Menurutnya, lonjakan harga logam mulia saat ini tidak sepenuhnya mencerminkan fundamental.

“Pergerakan ini didorong oleh pelemahan mata uang, bukan semata permintaan logam,” katanya, seraya menambahkan bahwa fundamental saja tidak cukup menjelaskan kenaikan harga hingga ratusan persen.

Tomei juga menyoroti kelebihan likuiditas global sebagai faktor kunci. Saat valuasi aset lain dianggap terlalu tinggi, sebagian dana mengalir ke emas dan perak sebagai tempat parkir modal, bukan karena perubahan mendasar pada pasokan atau permintaan.

Guy Wolf dari Marex menilai pasar perak dan platinum yang relatif kecil lebih rentan terhadap arus masuk modal spekulatif, sehingga harga mudah terdorong jauh dari fundamental. Keterbatasan kapasitas produksi membuat pasokan fisik sulit mengejar lonjakan permintaan, meningkatkan risiko koreksi tajam ketika likuiditas menyusut.

Meski begitu, tidak semua analis menilai pasar telah sepenuhnya “rusak”. Gautam Varma dari V2 Ventures menyebut lonjakan ini mencerminkan besarnya modal spekulatif yang masuk.

“Modal tersebut mungkin hadir karena alasan selain permintaan dan penawaran fundamental,” ujarnya.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

August 7, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

August 7, 2026
Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

August 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .