• Latest
Analis Ungkap Dampak Review MSCI Terbaru bagi IHSG

Analis Ungkap Dampak Review MSCI Terbaru bagi IHSG

June 19, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

October 8, 2026
Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

October 8, 2026
Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

October 8, 2026
Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

October 8, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Analis Ungkap Dampak Review MSCI Terbaru bagi IHSG

4 months ago
in Lifestyle
Analis Ungkap Dampak Review MSCI Terbaru bagi IHSG
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — MSCI merilis Global Market Accessibility Review 2026 pada Jumat (19/6/2026). Sejumlah analis menilai laporan tersebut menjadi peringatan atas isu transparansi dan tata kelola pasar modal domestik, meski status Indonesia sebagai Emerging Market dinilai masih aman.

Dalam laporan siklus tahun ini, MSCI mencatat lebih banyak peningkatan dibandingkan penurunan peringkat di kelompok negara Emerging Markets. Namun, Indonesia menjadi salah satu dari dua negara berkembang yang mengalami penurunan penilaian akibat kekhawatiran terhadap struktur kepemilikan saham yang kurang transparan dan indikasi aktivitas perdagangan terkoordinasi yang dinilai mengganggu proses pembentukan harga.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata yang menyebut laporan MSCI membawa kabar baik sekaligus buruk bagi Indonesia. Di satu sisi, penurunan penilaian Information Flow mengonfirmasi sejumlah kekhawatiran investor asing terkait transparansi kepemilikan saham, kualitas free float, ketersediaan informasi perusahaan dalam bahasa Inggris, serta dugaan perdagangan terkoordinasi.

Menurut Liza, sorotan MSCI kini tidak hanya tertuju pada standar keterbukaan informasi, tetapi juga pada integritas proses price discovery di pasar saham Indonesia. Hal ini menunjukkan meningkatnya perhatian investor global terhadap kualitas tata kelola pasar, transparansi, dan kredibilitas pembentukan harga saham.

Meski penilaian pada aspek Information Flow diturunkan, Indonesia masih memperoleh penilaian yang kuat pada berbagai indikator aksesibilitas pasar lainnya. Aspek keterbukaan terhadap kepemilikan asing, arus modal, registrasi investor, regulasi pasar, infrastruktur perdagangan, hingga ketersediaan instrumen investasi dinilai tetap berada pada level yang baik.

“Risiko Indonesia turun kelas menjadi Frontier Market masih relatif rendah karena klasifikasi MSCI ditentukan oleh tiga pilar utama, yakni tingkat perkembangan ekonomi, ukuran dan likuiditas pasar, serta aksesibilitas pasar,” kata Liza, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, dampak yang lebih realistis dari laporan MSCI adalah meningkatnya risk premium yang disematkan investor global terhadap Indonesia. Temuan MSCI berpotensi memperkuat pandangan bahwa valuasi saham Indonesia memang menarik, tetapi masih dibayangi persoalan transparansi dan kualitas pembentukan harga.

Narasi tersebut dinilai sejalan dengan kondisi pasar beberapa bulan terakhir yang ditandai oleh aksi jual bersih investor asing yang besar, kekhawatiran terhadap transparansi free float, serta munculnya pertanyaan mengenai struktur pemegang saham pengendali pada sejumlah emiten. Selain itu, pergerakan harga beberapa saham juga dinilai semakin jauh dari fundamental perusahaan.

Terpisah Analis Riset Samuel Sekuritas Prasetya Gunadi Ahnaf Yassar menjelaskan MSCI menurunkan penilaian pada kriteria Information Flow Indonesia dari “+” menjadi “-“. Penurunan tersebut mencerminkan kekhawatiran terhadap transparansi free float, kualitas pembentukan harga saham, dan tingkat investabilitas pasar.

Meski demikian, Prasetya menilai sejumlah kebijakan yang telah diterapkan regulator, seperti kewajiban pengungkapan pemegang saham di atas 1%, kerangka High Shareholding Concentration (HSC), serta peta jalan peningkatan free floatminimum menjadi 15%, masih cukup untuk mempertahankan klasifikasi Indonesia sebagai Emerging Market.

“Akses pasar, bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi, market size, dan likuditas menjadi kunci utama apakah Indonesia berada di klasifikasi Developed, Emerging, Frontier, atau Standalone Markets oleh MSCI,” jelas Prasetya dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas menyatakan penurunan penilaian MSCI pada aspek Information Flow menunjukkan bahwa transparansi kepemilikan saham masih menjadi perhatian utama investor global. Indikasi perdagangan terkoordinasi juga dinilai dapat mengurangi kualitas price discovery dan efisiensi pasar.

“Status Indonesia tetap Emerging Market, namun isu tata kelola dan transparansi masih menjadi sorotan investor global,” kata dia.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .