• Latest
Awal Sesi I, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.118

Awal Sesi I, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.118

September 29, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

October 23, 2026
Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

October 23, 2026
BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

October 23, 2026
OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

October 23, 2026
BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

October 23, 2026
Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

October 23, 2026
74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

October 23, 2026
OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

October 23, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Awal Sesi I, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.118

4 weeks ago
in Market
Awal Sesi I, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.118
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta,CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada awal perdagangan Selasa (29/9/2026). Berdasarkan data Stockbit sekitar pukul 09.04 WIB, indeks berada di level 6.086,35, turun 61,51 poin atau 1,00% dari penutupan sebelumnya di 6.147,86. 

Grafik harian memperlihatkan pola pelemahan yang cukup jelas. IHSG dibuka di level 6.118,81 dan sempat menyentuh titik tertinggi 6.126,62, sebelum turun tajam pada menit-menit pertama. Setelah sempat bergerak mendatar di kisaran 6.120, indeks kembali meluncur turun secara bertahap dan mencapai level terendah harian di 6.086,14. Pergerakan ini menunjukkan tekanan jual yang masih dominan dan belum diimbangi oleh minat beli yang cukup kuat.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi meningkat pesat menjadi 35,12 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp741,93 miliar. Lonjakan ini menandakan aktivitas pasar yang semakin ramai seiring berjalannya sesi, dan sebagian besar transaksi berlangsung di tengah tekanan turun.

Tekanan terhadap IHSG terjadi bertepatan dengan mulai berlakunya kebijakan baru BEI yang menurunkan harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 per lembar di pasar reguler dan pasar tunai mulai Senin (28/9/2026).

Perubahan tersebut juga disertai penyesuaian batas auto rejection. Untuk saham dengan harga Rp1-Rp10, batas Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) ditetapkan sebesar Rp1, sementara ARB asimetris 15% masih berlaku untuk saham dengan harga di atas Rp10 hingga akhir 2026.

BEI menyebut perubahan harga minimum tersebut ditujukan untuk memperluas rentang perdagangan saham, meningkatkan kualitas price discovery, mendorong likuiditas, serta memberi fleksibilitas lebih besar bagi investor dalam mengelola portofolio.

Di saat bersamaan, tekanan eksternal masih membayangi pasar domestik. Kebijakan moneter global yang lebih ketat, penguatan dolar AS, kenaikan harga energi, serta tingginya suku bunga global masih berpotensi mendorong volatilitas pasar keuangan negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dari pasar mata uang, rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,53% ke posisi Rp17.965/US$, hanya berjarak 35 poin dari level psikologis Rp18.000/US$.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .