• Latest
Bank Besar Mulai Kencang PHK Massal, Ini Biang Keroknya

Bank Besar Mulai Kencang PHK Massal, Ini Biang Keroknya

June 13, 2026
AS Kena Tipu, Ini Cara Rusia Akali Sanksi Lewat Bank Mungil China

AS Kena Tipu, Ini Cara Rusia Akali Sanksi Lewat Bank Mungil China

October 9, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Bank Besar Mulai Kencang PHK Massal, Ini Biang Keroknya

4 months ago
in Market
Bank Besar Mulai Kencang PHK Massal, Ini Biang Keroknya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Tekanan perekonomian turut berdampak pada hampir semua bidang industri. Kinerja perusahaan yang menurun pun berdampak pada dunia kerja hingga menciptakan Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Para perusahaan cenderung mencari alternatif lain untuk mengganti tenaga kerja sebagai bagian dari upaya efisiensi. Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) disebut sebagai solusi.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu bank raksasa dunia, Standard Chartered. Perusahaan tersebut telah mengumumkan rencana untuk memangkas lebih dari 7.000 karyawan yang dinilai masuk kategori ‘SDM rendah’ dalam empat tahun ke depan seiring masifnya penggunaan AI.

Bank yang berbasis di London itu menyebut teknologi AI akan menjadi pendorong utama efisiensi operasional perusahaan demi meningkatkan profitabilitas dan menghadapi persaingan industri keuangan yang semakin ketat, demikian dikutip dari Reuters, Rabu (20/5/2026).

Standard Chartered menyatakan akan memangkas sekitar 15% posisi di fungsi korporasi hingga 2030. Berdasarkan perhitungan Reuters, langkah itu setara dengan lebih dari 7.000 PHK dari total sekitar 52.000 pegawai di divisi tersebut.

CEO Standard Chartered, Bill Winters, menegaskan langkah ini bukan semata-mata penghematan biaya, melainkan penggantian sumber daya manusia bernilai rendah dengan investasi teknologi dan modal finansial.

“Ini bukan sekadar pemangkasan biaya. Dalam beberapa kasus, kami mengganti human capital bernilai rendah dengan financial capital dan investment capital yang kami tanamkan,” ujar Winters.

Secara global, Standard Chartered memiliki hampir 82.000 pegawai. Winters mengatakan pengurangan tenaga kerja akan dilakukan melalui otomatisasi dan penerapan AI, meski sebagian pegawai juga akan diberikan kesempatan pelatihan ulang atau reskilling.

“Orang-orang yang ingin meningkatkan keterampilan dan terus melanjutkan karier akan kami beri kesempatan untuk reposisi,” kata dia.

Posisi yang paling terdampak disebut berasal dari pusat operasional back-office bank, termasuk di Chennai, Bengaluru, Kuala Lumpur, dan Warsawa. Winters mengatakan AI akan menjadi fasilitator utama dalam transformasi sistem inti perbankan perusahaan.

Langkah efisiensi Standard Chartered terjadi ketika semakin banyak perusahaan global memangkas tenaga kerja demi meningkatkan efisiensi melalui AI. Bank asal Jepang, Mizuho Financial Group, sebelumnya juga mengumumkan rencana pengurangan hingga 5.000 pekerjaan dalam satu dekade.

Di sisi lain, bank-bank global kini berlomba mengintegrasikan model AI terbaru sekaligus menghadapi ancaman siber yang semakin meningkat.

Meski melakukan PHK besar-besaran, Standard Chartered tetap memasang target pertumbuhan agresif. Bank itu menargetkan return on tangible equity (ROTE) di atas 15% pada 2028 dan meningkat menjadi sekitar 18% pada 2030.

Perusahaan juga mempercepat target penghimpunan dana baru bersih sebesar US$200 miliar menjadi 2028, lebih cepat dari target sebelumnya pada 2029. Fokus bisnis akan diarahkan pada segmen dengan margin lebih tinggi, termasuk nasabah ritel kaya dan institusi keuangan.

Namun, tantangan geopolitik masih membayangi prospek industri perbankan global. Standard Chartered yang fokus di kawasan Asia Pasifik dan Afrika mengakui konflik Timur Tengah menjadi salah satu risiko utama.

Pada kuartal pertama tahun ini, bank tersebut telah menyisihkan provisi kehati-hatian sebesar US$190 juta terkait konflik di Timur Tengah.

“Kami sangat tangguh,” kata Winters saat ditanya mengenai dampak risiko geopolitik dan pasar terhadap kemampuan bank mencapai target bisnisnya.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
AS Kena Tipu, Ini Cara Rusia Akali Sanksi Lewat Bank Mungil China

AS Kena Tipu, Ini Cara Rusia Akali Sanksi Lewat Bank Mungil China

October 9, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .