• Latest
BEI Gembok Saham MDIA dan WIKA, Ini Penyebabnya

BEI Gembok Saham MDIA dan WIKA, Ini Penyebabnya

August 5, 2026
Rehat Dulu, IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.351

Rehat Dulu, IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.351

August 6, 2026
Gap Kredit RI Capai Rp1.650 T, Pindar Bersaing dengan Pinjol Ilegal

Gap Kredit RI Capai Rp1.650 T, Pindar Bersaing dengan Pinjol Ilegal

August 6, 2026
Ekonomi Tumbuh 5,29%, Capaian Positif di Tengah Gejolak Dunia

Ekonomi Tumbuh 5,29%, Capaian Positif di Tengah Gejolak Dunia

August 6, 2026
BP BUMN dan Danantara Beri Sinyal Boyong BUMN IPO, Ini Daftarnya

BP BUMN dan Danantara Beri Sinyal Boyong BUMN IPO, Ini Daftarnya

August 6, 2026
BP BUMN dan Danantara Beri Sinyal Boyong BUMN IPO, Ini Daftaranya

BP BUMN dan Danantara Beri Sinyal Boyong BUMN IPO, Ini Daftaranya

August 6, 2026
Purbaya Buka-bukaan Soal Kemenkeu Ambil Alih Saham 60% Whoosh

Purbaya Buka-bukaan Soal Kemenkeu Ambil Alih Saham 60% Whoosh

August 6, 2026
15 Pialang Asuransi Diduga Ilegal, Ketua Apparindo Ingatkan Hal Ini

15 Pialang Asuransi Diduga Ilegal, Ketua Apparindo Ingatkan Hal Ini

August 6, 2026
Sebulan Naik 56,84%, BEI Pantau Ketat Pergerakan Saham TRUK

Sebulan Naik 56,84%, BEI Pantau Ketat Pergerakan Saham TRUK

August 6, 2026
Dukung Proyek Strategis, WIKA Bukukan Kontrak Baru Rp 6,91 T

Dukung Proyek Strategis, WIKA Bukukan Kontrak Baru Rp 6,91 T

August 6, 2026
Harga Naik 132,2%, BEI Gembok Perdagangan Saham DOOH

Harga Naik 132,2%, BEI Gembok Perdagangan Saham DOOH

August 6, 2026
Video: Pasar Semringah,IHSG Menghijau dan Rupiah Menguat ke Rp17.900/USD

Video: Pasar Semringah,IHSG Menghijau dan Rupiah Menguat ke Rp17.900/USD

August 6, 2026
Harga Minyak Naik ke US, Pasar Khawatir Gangguan Pasokan

Harga Minyak Naik ke US$80, Pasar Khawatir Gangguan Pasokan

August 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, August 6, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

BEI Gembok Saham MDIA dan WIKA, Ini Penyebabnya

1 day ago
in Economy
BEI Gembok Saham MDIA dan WIKA, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) dan memperpanjang suspensi saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).

Mengutip keterbukaan informasi BEI, suspensi saham MDIA karena adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

“PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) pada tanggal 5 Agustus 2026,” tulis manajemen BEI, Rabu (5/8/2026).

Penghentian sementara perdagangan saham MDIA tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham MDIA.

Selain itu, BEI juga memutuskan untuk melanjutkan penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek WIKA di seluruh pasar hingga waktu yang akan ditentukan kemudian.

Keputusan BEI didasarkan pada sejumlah informasi yang disampaikan perseroan dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Pertama, surat WIKA Nomor SE.01.00/A.CORSEC.00239/2026 tertanggal 31 Juli 2026 mengenai informasi pembayaran pokok obligasi, bunga obligasi, serta bagi hasil Sukuk Mudharabah.

Kedua, surat KSEI Nomor KSEI-5556/DIR/072 tertanggal 31 Juli 2026 terkait penundaan distribusi bagi hasil ke-15 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022 Seri A, Seri B, dan Seri C.

Selanjutnya, BEI juga mempertimbangkan surat KSEI Nomor KSEI-5620/DIR/0826 tertanggal 3 Agustus 2026 mengenai revisi penundaan pembayaran distribusi bagi hasil tersebut.

“Berdasarkan informasi tersebut, WIKA menunda pembayaran distribusi bagi hasil Sukuk Mudharabah yang semula dijadwalkan pada 3 Agustus 2026,” tulis BEI.

Penundaan mencakup distribusi bagi hasil ke-14 untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022 Seri A (SMWIKA03ACN1), serta distribusi bagi hasil ke-15 untuk Seri B (SMWIKA03BCN1) dan Seri C (SMWIKA03CCN1).

BEI menilai penundaan pembayaran bagi hasil sukuk tersebut mengindikasikan adanya potensi permasalahan yang berkaitan dengan kelangsungan usaha (going concern) perseroan.

Hal itu menjadi alasan BEI memandang perlu mempertahankan suspensi perdagangan efek WIKA guna memberikan perlindungan kepada investor sekaligus menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, BEI memutuskan untuk melanjutkan suspensi perdagangan seluruh efek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) di seluruh pasar hingga terdapat pemberitahuan lebih lanjut dari Bursa.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rehat Dulu, IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.351

Rehat Dulu, IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.351

August 6, 2026
Gap Kredit RI Capai Rp1.650 T, Pindar Bersaing dengan Pinjol Ilegal

Gap Kredit RI Capai Rp1.650 T, Pindar Bersaing dengan Pinjol Ilegal

August 6, 2026
Ekonomi Tumbuh 5,29%, Capaian Positif di Tengah Gejolak Dunia

Ekonomi Tumbuh 5,29%, Capaian Positif di Tengah Gejolak Dunia

August 6, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .