• Latest
Belajar dari Mpok Alpa, Ini yang Harus Dipersiapkan Saat Produktif

Belajar dari Mpok Alpa, Ini yang Harus Dipersiapkan Saat Produktif

August 15, 2025
Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

October 29, 2026
BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

October 29, 2026
Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

October 29, 2026
Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJK Jadi PIKK

Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJK Jadi PIKK

October 29, 2026
Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK

Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK

October 29, 2026
Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

October 29, 2026
Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

October 29, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

October 29, 2026
Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

October 29, 2026
Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

October 29, 2026
Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

October 29, 2026
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Belajar dari Mpok Alpa, Ini yang Harus Dipersiapkan Saat Produktif

1 year ago
in Market
Belajar dari Mpok Alpa, Ini yang Harus Dipersiapkan Saat Produktif
Share on FacebookShare on Twitter



Daftar Isi



Jakarta, CNBC Indonesia – Komedian ternama Tanah Air, Nina Carolian alias ‘Mpok Alpa’ meninggal dunia pada Jumat (15/8/2025). Kabar duka tersebut disiarkan oleh Raffi Ahmad dan Irfan Hakim dalam program FYP di Trans7.

Nama Mpok Alpa makin dikenal setelah videonya viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan Mpok Alpa minta diajak ke Alfamart oleh sang suami. Sejak saat itu, sosok Mpok Alpa sering menghiasi layar televisi.

Kabar kepergian Mpok Alpa terasa mengejutkan, sebab tak banyak orang tahu soal penyakit yang dideritanya.

“Jadi memang dia ini sakit kanker ya sudah beberapa bulan ini mengeluh sakit karena penyakit yang diidapnya,” ungkap Raffi.

Sementara menurut Irfan Hakim, komedian yang dikenal dengan gaya cerewetnya tersebut memang berusaha menutupi sakitnya dari orang lain.

“Dia selalu bilang enggak mau menyusahkan orang. Dan kita sebagai sahabat sangat menghargai permintaan privasi yang dia bilang,” kata Irfan Hakim.

Mpok Alpa meninggalkan seorang suami dan sepasang anak kembar yang masih belum genap berusia setahun. Anak Mpok Alpa lahir pada bulan Oktober 2024.

Meninggalnya Mpok Alpa secara tiba-tiba pada usia muda dan masih produktif bisa menjadi alarm bagi banyak orang bahwa produk perlindungan perlu untuk dimiliki untuk memberikan proteksi bagi orang yang ditinggalkan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan saat masih dalam usia produktif dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mempersiapkan hal-hal berikut.

Miliki dana darurat & BPJS

Keamanan finansial tentu sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan tidak tetap seperti freelancer, pengusaha, seniman, dan lain sebagainya. Karena hal ini akan menjadi pondasi keuangan Anda.

Dana darurat akan berguna untuk berjaga-jaga dan mewaspadai hal-hal yang sifatnya mendesak, serta mengantisipasi risiko hilangnya penghasilan akibat risiko bisnis atau profesi Anda.

BPJS Kesehatan tentu bisa membantu Anda untuk berobat rawat jalan maupun rawat inap. Dengan iuran yang murah, Anda sudah bisa memiliki proteksi keuangan yang baik saat musibah sakit menyerang.

Punya asuransi kesehatan sejak muda

Apakah masih butuh asuransi kesehatan rawat inap meski punya BPJS? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ketahuilah bahwa asuransi swasta bakal memberikan kenyamanan dan fleksibilitas yang lebih untuk menjalani rawat inap di rumah sakit.

Memiliki BPJS dan asuransi swasta tentu akan memperkuat pondasi keuangan Anda.

Namun mengingat premi asuransi cukup mahal untuk beberapa kalangan dan sangat dipengaruhi oleh usia, tidaklah salah untuk membeli asuransi kesehatan rawat inap dulu yang sesuai bujet di masa muda.

Akan lebih mudah bagi Anda untuk diterima sebagai nasabah asuransi kesehatan di saat Anda masih sehat, dan berada di usia produktif.

Asuransi penyakit kritis untuk berjaga-jaga

Ketika terserang salah satu penyakit kritis, kita akan dituntut untuk fokus pada penyembuhan dan pemulihan. Tidak mungkin bagi kita untuk kembali bekerja dalam waktu singkat demi mencari nafkah.

Disitulah fungsi dari asuransi penyakit kritis. Ketika Anda terdiagnosa penyakit ini, maka Anda bisa berhenti untuk bekerja, lantaran perusahaan asuransi akan mencairkan uang santunan yang bisa Anda gunakan untuk membiayai hidup.

Ketika Anda membeli asuransi kesehatan, Anda sejatinya bisa memasukkan asuransi penyakit kritis sebagai pelengkapnya.

Asuransi jiwa, dana pensiun dan dana pendidikan anak

Bila Anda memiliki tanggungan, baik itu pasangan maupun anak, maka jangan hanya berfokus untuk mengumpulkan dana pensiun. Pertimbangkan pula memiliki asuransi jiwa.

Dana pensiun memang penting untuk dikumpulkan sedini mungkin, namun upaya untuk mengumpulkan dana pensiun bisa saja kandas apabila kita dipanggil Yang Maha Kuasa di masa produktif.

Ketika hal itu terjadi, maka orang-orang yang bergantung hidup pada kita bisa saja menghadapi kesulitan dalam finansial.

Dengan memiliki asuransi jiwa, akan keluar uang pertanggungan yang bisa dimanfaatkan oleh keluarga dan ahli waris yang ditunjuk untuk membiayai hidup.

Hasil investasi tidak akan ada yang bersifat pasti, tetapi kematian bersifat kebalikannya. Upaya Anda untuk mengumpulkan biaya pendidikan anak bisa saja kandas jika Anda mengalami musibah cacat tetap total atau meninggal dunia.

Ketika hal itu terjadi maka besar kemungkinan keluarga akan kehilangan penghasilan dan sulit mengumpulkan uang untuk membiayai sekolah anak.

Dengan memiliki asuransi jiwa, dipastikan bakal ada uang pertanggungan yang cair jika Anda mengalami musibah seperti yang disebutkan di atas.

Belilah asuransi jiwa dengan jumlah uang pertanggungan 150 hingga 200 persen dari estimasi biaya kuliah anak di masa depan agar impian menyekolahkan anak tidak kandas begitu saja saat terjadi musibah.

Literasi keuangan yang baik bagi keluarga

Bukan hanya diri kita yang harus memahami keuangan, anggota keluarga yang menjadi orang terdekat kita pun perlu memahami hal ini.

Dengan literasi keuangan yang baik, maka pemahaman seputar pondasi dan tujuan keuangan keluarga menjadi semakin baik. Segala hal yang berkaitan dengan masalah keuangan keluarga tentu bisa diminimalisir.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Alasan Nasabah Jadi Tanggung 10% Biaya Klaim Berobat Pakai Asuransi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

October 29, 2026
BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

October 29, 2026
Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .