• Latest
Belum Ada Alasan MSCI Degradasi Indonesia ke Frontier Market

Belum Ada Alasan MSCI Degradasi Indonesia ke Frontier Market

June 19, 2026
Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

October 8, 2026
Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

October 8, 2026
Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

October 8, 2026
Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

October 8, 2026
Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

October 8, 2026
OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayaan Investor Global

OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayaan Investor Global

October 8, 2026
Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.890

Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.890

October 8, 2026
BEI-KSEI Umumkan 99,95% Saham BSWD Dikuasai Segelintir Investor

BEI-KSEI Umumkan 99,95% Saham BSWD Dikuasai Segelintir Investor

October 8, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Belum Ada Alasan MSCI Degradasi Indonesia ke Frontier Market

4 months ago
in People & Culture
Belum Ada Alasan MSCI Degradasi Indonesia ke Frontier Market
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — MSCI telah merilis Global Market Accessibility Review 2026 pada Jumat (19/6/2026). Dalam laporan siklus tahun ini, MSCI mencatat lebih banyak peningkatan dibandingkan penurunan peringkat di kelompok negara Emerging Markets.

Namun, Indonesia menjadi salah satu dari dua negara berkembang yang mengalami penurunan penilaian akibat kekhawatiran terhadap struktur kepemilikan saham yang kurang transparan dan indikasi aktivitas perdagangan terkoordinasi yang dinilai mengganggu proses pembentukan harga.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus mengatakan, hal ini sesuai dengan perkiraan para pelaku pasar. Menurutnya, tidak ada alasan untuk Indonesia diturunkan klasifikasi dari status negara berkembang.

“Dengan prospek pertumbuhan ekonomi yang baik, meskipun risiko mengalami kenaikkan, kami yakin Indonesia masih layak untuk berada disana,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (19/6/2026).

Meskipun demikian, lanjutnya alangkah baiknya segera dilakukan perbaikan untuk dapat menjaga kepercayaan pelaku pasar. “Karena jangan sampai mereka benar benar enggan pergi meninggalkan Indonesia,” ucapnya.

Pada pengumuman pada tanggal 24 Juni 2026 mendatang, Ia melihat sejauh ini masih cukup optimis. “Sehingga seharusnya kita masih berada di kasta yang sama,” imbuhnya.

Namun, yang perku dicemaskan justru S&P Rating yang bisa memberikan dampak terhadap pergerakan pasar apabila diturunkan.

Sementara analis Doo Financial Sekuritas Lukman Leong mengatakan, terkait hasil MSCI ada beberapa point yang menjadi sorotan. Namun hal itu dianggap wajar dan kemungkinan lebih besar masih akan di status negara bekembang.

Sementara kalau terkait transparansi pemegang saham, UBO, dan free float, memang menjadi perhatian utama investor asing. Mereka ingin memastikan siapa pemilik sebenarnya suatu perusahaan dan berapa porsi saham yang benar-benar beredar dan dapat diperdagangkan di pasar.

“Jika free float yang tercatat ternyata tidak sepenuhnya independen atau struktur kepemilikan kurang transparan, investor institusi akan menilai likuiditas dan tata kelola pasar lebih berisiko,” ucapnya kepada CNBC.

Namun, bagi investor domestik dan ritel, isu ini umumnya tidak terlalu diperhatikan dibanding prospek harga, bisnis, laba, atau dividen.

Sementara bagi investor yang lebih berpengalaman, transparansi kepemilikan tetap penting karena dapat membantu menilai kualitas tata kelola perusahaan dan mengurangi risiko adanya pihak-pihak terafiliasi yang mendominasi pergerakan saham.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .