• Latest
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Justru Menguat Tipis ke Rp17.875/US$

BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Justru Menguat Tipis ke Rp17.875/US$

July 22, 2026
Jaga Likuiditas, BI Sudah Beli SBN Pemerintah Rp188,68 T

Jaga Likuiditas, BI Sudah Beli SBN Pemerintah Rp188,68 T

July 22, 2026
Video: OJK Buka-bukaan Perkembangan 5 Bisnis PVML, Pindar

Video: OJK Buka-bukaan Perkembangan 5 Bisnis PVML, Pindar

July 22, 2026
OJK Serahkan Aset DSI ke Bareskrim Polri

OJK Serahkan Aset DSI ke Bareskrim Polri

July 22, 2026
SRBI Jadi Senjata BI Bikin Rupiah Balik ke Rp 17.880/US$

SRBI Jadi Senjata BI Bikin Rupiah Balik ke Rp 17.880/US$

July 22, 2026
Asing Net Sell Rp943,75 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp943,75 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

July 22, 2026
Caplok Perusahaan Prajogo, Emiten Happy Hapsoro (SINI) Buka Suara

Caplok Perusahaan Prajogo, Emiten Happy Hapsoro (SINI) Buka Suara

July 22, 2026
BI Kini Kasih Insentif Bank yang Tak Rakus Borong SRBI-SBN

BI Kini Kasih Insentif Bank yang Tak Rakus Borong SRBI-SBN

July 22, 2026
Tok! BI Tahan Level Suku Bunga Acuan di 5,75%

Tok! BI Tahan Level Suku Bunga Acuan di 5,75%

July 22, 2026
BI Genjot Transaksi Tanpa Dolar, Tawarkan Insentif LCT!

BI Genjot Transaksi Tanpa Dolar, Tawarkan Insentif LCT!

July 22, 2026
Suasana Sidang Perdana Dugaan Penipuan Bos Dana Syariah Indonesia

Suasana Sidang Perdana Dugaan Penipuan Bos Dana Syariah Indonesia

July 22, 2026
Breaking News! BI Rate Tetap 5,75% di Juli 2026

Breaking News! BI Rate Tetap 5,75% di Juli 2026

July 22, 2026
Mau Rights Issue, MEJA Kantongi Restu OJK Gelar RUPSLB

Mau Rights Issue, MEJA Kantongi Restu OJK Gelar RUPSLB

July 22, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, July 22, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Justru Menguat Tipis ke Rp17.875/US$

1 hour ago
in People & Culture
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Justru Menguat Tipis ke Rp17.875/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (22/7/2026), setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup terapresiasi tipis 0,03% ke posisi Rp17.875/US$. Penguatan ini berbanding terbalik dengan pergerakan pada awal perdagangan, ketika mata uang Garuda dibuka melemah 0,22% di level Rp17.920/US$.

Penguatan ini sekaligus membuat rupiah mencatatkan apresiasi selama dua hari perdagangan beruntun. Pada Selasa (21/7/2026), rupiah ditutup menguat 0,28% ke level Rp17.880/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia per pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,08% ke level 101,092. 


Penguatan rupiah terjadi di tengah keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuannya. Dalam rapat dewan gubernur (RDG BI) yang berlangsung pada 21-22 Juli 2026 memutuskan mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Suku bunga Deposit Facility juga tetap sebesar 4,75%, sedangkan Lending Facility bertahan di level 6,50%.

Adapun, dengan keputusan menahan suku bunga acuan ini, Bank Indonesia (BI) mendorong kebijakan lain, yakni pemberian insentif guna mendorong arus modal asing ke pasar uang Indonesia dalam rangka tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“BI memperluas kebijakan insentif dan sejumlah kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk portofolio asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas serta meningkatkan likuiditas,” papar Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam konferensi pers RDG Bulanan BI, Rabu (22/7/2026).

Perry juga menjelaskan, keputusan tersebut konsisten dengan upaya bank sentral memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global.

“Serta mempertahankan inflasi pada kisaran sasaran 2,5% plus minus 1%,” kata Perry.

Keputusan tersebut berbeda dari proyeksi mayoritas pelaku pasar. Berdasarkan polling CNBC Indonesia terhadap 14 institusi dan lembaga, delapan responden sebelumnya memperkirakan BI Rate naik 25 basis poin (bps) menjadi 6,00%. Sementara enam responden lainnya memproyeksikan suku bunga tetap di level 5,75%.

BI mempertahankan suku bunga setelah melakukan pengetatan selama tiga bulan sebelumnya. Sejak Mei 2026, bank sentral telah menaikkan BI Rate secara kumulatif sebesar 100 bps hingga mencapai 5,75% pada Juni.

BI menegaskan kebijakan moneter tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi. Sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap bersifat mendukung pertumbuhan ekonomi.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Jaga Likuiditas, BI Sudah Beli SBN Pemerintah Rp188,68 T

Jaga Likuiditas, BI Sudah Beli SBN Pemerintah Rp188,68 T

July 22, 2026
Video: OJK Buka-bukaan Perkembangan 5 Bisnis PVML, Pindar

Video: OJK Buka-bukaan Perkembangan 5 Bisnis PVML, Pindar

July 22, 2026
OJK Serahkan Aset DSI ke Bareskrim Polri

OJK Serahkan Aset DSI ke Bareskrim Polri

July 22, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .