• Latest
Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%

Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%

May 18, 2026
Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

November 8, 2026
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

November 8, 2026
Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

November 8, 2026
Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

November 8, 2026
Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

November 8, 2026
Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

November 7, 2026
4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

November 7, 2026
Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

November 7, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

November 7, 2026
OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

November 7, 2026
Jurus Ekspansi Furnitur Besi Lokal Hingga Incar Pasar ASEAN

Jurus Ekspansi Furnitur Besi Lokal Hingga Incar Pasar ASEAN

November 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, November 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%

6 months ago
in Lifestyle
Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026).

IHSG turun 94,34 poin atau 1,40% ke posisi 6.628,97. Sebanyak 208 saham terkoreksi, 134 saham menguat, dan 349 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp681,16 miliar dengan volume perdagangan 860,11 juta saham dalam 82.225 kali transaksi.

sesaat setelah dibuka IHSG ambruk makin dalam hingga 2,59%

Saham-saham Prajogo masih menjadi biang kerok pelemahan IHSG bersama dengan sejumlah emiten lain, termasuk DSSA, yang menjadi perhatian penyedia indeks internasional MSCI dan FTSE.

Memasuki perdagangan pertama pekan ini, pelaku pasar keuangan Tanah Air akan mencermati sejumlah agenda penting dari dalam dan luar negeri hingga sepekan ke depan.
Setelah babak belur pada pekan kemarin, rupiah dan IHSG juga menghadapi tantangan yang sangat berat pekan ini karena banyaknya sentimen yang akan membayangi.

Sebagai catatan, pada pekan lalu, bursa saham ambruk 3,5% sementara rupiah jatuh 0,58% dalam sepekan.

Dari dalam negeri, perhatian pasar masih tertuju pada dampak lanjutan hasil review Morgan Stanley Capital International (MSCI), Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, hingga sejumlah rilis data BI pada akhir pekan.

Dari luar negeri, pasar akan menanti data ekonomi China yang dirilis pada hari ini serta risalah rapat The Federal Reserve atau FOMC Minutes yang dijadwalkan keluar pada Rabu (21/5/2026).

Bursa saham Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

Melansir CNBC, sentimen pasar memburuk setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Iran untuk segera “bertindak cepat”, memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak global.

Kenaikan tensi geopolitik tersebut langsung mendorong lonjakan harga minyak dunia lebih dari 1%. Kontrak berjangka minyak Brent untuk Juli naik 1,34% ke US$110,72 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni menguat 1,75% ke US$107,26 per barel.

Mayoritas bursa Asia pun bergerak di zona merah. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,76%, sementara Nikkei 225 Jepang melemah 0,2% dan Topix justru naik tipis 0,1%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi dan Kosdaq anjlok lebih dari 2%. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun melonjak lebih dari 8 basis poin menjadi 2,785%, memperpanjang aksi jual obligasi global di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong juga berada di level 25.733, lebih rendah dibanding penutupan terakhir indeks di 25.962,73. Investor masih mencermati ketegangan antara Washington dan Teheran yang tetap tinggi meski gencatan senjata rapuh telah dicapai sejak awal April lalu.

Amerika Serikat dilaporkan masih melanjutkan blokade terhadap pelabuhan Iran, sementara Iran tetap menutup Selat Hormuz sejak konflik dimulai. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap terganggunya jalur distribusi energi global.

Di sisi lain, kontrak berjangka saham AS cenderung bergerak datar usai reli kuat pekan lalu. Pelaku pasar kini menanti laporan kinerja kuartalan dari Nvidia serta sejumlah peritel besar AS.

Futures Dow Jones Industrial Average turun 100 poin atau 0,2%, sedangkan futures S&P 500 dan Nasdaq-100 bergerak mendatar. Pada perdagangan Jumat pekan lalu, bursa Wall Street ditutup melemah akibat tekanan pada saham teknologi dan kenaikan imbal hasil obligasi AS.

Indeks S&P 500 terkoreksi 1,24% ke 7.408,50, sementara Nasdaq Composite turun 1,54% menjadi 26.225,14. Dow Jones Industrial Average juga melemah 537,29 poin atau 1,07% ke posisi 49.526,17.

Aksi ambil untung pada saham teknologi turut membebani pasar setelah reli tajam dalam beberapa waktu terakhir. Saham Intel turun lebih dari 6%, sementara Advanced Micro Devices dan Micron Technology masing-masing merosot 5,7% dan 6,6%.

Saham Nvidia juga terkoreksi 4,4%, sedangkan Cerebras Systems anjlok 10% setelah sebelumnya melonjak 68% pada perdagangan Kamis usai resmi diperdagangkan di Nasdaq. Pelemahan saham-saham teknologi ini mempertegas kekhawatiran investor terhadap tingginya valuasi sektor AI di tengah ketidakpastian global.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

November 8, 2026
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

November 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .