• Latest
Bukan China! Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI

Bukan China! Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI

August 18, 2026
OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

November 2, 2026
Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

November 2, 2026
Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

November 2, 2026
BUMA (DOID) Bikin Anak Usaha Baru di Luar Tambang, Ini Tujuannya

BUMA (DOID) Bikin Anak Usaha Baru di Luar Tambang, Ini Tujuannya

November 2, 2026
Saham HSC Keluar Dari IHSG hingga Rupiah Anjlok ke Rp18.140/USD

Saham HSC Keluar Dari IHSG hingga Rupiah Anjlok ke Rp18.140/USD

November 2, 2026
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuannya di Atas 10%

Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuannya di Atas 10%

November 2, 2026
Fundamental Kuat, Laba Sebelum Pajak Superbank Melesat 376% di Q3-2026

Fundamental Kuat, Laba Sebelum Pajak Superbank Melesat 376% di Q3-2026

November 2, 2026
Ada Masalah Keuangan, 2 Saham Masuk ke Pemantauan Khusus BEI

Ada Masalah Keuangan, 2 Saham Masuk ke Pemantauan Khusus BEI

November 2, 2026
Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

November 2, 2026
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

November 2, 2026
Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

November 2, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,79% ke 5.096,83

IHSG Ditutup Menguat 0,79% ke 5.096,83

November 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, November 2, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bukan China! Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI

3 months ago
in Lifestyle
Bukan China! Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal II-2026 tetap terjaga. Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar US$453,4 miliar, atau secara tahunan tumbuh 4,4% (yoy).

Perkembangan tersebut disebabkan oleh peningkatan ULN publik, baik dari pemerintah maupun bank sentral, di tengah kontraksi pertumbuhan ULN swasta yang levelnya lebih rendah dibanding periode sebelumnya.

Posisi ULN pemerintah pada kuartal II-2026 tercatat sebesar US$216,3 miliar, atau tumbuh 2,9% (yoy) – melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan I-2026 yang sebesar 3,8% (yoy).

Sementara itu, peningkatan ULN bank sentral terutama didorong oleh kenaikan kepemilikan investor non-residen terhadap instrumen moneter Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Ini sejalan dengan operasi moneter pro-market dan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global yang kembali meningkat.

Di sisi lain, posisi ULN swasta pada kuartal II-2026 tercatat sebesar US$194,6 miliar, atau mengalami kontraksi 0,6% (yoy) – lebih rendah dibandingkan kontraksi 1,3% (yoy) pada triwulan I 2026.

Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang terkontraksi 3,4% (yoy), membaik dibandingkan kontraksi 6,3% (yoy) pada triwulan sebelumnya.

Jika ditelusuri, ULN Indonesia yang sebesar US$ 453,4 miliar pada akhir 2025 itu sebagian besar berasal dari negara pemberi pinjaman dengan nilai US$ 210,40 miliar, diikuti organisasi internasional US$ 47,18 miliar, dan lainnya US$ 187,45 miliar.

Dari negara asal ULN Indonesia, Singapura tercatat sebagai pemberi utama dengan nilai US$ 51,07 miliar pada kuartal II-2026. Lalu, diikuti oleh Amerika Serikat US$ 29,53 miliar dan China US$ 25,69 miliar pada kuartal II-2026.

Sedangkan berdasarkan lembaga atau organisasi, pinjaman terbesar berasal dari Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (IBRD) milik World Bank sebesar US$ 21,32 miliar, Asian Development Bank (ADB) US$ 12,23 miliar, dan IMF US$ 8,72 miliar.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tak Cuma Jual Label Syariah

November 2, 2026
Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

Bos Blue Bird (BIRD) Borong 675.800 Saham BIRD, Senilai Rp997,43 Juta

November 2, 2026
Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

Emtek (EMTK) Jual Saham Entitas Usaha PT Indopay Merchant Services

November 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .