• Latest
Bursa Asia Dibuka Kompak Merah, Kospi Anjlok 2,31%

Bursa Asia Dibuka Kompak Merah, Kospi Anjlok 2,31%

October 20, 2026
Fitch Ikut Soroti MSCI, Status Pasar RI Bisa Bebani Rating Utang

Fitch Ikut Soroti MSCI, Status Pasar RI Bisa Bebani Rating Utang

October 20, 2026
Saham Bank Kompak Menghijau, Ada yang Melesat Hingga 13%

Saham Bank Kompak Menghijau, Ada yang Melesat Hingga 13%

October 20, 2026
Breaking! IHSG Dibuka Melesat 2% Lebih ke Level 5.129

Breaking! IHSG Dibuka Melesat 2% Lebih ke Level 5.129

October 20, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp18.010

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp18.010

October 20, 2026
Breaking! IHSG Dibuka Melesat 2% Lebih ke Level 5.118

Breaking! IHSG Dibuka Melesat 2% Lebih ke Level 5.118

October 20, 2026
Breaking! IHSG Dibuka Melesat 1% Lebih ke Level 5.090

Breaking! IHSG Dibuka Melesat 1% Lebih ke Level 5.090

October 20, 2026
Naik 595% Sejak Awal Tahun, BEI Suspensi Saham BIKE

Naik 595% Sejak Awal Tahun, BEI Suspensi Saham BIKE

October 20, 2026
IHSG Masih Anjlok, Ini Rekomendasi Saham yang Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Anjlok, Ini Rekomendasi Saham yang Menarik Buat Dilirik

October 20, 2026
Asing Lanjut Net Sell Jumbo, Ramai-Ramai Lego Saham Blue Chip

Asing Lanjut Net Sell Jumbo, Ramai-Ramai Lego Saham Blue Chip

October 20, 2026
Asing Borong Saham-Saham Tambang Kala IHSG Turun ke 4.900

Asing Borong Saham-Saham Tambang Kala IHSG Turun ke 4.900

October 20, 2026
BEI Bakal Buka Sosok Pemegang Saham 1% yang Terafiliasi Pengendali

BEI Bakal Buka Sosok Pemegang Saham 1% yang Terafiliasi Pengendali

October 20, 2026
80 Saham HSC Didepak dari IHSG, DCII Hingga BREN Kena

80 Saham HSC Didepak dari IHSG, DCII Hingga BREN Kena

October 20, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 20, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Bursa Asia Dibuka Kompak Merah, Kospi Anjlok 2,31%

50 minutes ago
in Market
Bursa Asia Dibuka Kompak Merah, Kospi Anjlok 2,31%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Selasa (20/10/2026), seiring investor mencermati perkembangan sektor teknologi setelah aksi jual saham pekan lalu.

Melansir CNBC, Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,82% pada awal perdagangan, sementara indeks Kospi Korea Selatan merosot 2,31% dan S&P/ASX 200 Australia melemah 0,84%.

Sebelumnya, saham-saham teknologi mengalami aksi jual tajam pada pekan lalu yang kemudian meluas ke pasar secara keseluruhan. Tekanan tersebut dipicu kekhawatiran investor terhadap perusahaan yang mengambil terlalu banyak utang untuk mendanai pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ekonom senior Interactive Brokers Jose Torres mengatakan membaiknya sentimen terhadap prospek teknologi modern memberikan kelegaan bagi pelaku pasar di Wall Street. Kondisi tersebut mendorong investor mengurangi posisi lindung nilai setelah biaya perlindungan terhadap volatilitas melonjak pada perdagangan Jumat, menjelang aksi jual yang semakin intensif.

“Perbaikan sentimen mengenai prospek teknologi modern membuat Wall Street bisa bernapas lega ketika pelaku pasar melepas posisi lindung nilai, setelah biaya perlindungan terhadap volatilitas melonjak intraday pada Jumat, menjelang aksi jual yang semakin intensif,” tulis Torres dikutip Selasa, (20/10/2026).

Sementara itu, saham perusahaan komputasi awan CoreWeave berupaya memulihkan sebagian kerugiannya setelah anjlok lebih dari 25% pada pekan lalu. Upaya pemulihan tersebut didukung oleh peningkatan rekomendasi saham menjadi buydari Goldman Sachs, meskipun penguatan pada awal perdagangan akhirnya memudar dan saham ditutup sedikit lebih rendah.

Pada perdagangan Selasa, investor juga akan mencermati serangkaian laporan kinerja keuangan perusahaan yang berpotensi mempengaruhi arah pasar saham. United Airlines dijadwalkan merilis laporan keuangan setelah penutupan perdagangan, sedangkan General Motors akan melaporkan kinerjanya sebelum pasar dibuka.

Pekan ini menjadi periode sibuk bagi investor untuk mengevaluasi kinerja emiten, dengan sekitar 70 perusahaan anggota indeks S&P 500 dijadwalkan mengumumkan laporan keuangan. Selain laporan korporasi, investor juga akan mencermati data housing starts atau pembangunan rumah baru serta pending home sales atau penjualan rumah yang belum menyelesaikan transaksi pada Selasa.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Fitch Ikut Soroti MSCI, Status Pasar RI Bisa Bebani Rating Utang

Fitch Ikut Soroti MSCI, Status Pasar RI Bisa Bebani Rating Utang

October 20, 2026
Saham Bank Kompak Menghijau, Ada yang Melesat Hingga 13%

Saham Bank Kompak Menghijau, Ada yang Melesat Hingga 13%

October 20, 2026
Breaking! IHSG Dibuka Melesat 2% Lebih ke Level 5.129

Breaking! IHSG Dibuka Melesat 2% Lebih ke Level 5.129

October 20, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .