• Latest
Bursa Asia Menguat, Nikkei Tembus Rekor Baru Gegara Sinyal The Fed

Bursa Asia Menguat, Nikkei Tembus Rekor Baru Gegara Sinyal The Fed

June 18, 2026
Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

October 10, 2026
Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

October 10, 2026
Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

October 10, 2026
Banyak Kredit Macet? Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK

Banyak Kredit Macet? Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK

October 10, 2026
Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Masuk Penjara Lagi

Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Masuk Penjara Lagi

October 10, 2026
Duit Warga Dimaling Rp9,1 T, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

Duit Warga Dimaling Rp9,1 T, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

October 10, 2026
Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

October 10, 2026
Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

October 10, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

October 10, 2026
Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

October 10, 2026
Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

October 10, 2026
Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

October 10, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 10, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bursa Asia Menguat, Nikkei Tembus Rekor Baru Gegara Sinyal The Fed

4 months ago
in Lifestyle
Bursa Asia Menguat, Nikkei Tembus Rekor Baru Gegara Sinyal The Fed
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Kamis (18/6/2026), meski pelaku pasar masih mencerna hasil rapat terbaru bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed).

Melansir CNBC, penguatan pasar terjadi setelah The Fed mempertahankan suku bunga acuannya, namun memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga masih mungkin terjadi pada tahun ini.

Kontrak berjangka saham AS bergerak naik pada perdagangan Rabu malam waktu setempat. Futures S&P 500 menguat 0,2%, Nasdaq 100 naik 0,4%, sementara futures Dow Jones Industrial Average bertambah 73 poin atau sedikit di atas 0,1%.

Di kawasan Asia, indeks Kospi Korea Selatan melonjak 0,89% dan mencetak rekor tertinggi baru. Saham raksasa teknologi SK Hynix melesat 3,45% ke level tertinggi sepanjang masa, sementara Samsung Electronics naik 1,23%, meski indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun 0,5%.

Pasar Jepang juga mencatatkan kinerja impresif dengan indeks Nikkei 225 naik 1,35% dan menembus level 71.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Indeks Topix turut menguat 1,27%, sedangkan indeks acuan Australia S&P/ASX 200 bergerak relatif datar.

Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 24.200. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 24.312,16 sehingga mengindikasikan potensi pelemahan saat pembukaan perdagangan.

Perhatian investor tertuju pada hasil rapat Federal Reserve yang dipimpin oleh Ketua The Fed baru, Kevin Warsh. Dalam pertemuan tersebut, bank sentral AS memutuskan mempertahankan suku bunga acuan federal funds rate di kisaran 3,5%-3,75%.

Meski tidak mengubah suku bunga, proyeksi terbaru para pejabat The Fed menunjukkan kecenderungan yang lebih hawkish. Melalui dot plot terbaru, sejumlah pejabat kini memperkirakan suku bunga akan lebih tinggi pada akhir 2026, dengan estimasi median naik menjadi 3,8% dari sebelumnya 3,4% pada proyeksi Maret.

Proyeksi tersebut mengindikasikan kemungkinan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga pada 2026. Namun, gambaran arah kebijakan menjadi lebih kompleks setelah Kevin Warsh memilih tidak menyampaikan proyeksi suku bunga pribadinya dalam pertemuan tersebut.

Reaksi pasar terhadap hasil rapat The Fed cenderung negatif pada perdagangan Rabu. Indeks Dow Jones yang sempat mencetak rekor intraday baru akhirnya ditutup turun 507,12 poin atau 0,98%, sementara S&P 500 melemah 1,21% dan Nasdaq Composite terkoreksi 1,34%.

Di pasar obligasi, imbal hasil surat utang pemerintah AS melonjak setelah pengumuman kebijakan moneter. Yield Treasury tenor dua tahun bahkan sempat menyentuh level 4,22%, mencerminkan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi ke depan.

Chief Macro Strategist Carson Group, Sonu Varghese, menilai The Fed memang mempertahankan suku bunga, tetapi berhasil mengubah sentimen pasar melalui proyeksi yang lebih hawkish. Menurutnya, inflasi yang masih tinggi membuat sikap tersebut dapat dipahami, meskipun para pembuat kebijakan masih belum sepenuhnya sepakat mengenai arah kenaikan suku bunga berikutnya.

Ia juga menilai kebijakan moneter saat ini masih tergolong longgar untuk ekonomi yang inflasinya masih menjadi masalah, meski pasar tenaga kerja mulai menunjukkan stabilisasi. Di sisi lain, Chief Market Strategist Jefferies, David Zervos, mengatakan pasar umumnya tidak menyukai perubahan rezim atau pergantian kepemimpinan dalam kebijakan ekonomi.

Pada perdagangan Kamis, investor juga akan mencermati sejumlah data ekonomi AS. Selain laporan laba perusahaan Accenture dan Kroger sebelum pembukaan pasar, pelaku pasar akan menunggu rilis indikator ekonomi utama Mei, indeks manufaktur Philadelphia Fed Juni, serta data klaim pengangguran mingguan yang berakhir pada 13 Juni.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

October 10, 2026
Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

October 10, 2026
Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

October 10, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .