• Latest
Bursa Asia Menguat Usai Trump Umumkan Kenaikan Tarif India

Bursa Asia Menguat Usai Trump Umumkan Kenaikan Tarif India

August 5, 2025
Kebut Restrukturisasi PTPN I, Danantara: Semua Entitas Harus Sehat

Kebut Restrukturisasi PTPN I, Danantara: Semua Entitas Harus Sehat

October 27, 2026
Akhiri Perdagangan, IHSG Ditutup Turun 1,99% ke Level 5.266

Akhiri Perdagangan, IHSG Ditutup Turun 1,99% ke Level 5.266

October 27, 2026
Lunasi Pinjaman, KAI Mau Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,1 Triliun

Lunasi Pinjaman, KAI Mau Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,1 Triliun

October 27, 2026
IHSG Ambles 3% Sore Ini, Analis Ungkap Penyebabnya

IHSG Ambles 3% Sore Ini, Analis Ungkap Penyebabnya

October 27, 2026
Soal Dana Asing Masih Lari dari Bursa RI, Ini Kata BEI

Soal Dana Asing Masih Lari dari Bursa RI, Ini Kata BEI

October 27, 2026
Soal Dana Asing Terus Lari dari Bursa RI, Ini Kata BEI

Soal Dana Asing Terus Lari dari Bursa RI, Ini Kata BEI

October 27, 2026
Kita Harus Punya Posisi yang Jelas!

Kita Harus Punya Posisi yang Jelas!

October 27, 2026
Rupiah Akhiri Perdagangan di Zona Merah, Dolar AS Parkir di Rp18.145

Rupiah Akhiri Perdagangan di Zona Merah, Dolar AS Parkir di Rp18.145

October 27, 2026
Breaking! IHSG Turun 3%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 3%, Ini Penyebabnya

October 27, 2026
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 27, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 27, 2026
BI Perkirakan Nilai Transaksi Mata Uang Lokal Capai USD 55 M di 2026

BI Perkirakan Nilai Transaksi Mata Uang Lokal Capai USD 55 M di 2026

October 27, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 27, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bursa Asia Menguat Usai Trump Umumkan Kenaikan Tarif India

1 year ago
in Lifestyle
Bursa Asia Menguat Usai Trump Umumkan Kenaikan Tarif India
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham Asia-Pasifik bergerak menguat pada awal pekan ini, setelah mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana untuk secara signifikan menaikkan tarif atas ekspor India ke AS.

Trump menyampaikan alasan kebijakan tersebut melalui Truth Social. Ia menyebut India membeli minyak Rusia dalam jumlah besar dan menjualnya kembali di pasar global untuk meraup keuntungan.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,54%, sementara Topix turut menguat 0,45%. Di Korea Selatan, Kospi melonjak 1,77% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 1,83%.

Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 tercatat naik sebesar 0,84%. Sentimen investor turut terdorong oleh laporan ketenagakerjaan AS yang lemah untuk bulan Juli, yang dinilai mempersempit risiko antara aset pasar maju dan negara berkembang.

Derrick Irwin, Senior Portfolio Manager di Allspring Global Investments, mengatakan bahwa perlambatan ekonomi AS tidak hanya terjadi dibandingkan negara berkembang, tetapi juga terlihat secara struktural. Ia menambahkan, “Kita kemungkinan akan melihat pemangkasan suku bunga oleh The Fed, yang tidak mendukung kekuatan dolar AS.”

Irwin menilai dampak ekonomi dari kebijakan tarif terhadap pasar negara berkembang sebenarnya lebih terbatas dari yang dibayangkan, karena sebagian besar impor AS masih dikecualikan dari aturan tarif baru. Menurutnya, ada banyak faktor lain yang membuat pasar negara berkembang menarik bagi investor.

Sebagai contoh, ia melihat Tiongkok sedang perlahan mendorong konsumsi domestik, meskipun prosesnya lambat. Irwin menilai langkah ini bisa membuka peluang besar, terutama dalam sektor kecerdasan buatan.

Di sisi lain, India juga dinilai tetap menjanjikan meski pasar sahamnya sempat melemah. Irwin mengatakan bahwa koreksi pasar tersebut justru membuka peluang untuk mengakumulasi aset-aset unggulan dengan prospek jangka panjang yang kuat.

Secara tahunan, indeks Nifty 50 di India tercatat naik 4,58%, sementara BSE Sensex menguat 3,69%. Irwin juga menyebut bahwa pelemahan dolar AS dan meredanya inflasi global memberikan ruang besar bagi negara berkembang untuk memangkas suku bunga tanpa menekan nilai tukar secara signifikan.

Langkah pelonggaran moneter ini, lanjutnya, dapat menjadi stimulus positif bagi pasar saham negara-negara berkembang. “Ini adalah peluang luar biasa yang bisa dimanfaatkan oleh pasar-pasar tersebut,” ujarnya.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Bursa Asia Dibuka Volatil, Pasar Lagi Prediksi Isi Kepala Trump




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kebut Restrukturisasi PTPN I, Danantara: Semua Entitas Harus Sehat

Kebut Restrukturisasi PTPN I, Danantara: Semua Entitas Harus Sehat

October 27, 2026
Akhiri Perdagangan, IHSG Ditutup Turun 1,99% ke Level 5.266

Akhiri Perdagangan, IHSG Ditutup Turun 1,99% ke Level 5.266

October 27, 2026
Lunasi Pinjaman, KAI Mau Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,1 Triliun

Lunasi Pinjaman, KAI Mau Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,1 Triliun

October 27, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .