Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar minyak dunia kembali bergejolak. Pada perdagangan Kamis pagi pukul 10.10 WIB, harga minyak melanjutkan reli tajam setelah ketegangan di Selat Hormuz semakin dalam. Melansir Refinitiv, minyak...
Jakarta, CNBC Indonesia- Indeks harga saham gabungan anjlok hingga merosot ke level 7.400-an pada perdagangan sesi I, Kamis (23/04/2026) dengan Rupiah sentuh level terburuk ke RP 17.300 per Dolar AS...
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun semakin dalam. Sekitar satu jam setelah pembukaan perdagangan, IHSG turun lebih dari 1%. IHSG kembali menyentuh level 7.400-an dengan koreksi -87,85 poin atau -1,16% per pukul...
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada hari ini mengalami tekanan cukup dalam, hingga menembus level atas Rp 17.300/US$. Data Refinitiv, per pukul 09.32 WIB...
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih dukungan dari Pemegang Obligasi dan Sukuk dalam rangkaian Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dan Rapat Umum Pemegang Sukuk (RUPSU)....
Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin dalam pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Melansir data Refinitiv, per pukul 09.32 WIB mata uang Garuda tercatat...
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka-bukaan soal kemungkinan risiko downgrade indeks saham Indonesia dari Emerging Market ke Frontier Market oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Direktur Penilaian...
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat hari ini, Kamis (23/4/2026). Indeks naik 22,80 poin atau 0,30% ke level 7.564,41 dan mencatatkan kinerja positif pertama dalam sepekan, setalah tiga...
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas PT Citatah Tbk. (CTTH), PT Formosa Ingredient Factory Tbk. (BOBA) dan PT Caturkarda...
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,24% ke level 7.541,61 pada perdagangan Rabu (23/04). Pergerakan indeks masih ditopang oleh penguatan sejumlah saham seperti ASII, MORA, dan BMRI....