• Latest
Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300

Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300

April 23, 2026
Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

November 7, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

November 6, 2026
BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

November 6, 2026
Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

November 6, 2026
OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

November 6, 2026
RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

November 6, 2026
Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US

Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US$85

November 6, 2026
Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

November 6, 2026
MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

November 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, November 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300

7 months ago
in Market
Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada hari ini mengalami tekanan cukup dalam, hingga menembus level atas Rp 17.300/US$.

Data Refinitiv, per pukul 09.32 WIB menunjukkan, mata uang Garuda melemah 0,79% ke level Rp17.305/US$. Level ini sekaligus menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang masa yang baru secara intraday.

Tak hanya itu, pelemahan tersebut juga menandai rupiah telah menembus level psikologis baru di Rp17.300/US$. Padahal, saat pembukaan perdagangan pagi ini kurs rupiah sudah melemah 0,23% ke level Rp17.210/US$.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan, ambrolnya kurs rupiah hari ini masih dipicu oleh sentimen negatif pelaku pasar keuangan terhadap dinamika konflik di Timur Tengah, serta harga komoditas minyak yang masih terus bergejolak.

Permasalahan ini kata dia ditambah dengan tingginya permintaan dolar di dalam negeri, akibat masuknya periode musiman pembayaran dividen. Karena itu, ia memperkirakan, kurs rupiah akan bergerak di rentang Rp 17.200-17.350/US$ sepanjang hari ini.

“Selain isu harga minyak dan kondisi di Timur Tengah, ada seasonal demand juga untuk pembayaran dividen,” kata David kepada CNBC Indonesia, Kamis (23/4/2026).

Sementara itu, Kepala Ekonom dan Riset Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai, pergerakan ini juga mencerminkan langkah BI yang melakukan upaya stabilisasi kurs secara terukur.

Menurutnya, BI kini mulai melakukan intervensi di pasar valuta asing atau valas secara lebih hati-hati untuk menjaga cadangan devisa (cadev) Indonesia tidak tergerus semakin dalam.

Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah melaporkan cadangan devisa (cadev) Indonesia tersisa US$ 148,2 miliar pada Maret 2026, merosot sekitar US$ 3,7 miliar dibanding catatan bulan sebelumnya US$ 151,9 miliar.

Penurunan cadev itu disebabkan penggunaan untuk kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

“Saya rasa BI masih berusaha untuk melakukan stabilisasi secara terukur, enggak hanya melalui intervensi valas di pasar, kayaknya lebih berhati-hati supaya cadangan devisa juga tidak tergerus signifikan,” paparnya.

(arj/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

November 7, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .