• Latest
Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US,41

Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US$89,41

June 12, 2026
Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Konglomerat Sawit RI, Ini Pemiliknya

Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Konglomerat Sawit RI, Ini Pemiliknya

October 11, 2026
Video: Ada Sentimen The Fed

Video: Ada Sentimen The Fed

October 11, 2026
Detik-Detik Pendemo Ditangkap-Diseret Paksa Polisi Jelang Demo Besar

Detik-Detik Pendemo Ditangkap-Diseret Paksa Polisi Jelang Demo Besar

October 10, 2026
Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

Mau Punya Alfamart-Warung Madura Sendiri? Ini Hitungan Modal-Syaratnya

October 10, 2026
Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

Tagihan Orang Kaya Rp132 M Dihapus Usai Pemerintah Ubah Aturan Pajak

October 10, 2026
Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Cara & Syarat Urus Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal Dunia

October 10, 2026
Banyak Kredit Macet? Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK

Banyak Kredit Macet? Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK

October 10, 2026
Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Masuk Penjara Lagi

Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Masuk Penjara Lagi

October 10, 2026
Duit Warga Dimaling Rp9,1 T, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

Duit Warga Dimaling Rp9,1 T, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

October 10, 2026
Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

October 10, 2026
Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

October 10, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

October 10, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, October 11, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US$89,41

4 months ago
in People & Culture
Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US,41
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat (12/6/2026), memperpanjang koreksi tajam yang sudah berlangsung sejak awal pekan. Meredanya risiko konflik langsung antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuat premi risiko geopolitik yang sempat membengkak mulai menguap dari pasar.

Menurut data Refinitiv hingga pukul 09.50 WIB, harga minyak Brent berada di US$89,41 per barel, turun 1,07% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$90,38 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 1% ke US$86,83 per barel dari US$87,71 per barel.

Pelemahan hari ini memperpanjang tren penurunan yang cukup dalam sepanjang pekan. Brent telah merosot dari US$97,81 per barel pada 3 Juni menjadi US$89,41 per barel saat ini, atau turun sekitar 8,6%. Dalam periode yang sama, WTI jatuh dari US$96,02 menjadi US$86,83 per barel, terkoreksi hampir 9,6%.



Tekanan terbesar datang setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran. Sebelumnya pasar sempat mengantisipasi kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas setelah serangkaian aksi saling serang antara kedua negara. Ancaman tersebut sempat mendorong harga minyak mendekati US$100 per barel karena kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Reuters melaporkan Trump pada Kamis waktu setempat memutuskan untuk membatalkan rencana serangan dan menyatakan pembicaraan dengan Iran mengalami kemajuan. Langkah tersebut langsung mengubah sentimen pasar. Pelaku pasar yang sebelumnya memburu aset energi untuk mengantisipasi risiko pasokan mulai melakukan aksi ambil untung sehingga harga minyak bergerak turun tajam.

Padahal, risiko di kawasan Timur Tengah sebenarnya belum sepenuhnya hilang. Iran pada Rabu lalu mengumumkan penutupan Selat Hormuz dan memperingatkan kapal yang melintas akan menghadapi ancaman serangan. Jalur laut tersebut memiliki peran vital bagi perdagangan energi global karena sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia melewati kawasan itu setiap hari.

Namun pasar tampaknya mulai memandang ancaman tersebut dengan lebih hati-hati. Militer AS menyatakan lalu lintas kapal komersial masih terus berlangsung di Selat Hormuz. Artinya, gangguan fisik terhadap pengiriman minyak global sejauh ini belum terjadi meskipun ketegangan politik masih tinggi.

Koreksi harga juga menjadi semakin tajam karena posisi minyak sebelumnya sudah berada pada level yang sangat tinggi. Brent sempat menyentuh US$97,81 per barel pada awal Juni, level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Ketika risiko perang langsung mulai mereda, sebagian besar premi geopolitik yang terakumulasi selama beberapa pekan terakhir ikut terpangkas.

Meski demikian, analis IG Tony Sycamore menilai pasar belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang risiko kenaikan harga. Menurutnya, selama harga minyak masih bertahan di area support rendah US$80 per barel, potensi penguatan kembali masih terbuka. Pasalnya, ketidakpastian di Timur Tengah belum benar-benar berakhir dan status Selat Hormuz tetap menjadi faktor yang akan terus dipantau pelaku pasar dalam beberapa waktu ke depan.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Konglomerat Sawit RI, Ini Pemiliknya

Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Konglomerat Sawit RI, Ini Pemiliknya

October 11, 2026
Video: Ada Sentimen The Fed

Video: Ada Sentimen The Fed

October 11, 2026
Detik-Detik Pendemo Ditangkap-Diseret Paksa Polisi Jelang Demo Besar

Detik-Detik Pendemo Ditangkap-Diseret Paksa Polisi Jelang Demo Besar

October 10, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .