• Latest
Di Balik Lonjakan Kredit Investasi, Korporasi Ternyata Ngerem Ekspansi

Di Balik Lonjakan Kredit Investasi, Korporasi Ternyata Ngerem Ekspansi

May 8, 2026
Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

November 8, 2026
Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

November 8, 2026
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

November 8, 2026
Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

November 8, 2026
Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

November 8, 2026
Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

November 8, 2026
Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

November 7, 2026
4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

November 7, 2026
Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

November 7, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

November 7, 2026
OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

November 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, November 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Di Balik Lonjakan Kredit Investasi, Korporasi Ternyata Ngerem Ekspansi

6 months ago
in Lifestyle
Di Balik Lonjakan Kredit Investasi, Korporasi Ternyata Ngerem Ekspansi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tinggi pertumbuhan tinggi dana pihak ketiga (DPK) dan kredit perbankan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, di tengah gejolak ekonomi global dan pasar keuangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pada Maret 2026, total kredit tumbuh sebesar 9,49% yoy menjadi sebesar Rp8.659,05 triliun. Menilik lebih lanjut, Kredit Investasi (KI) tumbuh tinggi 20,85% secara tahunan atau year on year (yoy) pada Maret 2026, jauh melampaui pertumbuhan jenis kredit lainnya.

Lonjakan kredit investasi ini menjadi sinyal bahwa dunia usaha masih agresif melakukan ekspansi bisnis dan pembangunan proyek baru.

Sementara itu, DPK tumbuh 13,55% yoy menjadi sebesar Rp10.230,81 triliun. Namun, bila dirinci, pertumbuhan didominasi oleh giro, yakni sebesar 21,37%.

Pertumbuhan giro yang merupakan dana murah (current account) bersifat likuid, kerap kali dikaitkan dengan sikap berhati-hati para pengusaha. Menempatkan dana di giro mengindikasikan para pengusaha lebih mengutamakan keamanan ketimbang ekspansi dengan mengambil risiko investasi atau kredit baru.

Para bankir mengungkapkan bahwa kenyataannya, para korporat tengah memasang sikap berhati-hati dan selektif.

Presiden Direktur CIMB Niaga (BNGA), Lani Darmawan mengatakan bahwa permintaan kredit sebenarnya masih lesu, termasuk kredit korporasi. Bahkan, ia menyebut kredit korporasi di bank swasta terbesar kedua itu hanya mencapai 4,5% secara tahunan atau year on year (yoy) sepanjang kuartal I-2026.

“Saat ini kenyataannya di market, loan demand masih lemah. Termasuk korporasi sehingga dana korporasi masih tersedia di market dan terlihat dari pertumbuhan current account yang masih bagus sementara pertumbuhan loan relatif lebih rendah,” ujar Lani saat dihubungi CNBC Indonesia, Kamis (7/5/2026).

“Jadi memang animo untuk investasi lewat kredit masih relatif rendah,” lanjutnya.

Di sisi lain, Lani mengatakan CIMB Niaga tetap konsisten untuk prudent dalam menyalurkan kredit serta tetap menjaga kualitas aset kredit. Saat ini, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) bank itu berada di level 1,89%, di bawah rata-rata industri.

Bank milik perusahaan finansial asal Korea Selatan, OK Bank (DNAR) mengalami kondisi yang relatif sama dengan industri, yakni terdapat penurunan pertumbuhan kredit investasi dan kenaikan pada DPK korporasi.

Direktur Kepatuhan OK Bank, Efdinal Alamsyah menilai kondisi ini mungkin saja terjadi karena korporasi cenderung menjaga likuiditas dan bersikap lebih selektif dalam ekspansi. Meski demikian, kenaikan KI dianggap sebagai bentuk keyakinan atas ekspansi jangka menengah hingga panjang yang prospektif.

“Namun, pertumbuhan kredit investasi yang relatif baik menunjukkan masih adanya keyakinan terhadap prospek jangka menengah-panjang, terutama untuk proyek atau sektor yang memiliki visibility dan cash flow yang kuat,” kata Efdinal saat dihubungi CNBC Indonesia, Kamis (7/5/2026).

Bank milik raksasa keuangan Korea Selatan lainya, KB Bank (BBKP) memaparkan bahwa portofolio pembiayaan masih didominasi oleh segmen wholesale dengan karakter pembiayaan jangka pendek hingga menengah. Lantas pertumbuhan kredit cenderung mengikuti kebutuhan operasional dan aktivitas bisnis nasabah.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie menyebut pertumbuhan Kredit Modal Kerja (KMK) yang cenderung moderat menunjukkan adanya penyesuaian ritme ekspansi pembiayaan di tengah kondisi pasar yang masih dinamis.

“Korporasi saat ini cenderung lebih selektif dalam menjalankan aktivitas operasional dan mengelola kebutuhan pembiayaan jangka pendek guna menjaga kualitas arus kas dan keberlanjutan usaha,” jelas Kunardy saat dihubungi CNBC Indonesia, Kamis (7/5/2026).

Ia mengatakan kondisi berbeda dengan kredit investasi yang secara karakteristik memiliki tenor menengah hingga panjang. Dengan demikian, kata Kunardy, pertumbuhan kredit investasi tetap mencerminkan optimisme pelaku usaha terhadap peluang dan proyek strategis yang memiliki fundamental kuat, profil risiko terukur, serta prospek pertumbuhan jangka menengah dan panjang yang positif.

Di sisi pendanaan, KB Bank terus mengoptimalkan struktur dana murah (CASA), sejalan dengan tren peningkatan dana giro di industri perbankan. Kunardy mengakui bahwa kenaikan dana giro yang signifikan dapat mencerminkan sikap wait and see dari sektor korporasi dalam menjaga likuiditas, cash buffer, dan fleksibilitas operasional di tengah dinamika ekonomi global maupun domestik.

“Kondisi ini sejalan dengan kecenderungan pelaku usaha untuk menunda ekspansi jangka pendek sambil mencermati perkembangan suku bunga, pergerakan nilai tukar, serta prospek permintaan pasar,” tuturnya.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

November 8, 2026
Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

November 8, 2026
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .