• Latest
Di Tengah BI Rate 5,75%, Emiten IPO Pilih Bayar Utang

Di Tengah BI Rate 5,75%, Emiten IPO Pilih Bayar Utang

June 26, 2026
Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

October 6, 2026
Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

October 6, 2026
Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US0 Juta

Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US$250 Juta

October 6, 2026
97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

October 6, 2026
IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

October 6, 2026
Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

October 6, 2026
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

October 6, 2026
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

October 6, 2026
Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

October 6, 2026
7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

October 6, 2026
Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

October 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 6, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Di Tengah BI Rate 5,75%, Emiten IPO Pilih Bayar Utang

3 months ago
in Economy
Di Tengah BI Rate 5,75%, Emiten IPO Pilih Bayar Utang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Sejumlah emiten mulai melaksanakan pencatatan saham perdama (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang akhir semester I tahun ini. Mengutip keterbukaan informasi BEI, ada 6 calon emiten yang akan melantai di pasar modal pada bulan Juli 2026.

Adapun 6 calon emiten tersebut antara lain, PT Niramas Utama Tbk. (JELI), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), dan Emiten milik Raffi Ahmad, PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS).

Fenomena IPO kali ini cukup menarik. Di tengah tren kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI), sebagian besar calon emiten justru memprioritaskan penggunaan dana hasil IPO untuk melunasi utang perbankan.

PT Niramas Utama Tbk. (JELI) akan melepas sebanyak 350.000.000 saham atau 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor dengan nilai nominal Rp100 saham. Saham yang ditawarkan kepada masyarakat berasa di kisaran Rp900 hingga Rp1.120 per saham. Tanggal Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026.

Salah satu penggunaan dana hasil IPO, sekitar 10,63% akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok utang jangka pendek.

Sedangkan emiten milik Raffi Ahmad, PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) ini menawarkan sebanyak-banyaknya 2,52 miliar saham baru atau setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dalam aksi korporasi ini, RANS menetapkan rentang harga penawaran sebesar Rp135 hingga Rp170 per saham. Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026.

Salah satu penggunaan dana IPO, sekitar 6,98% akan digunakan untuk pelunasan dipercepat seluruh pokok utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Selanjutnya, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menawarkan sebanyak 615 juta saham baru atau setara 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran berada di kisaran Rp400-Rp500 per saham. Adapun pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 7 Juli 2026.

Salah satu dana IPO, sekitar Rp91,02 miliar akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman kepada PT Bank Permata Tbk.

Kemudian, PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) akan melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) sbanyaknya 487.983.500 saham biasa, yang terdiri dari 325.322.300 saham dari modal ditempatkan dan disetor dan 162.661.200 saham milik DR.Dr. Waldensius

Girsang, yang mewakili 5% dari modal ditempatkan dan disetor yang mana seluruhnya sejumlah sebanyak-banyaknya 15% dari modal ditempatkan dan disetor dengan nilai Rp 16 per saham.

Adapun harga yang ditawarkan kepada masyarakat berada di rentang Rp1.200 sampai dengan Rp1.400 per saham. Tanggal Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026

Nantinya, hasil dari dana IPO, sebesar Rp40.000.000.000 akan digunakan Perseroan untuk pembayaran lebih awal kepada PT Bank Central Asia Tbk atas sebagian pokok pinjaman Perseroan. Sebesar Rp100.000.000.000 akan digunakan Perseroan untuk pembayaran lebih awal kepada PT Bank HSBC Indonesia (HSBC) atas sebagian pokok pinjaman Perseroan.

Selain itu, ada PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) yang menawarkan sebanyak-banyaknya 522,86 juta saham baru yang mewakili maksimal 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menawarkan saham pada kisaran harga Rp446 hingga Rp515 per saham. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 8 Juli 2026.

Sebesar Rp50 miliar akan dialokasikan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman perseroan.

Terakhir, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang menawarkan sebanyak-banyaknya 522,9 juta saham baru atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. PRDL menetapkan kisaran harga penawaran Rp100-Rp120 per saham. Adapun pencatatan saham di BEI dijadwalkan pada 9 Juli 2026.

Penggunaan dana IPO emiten tersebut lebih berorientasi memperbaiki neraca dibanding ekspansi agresif. Dari total dana yang dihimpun, sekitar Rp35,67 miliar akan digunakan untuk melunasi pokok pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin Bank).

Artinya, lebih dari separuh dana hasil IPO berpotensi habis untuk pembayaran utang, bukan untuk membangun pabrik baru, menambah kapasitas produksi secara signifikan, atau melakukan ekspansi pasar dalam skala besar.

Dalam kondisi suku bunga tinggi, para calon emiten tersebut cenderung mengutamakan penguatan struktur permodalan dan menekan beban bunga dibanding mengejar ekspansi yang berisiko.

Apalagi, di tengah tren kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan masih akan menjaga biaya pinjaman pada level tinggi, perusahaan cenderung memilih memperbaiki neraca agar lebih tahan menghadapi tekanan bunga sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap kondisi keuangan pasca IPO.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa strategi penghimpunan dana di pasar modal mulai bergeser. Di tengah biaya pendanaan yang lebih mahal, perusahaan tidak hanya mengejar tambahan modal untuk ekspansi, tetapi juga memanfaatkan IPO sebagai momentum memperbaiki struktur modal dan menurunkan rasio utang. 

Sebagai informasi, Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 17-18 Juni 2026 memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%. Dalam waktu kurang dari satu bulan, bank sentral telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali dengan total kenaikan mencapai 100 basis poin.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

October 6, 2026
Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

October 6, 2026
Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US0 Juta

Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US$250 Juta

October 6, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .