• Latest
Harga Minyak Turun Lagi, Pekan Ini Ambles Hampir 7%

Harga Minyak Turun Lagi, Pekan Ini Ambles Hampir 7%

June 26, 2026
5 Karakteristik Warga Kelas Bawah yang Perlu Diketahui

5 Karakteristik Warga Kelas Bawah yang Perlu Diketahui

July 25, 2026
Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

July 25, 2026
Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

July 25, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

July 25, 2026
Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

July 24, 2026
Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

July 24, 2026
Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

July 24, 2026
RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

July 24, 2026
Ada yang Bilang Saya Bohong

Ada yang Bilang Saya Bohong

July 24, 2026
IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

July 24, 2026
Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

July 24, 2026
Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor?

Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor?

July 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, July 25, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Harga Minyak Turun Lagi, Pekan Ini Ambles Hampir 7%

4 weeks ago
in People & Culture
Harga Minyak Turun Lagi, Pekan Ini Ambles Hampir 7%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat (26/6/2026) setelah pasar semakin yakin gangguan pasokan dari Timur Tengah tidak akan separah yang sempat dikhawatirkan. Arus kapal tanker yang kembali melintasi Selat Hormuz membuat premi risiko geopolitik terus terkikis, meski insiden keamanan di sekitar Oman masih membayangi.

Mengacu data Refinitiv hingga pukul 09.25 WIB, harga minyak Brent berada di US$74,48 per barel, turun 1,04% dibanding penutupan sebelumnya di US$75,26 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,93% ke US$71,25 per barel dari sehari sebelumnya US$71,92 per barel.

Dalam sepekan terakhir, pelemahan berlangsung cukup tajam. Sejak penutupan 19 Juni, Brent telah merosot sekitar 7,6%, sedangkan WTI turun sekitar 7%. Koreksi tersebut menghapus hampir seluruh lonjakan harga yang sempat dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.



Pelaku pasar kini lebih banyak memperhatikan perkembangan lalu lintas pengiriman minyak dibanding eskalasi konflik itu sendiri. Data perdagangan memperlihatkan volume pengiriman minyak melalui Selat Hormuz minggu ini meningkat ke level tertinggi sejak pecahnya konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran pada Februari lalu. Kesepakatan gencatan senjata membuka kembali jalur pelayaran yang sebelumnya sempat terganggu sehingga kekhawatiran mengenai terhambatnya pasokan global mulai mereda.

Meski demikian, situasi belum sepenuhnya normal. Jumlah kapal yang melintas masih jauh di bawah rata-rata sekitar 125 kapal per hari sebelum konflik berlangsung. Artinya, pelayaran memang mulai pulih, tetapi aktivitas distribusi minyak global belum kembali ke kondisi sebelum krisis.

Di sisi lain, risiko geopolitik masih terus membayangi pasar. Pada Kamis, sebuah kapal kargo dilaporkan terkena proyektil tak dikenal di dekat perairan Oman. Insiden tersebut sempat mendorong harga minyak melonjak lebih dari 2% karena Organisasi Maritim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghentikan sementara skema evakuasi sukarela bagi kapal-kapal di kawasan itu.

Dua pejabat Amerika Serikat menyebut Iran melepaskan tembakan ke kapal yang sedang melintasi Selat Hormuz, sementara otoritas Iran menyatakan keamanan kapal yang berlayar di luar jalur resmi Hormuz tidak dapat dijamin.

Kondisi tersebut membuat pasar berada dalam tarik-menarik dua sentimen besar. Di satu sisi, jalur ekspor minyak semakin terbuka sehingga kekhawatiran pasokan berkurang. Di sisi lain, setiap insiden keamanan baru di sekitar Hormuz masih berpotensi menghidupkan kembali premi risiko geopolitik apabila menghambat lalu lintas tanker atau memaksa produsen meninjau kembali rencana peningkatan produksinya.

Sentimen lain datang dari Venezuela. Gempa bumi yang terjadi pada Kamis memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan produksi minyak negara tersebut. Penilaian awal memperlihatkan fasilitas minyak, gas, kilang, jaringan pipa, hingga terminal ekspor tidak mengalami kerusakan berarti karena sebagian besar berada jauh dari pusat gempa.

Namun, gangguan pasokan listrik memunculkan ketidakpastian apakah produksi sekitar 1,2 juta barel per hari dapat dipertahankan dalam beberapa waktu ke depan.

Fokus pasar kini bergeser dari ancaman penutupan Selat Hormuz menuju seberapa cepat aktivitas pengiriman minyak dapat kembali normal. Selama arus tanker terus membaik dan tidak muncul gangguan besar baru terhadap pasokan global, tekanan terhadap harga minyak berpeluang masih berlanjut, meski volatilitas tetap tinggi karena kawasan Timur Tengah masih menyimpan risiko keamanan yang sulit diprediksi.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
5 Karakteristik Warga Kelas Bawah yang Perlu Diketahui

5 Karakteristik Warga Kelas Bawah yang Perlu Diketahui

July 25, 2026
Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

July 25, 2026
Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

July 25, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .