• Latest
Hery Gunardi Bongkar Jurus Baru BRI, Ada Dua Agenda Utama

Hery Gunardi Bongkar Jurus Baru BRI, Ada Dua Agenda Utama

August 31, 2026
Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

September 9, 2026
Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

September 9, 2026
Rosan Bocorkan Skema Rekening Gratis Warga RI, Aceh Lewat BSI

Rosan Bocorkan Skema Rekening Gratis Warga RI, Aceh Lewat BSI

September 9, 2026
Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

September 9, 2026
BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T pada Semester I-2026

BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T pada Semester I-2026

September 9, 2026
Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet

Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet

September 9, 2026
Laba Bank Jatim (BJTM) Naik 53% Jadi Rp1,2 T di Semester I-2026

Laba Bank Jatim (BJTM) Naik 53% Jadi Rp1,2 T di Semester I-2026

September 9, 2026
BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T padaSemester I-2026

BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T padaSemester I-2026

September 9, 2026
Harga Nikel Tak Lagi Ditentukan Negara Lain

Harga Nikel Tak Lagi Ditentukan Negara Lain

September 9, 2026
Bos Danantara Buka Suara Gedung Telkom Disewa BGN: Optimalisasi Aset

Bos Danantara Buka Suara Gedung Telkom Disewa BGN: Optimalisasi Aset

September 9, 2026
Saingi ICDX dan CFX, Bursa Mineral Baru Segera Lahir

Saingi ICDX dan CFX, Bursa Mineral Baru Segera Lahir

September 9, 2026
Warga 17 Tahun RI Dapat Rekening Plus Saldo Rp50 Ribu, Dana dari APBN

Warga 17 Tahun RI Dapat Rekening Plus Saldo Rp50 Ribu, Dana dari APBN

September 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Hery Gunardi Bongkar Jurus Baru BRI, Ada Dua Agenda Utama

1 week ago
in Market
Hery Gunardi Bongkar Jurus Baru BRI, Ada Dua Agenda Utama
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tengah fokus mengejar pertumbuhan bisnis yang sehat, berkualitas dan berkelanjutan. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi menegaskan perseroan tidak lagi semata-mata mengejar ekspansi bisnis yang tinggi.

Hery menjelaskan hal itu dijalankan melalui transformasi yang disebut BRIvolution Reignite. Transformasi ini mencakup dua agenda utama yang dijalankan secara bersamaan, yakni memperkuat pendanaan dan memperbaiki bisnis inti, sembari membangun sumber pertumbuhan baru.

“Fokus BRI bukan semata-mata mengejar pertumbuhan yang tinggi, tetapi memastikan bahwa pertumbuhan tersebut semakin sehat, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Hery dalam paparan kinerja BRI Semester I-2026 secara virtual, Senin (31/8/2026).

Dari sisi pendanaan, BRI membidik penguatan dana murah atau current account savings account (CASA) melalui pendekatan berbasis ekosistem.

Sepanjang paruh pertama tahun ini, BRI telah menekan biaya dana atau cost of fund (CoF). Penurunan biaya dana tersebut sejalan dengan semakin kuatnya porsi CASA dalam struktur pendanaan perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan BRI per 30 Juni 2026, CoF BRI tercatat sebesar 2,4%, turun dibandingkan 3,4% pada semester I-2025. Dengan demikian, biaya dana perseroan menyusut sekitar 100 basis poin (bps) secara tahunan.

Pada periode yang sama, rasio CASA BRI tercatat sebesar 67,6%, naik dari sekitar 65,5% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara nominal, CASA juga tumbuh 10,1% secara tahunan (yoy).

Selain itu, kata Hery, Perseroan juga terus memaksimalkan kapabilitas kanal digital, mulai dari akuisisi merchant, penguatan transaksi digital, hingga pengembangan AgenBRILink.

BRI juga memperkokoh bisnis melalui penguatan klaster, integrasi rantai nilai atau value chain, serta penerapan konsep One BRI Solution.

Sementara itu, pada bisnis inti, perseroan melakukan pembenahan terhadap segmen mikro yang selama ini menjadi kekuatan utama BRI. Langkah tersebut dilakukan melalui perbaikan proses bisnis dan penerapan manajemen risiko yang lebih granular.

Hery menegaskan, pertumbuhan bisnis mikro ke depan harus berjalan beriringan dengan perbaikan kualitas aset.

Di sisi lain, BRI juga membangun mesin pertumbuhan baru dengan menangkap potensi dari ekosistem dan value chain bisnis. Perseroan membidik pengembangan bisnis akuisisi payroll, peningkatan kualitas produk konsumer, hingga perluasan layanan bullion bank melalui sinergi BRI Group.

“Keseluruhan agenda ini memiliki satu arah yang sama, yaitu membangun mesin pertumbuhan BRI yang lebih terdiversifikasi dan berkualitas,” kata Hery.

Strategi tersebut mulai tercermin dalam kinerja terbaru BRI. Hery mengatakan berbagai agenda transformasi yang dijalankan bukan sekadar rencana jangka panjang, tetapi telah dieksekusi dan mulai memberikan dampak positif terhadap kinerja perseroan.

Hingga semester I-2026, sejumlah indikator utama BRI menunjukkan perbaikan. Bisnis tumbuh semakin kuat, fungsi intermediasi meningkat, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) menurun, sementara pertumbuhan bisnis mampu dikonversikan menjadi peningkatan profitabilitas.

Dari sisi skala bisnis, total aset BRI mencapai Rp2.352 triliun pada semester I-2026 atau tumbuh 11,7% secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh akselerasi penyaluran kredit yang tumbuh 16,2% secara tahunan menjadi Rp1.646 triliun.

Seiring dengan pertumbuhan kredit, BRI juga mampu menjaga kualitas aset. NPL BRI pada semester I-2026 turun menjadi 2,9%, dari 3,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perbaikan kualitas kredit tersebut juga tercermin pada CoC. Hery menyebut CoC BRI turun menjadi 3,1%, dari 3,4% pada semester I-2025.

“Dari sisi NPL membaik 3% jadi 2,9%, tercermin CoC menurun cukup signifikan, 3,4% jadi 3,1%,” ujar Hery.

Penurunan CoC menunjukkan biaya yang harus ditanggung BRI untuk mengantisipasi risiko kredit semakin terkendali. Perbaikan ini menjadi penting karena terjadi di tengah pertumbuhan penyaluran kredit yang kembali menguat.

Selain NPL, indikator kualitas aset yang lebih luas juga menunjukkan perbaikan. Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti mengatakan LAR BRI turun signifikan dalam enam bulan pertama 2026 menjadi 9,1%.

Adapun BBRI mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp31,2 triliun sepanjang semester I-2026. Perolehan laba itu naik 17,5% secara tahunan (yoy) dari sebesar Rp26,53 triliun pada tahun semester I-2025.

Merinci laporan keuangan yang dipublikasikan di media massa, kinerja top line BRI turut mendorong perolehan tersebut. Pendapatan bunga tercatat sebesar Rp107,92 triliun, naik 5,41% yoy.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

September 9, 2026
Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

September 9, 2026
Rosan Bocorkan Skema Rekening Gratis Warga RI, Aceh Lewat BSI

Rosan Bocorkan Skema Rekening Gratis Warga RI, Aceh Lewat BSI

September 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .