• Latest
IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI

IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI

June 24, 2026
Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

October 6, 2026
Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

October 6, 2026
Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US0 Juta

Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US$250 Juta

October 6, 2026
97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

October 6, 2026
IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

October 6, 2026
Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

October 6, 2026
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

October 6, 2026
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

October 6, 2026
Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

October 6, 2026
7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

October 6, 2026
Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

October 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 6, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI

3 months ago
in Lifestyle
IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok dalam pada perdagangan Rabu (24/6/2026) menyusul pengumuman MSCI yang tetap mempertahankan pasar modal Indonesia tetap di kategori pasar negara berkembang atau emerging market.

Pada akhir perdagangan sesi kedua, IHSG anjlok 3,56% atau turun 217 poin ke level 5.883,88. Pada perdagangan hari ini IHSG bergerak di rentang tertinggi di level 6.171 dan terendah di level 5.876.

Nilai transaksi hari ini mencapai Rp 15,15 triliun dengan volume 26,94 miliar saham yang berpindah tangan dalam 2,03 juta kali transaksi. Sebanyak 98 saham menguat, 611 saham melemah, dan 104 saham bergerak stagnan.

Adapun emiten yang paling ramai ditransaksikan hari ini adalah TPIA, BBCA, DSSA, BBRI dan BMRI.

Mengutip data Refinitiv, seluruh sektor perdagangan melemah dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh barang baku, energi dan kesehatan.

Saham-saham blue chip kapitalisasi besar hingga tang terafiliasi dengan kelompok bisnis konglomerat kompak melemah signifikan hari ini.

Adapun secara spesifik saham yang menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari ini adalah MORA, BBRI, BBCA, BRMS, BMRI, AMMN, SMMA, BRPT, ENRG dan BUMI.

Memasuki perdagangan Rabu (24/6/2026), pelaku pasar keuangan Tanah Air akan mencermati sejumlah sentimen penting dari dalam dan luar negeri. Sentimen utama datang dari pengumuman MSCI 2026 Market Classification Review. Indonesia masih dipertahankan dalam status Emerging Market, tetapi MSCI memberi sejumlah catatan terkait transparansi kepemilikan saham, free float, hingga dugaan perdagangan terkoordinasi di pasar saham domestik.

Dari dalam negeri, pasar juga akan mencermati data uang beredar periode Mei 2026 yang menunjukkan likuiditas perekonomian tumbuh lebih kencang. Pada saat yang sama, sejumlah kebijakan dan isu domestik lain ikut menjadi perhatian, mulai dari penerapan komisi baru ojek online sebesar 8% mulai 1 Juli 2026 hingga perkembangan Patriot Bond dan Merah Putih Bond.

Lembaga penyedia layanan indeks global MSCI telah mengumumkan hasil evaluasi MSCI 2026 Market Classification Review pada Rabu dini hari (24/6/2026). Dalam laporan tahunan tersebut, pasar ekuitas Indonesia dipastikan tetap dipertahankan di dalam kategori Emerging Markets.

Dalam review terkini, MSCI menyampaikan bahwa investor institusional internasional seringkali menyampaikan kekhawatiran kepada MSCI ketika mereka mengalami ketidaktransparanan yang terus-menerus dalam struktur kepemilikan saham dan mencurigai adanya perilaku perdagangan terkoordinasi.

Kedua kekhawatiran tersebut secara material membatasi kemampuan investor untuk menilai free float yang sebenarnya dan untuk mengandalkan harga pasar yang diamati untuk konstruksi portofolio dan replikasi indeks, dan keduanya berhubungan langsung dengan pilar Aliran Informasi dan Infrastruktur Pasar dari kerangka kerja Aksesibilitas Pasar MSCI.

Kendati demikian, MSCI mengakui reformasi transparansi baru-baru ini yang diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (IDX), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Reformasi tersebut termasuk peningkatan pengungkapan pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%, klasifikasi investor yang lebih rinci, pengenalan kerangka kerja Konsentrasi Kepemilikan Saham Tinggi (HSC), dan peta jalan untuk meningkatkan persyaratan free float minimum menjadi 15%.

“Meskipun pengumuman ini merupakan langkah ke arah yang benar, yang penting bagi investor institusional internasional adalah implementasi yang konsisten dan efek berkelanjutan dari langkah-langkah ini di seluruh pasar,” tulis MSCI dalam laporan terbaru.

MSCI menyebut akan terus menilai cakupan, konsistensi, dan efektivitas berkelanjutan mereka dalam konteks penentuan free float dan penilaian kemampuan investasi yang lebih luas.

“Jika kemajuan yang memadai tidak terlihat pada saat Tinjauan Indeks MSCI November 2026, MSCI akan mempertimbangkan berbagai opsi untuk perlakuan yang tepat bagi pasar Indonesia, yang berpotensi mencakup konsultasi tentang pengklasifikasian ulang Indonesia dari Pasar Berkembang menjadi Pasar Perbatasan,” tulis MSCI.

Sebagai informasi, target evaluasi MSCI selanjutnya akan berlangsung pada November 2026 mendatang.

Sementara itu bursa Asia-Pasifik dibuka bergerak beragam pada perdagangan Rabu (24/6/2026), di tengah upaya investor menilai apakah rebound saham teknologi mampu menstabilkan sentimen pasar setelah aksi jual besar-besaran di Wall Street yang menyeret pasar regional sehari sebelumnya.

Melansir CNBC, pelaku pasar masih mencermati tekanan yang terjadi pada sektor teknologi global, terutama setelah saham-saham terkait semikonduktor mengalami koreksi tajam. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa reli berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai menghadapi tantangan fundamental selain faktor teknikal.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,2% pada awal perdagangan. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melonjak lebih dari 2% setelah sehari sebelumnya anjlok sekitar 10%.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 bergerak mendatar atau cenderung stagnan. Adapun kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 23.498, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 23.336,28.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

Low Tuck Kwong Ubah Perjanjian dengan Haji Isam, Saham Dilepas Nambah!

October 6, 2026
Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

Saham SpaceX Melonjak Hampir 8% Elon Musk Jadi Triliuner Lagi!

October 6, 2026
Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US0 Juta

Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US$250 Juta

October 6, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .