• Latest
IHSG Anjlok 2% Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

IHSG Anjlok 2% Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

October 12, 2026
Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

October 12, 2026
Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 12, 2026
IHSG Jatuh 2% Siang Ini, Analis Ungkap Sentimennya

IHSG Jatuh 2% Siang Ini, Analis Ungkap Sentimennya

October 12, 2026
Video: Investasi Pilihan MI Saat Yield Obligasi Naik

Video: Investasi Pilihan MI Saat Yield Obligasi Naik

October 12, 2026
Video: Trump Pertimbangkan Dukungan ke Arab Saudi, IHSG -Rupiah Ambruk

Video: Trump Pertimbangkan Dukungan ke Arab Saudi, IHSG -Rupiah Ambruk

October 12, 2026
Bank Sentral China Borong Emas Terus, Kapan Harga Balik ke US$ 5.500?

Bank Sentral China Borong Emas Terus, Kapan Harga Balik ke US$ 5.500?

October 12, 2026
ASII Mau Kuasai Hampir 85% Saham AUTO Lewat Skema Tender Sukarela

ASII Mau Kuasai Hampir 85% Saham AUTO Lewat Skema Tender Sukarela

October 12, 2026
Video: Bos MI Bedah Potensi

Video: Bos MI Bedah Potensi

October 12, 2026
Pertemuan IMF & Bank Dunia, Gimana Nasib IHGS & Rupiah?

Pertemuan IMF & Bank Dunia, Gimana Nasib IHGS & Rupiah?

October 12, 2026
Medco (MEDC) Caplok 10% Aset Gas Eni di Kalimantan Timur

Medco (MEDC) Caplok 10% Aset Gas Eni di Kalimantan Timur

October 12, 2026
IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

October 12, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 12, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

IHSG Anjlok 2% Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

2 hours ago
in Economy
IHSG Anjlok 2% Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini
Share on FacebookShare on Twitter



Daftar Isi



Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan sesi I, Senin (12/10/2026) setelah mengawali hari di zona hijau. Pada pukul 12.00 WIB, IHSG berada di 5.975,78, turun 61,44 poin atau 1,93% dari penutupan sebelumnya. Adapun level terendah hari ini tercatat di 5.971,41 atau longsor 2%.

Padahal, indeks dibuka pada pukul 09.00 WIB di level 6.109,32, naik dari penutupan sebelumnya di 6.093,76. Penguatan hanya bertahan sebentar. Di awal sesi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi hari ini di 6.128,72, lalu mulai turun dan bergerak di zona merah. Tekanan jual terus berlanjut hingga menjelang pukul 10.00 WIB.

Pelemahan IHSG hari ini dibebani oleh sektor infrastruktur yang anjlok 6,70%, disusul sektor energi yang anjlok 3,65%, dan barang baku melemah 2,82%.

Saham-saham penekan IHSG antara lain PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT. Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), dan PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).

Sementara saham-saham penekan koreksi IHSG antara lain, PT. Astra International Tbk. (ASII), PT. Multipolar Technology Tbk. (MLPT) dan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).

Pasar keuangan global dan Indonesia pekan ini akan dibayangi sejumlah agenda penting dan rilis data-data ekonomi China hingga AS.

Pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) di Bangkok, Thailand menjadi salah satu sorotan. Sejumlah pejabat penting akan hadir dan menyampaikan pidato termasuk Chairman The Fed Kevin Warsh.

Rabu pekan ini akan sangat krusial karena ada data inflasi AS & China serta neraca dagang China.

Dari dalam negeri, sentimen relatif sepi. Namun, hawa politik dikhawatirkan memanas menjelang peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Berikut beberapa sentimen hari ini dan sepanjang satu pekan ke depan:

1. Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Serang Houthi, Perang Iran Meluas

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan membantu Arab Saudi menyerang kelompok Houthi di Yaman setelah serangan mematikan di Bandara Riyadh. Langkah ini berpotensi menyeret AS ke front baru dalam perang Iran.

“Kami mungkin akan melakukannya. Kami akan mempertimbangkannya,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Sabtu (10/10/2026), dikutip dari Reuters.

2. Pertemuan IMF dan Bank Dunia (12-18 Oktober)

Para pejabat keuangan dunia akan berkumpul di Bangkok, Thailand, dalam pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia. Agenda ini berlangsung di tengah gejolak geopolitik, lonjakan biaya energi, kenaikan suku bunga, dan utang publik yang terus membengkak.

Mengusung tema Thailand’s New Horizons: Empowering People, Building Resilience, pertemuan ini akan membahas prospek ekonomi global, stabilitas keuangan, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, serta peran investasi swasta dalam pembangunan.

3. Inflasi China (Rabu, 14 Oktober)

China akan merilis data inflasi konsumen (CPI) dan produsen (PPI) September 2026.

Pada Agustus, inflasi konsumen China mencapai 0,8% secara tahunan, naik dari 0,5% pada Juli. Sementara itu, inflasi produsen meningkat menjadi 3,8% dari 3,5%.

Data terbaru akan menjadi petunjuk mengenai kekuatan permintaan domestik dan tekanan biaya di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut. Bagi Indonesia, perkembangan ini penting karena China merupakan mitra dagang utama sekaligus pasar penting bagi ekspor komoditas nasional.

4. Neraca Perdagangan China (Rabu, 14 Oktober)

China juga akan mengumumkan data perdagangan September 2026. Pada Agustus, surplus perdagangan negara tersebut mencapai US$119,09 miliar.

Ekspor melonjak 25% secara tahunan menjadi US$401,44 miliar, sedangkan impor tumbuh 28,2% menjadi US$282,36 miliar.

Investor akan mencermati apakah lonjakan perdagangan berlanjut. Pertumbuhan impor China berpotensi menjadi angin segar bagi ekspor Indonesia, terutama jika permintaan terhadap komoditas kembali menguat.

5. Inflasi AS (Rabu, 14 Oktober)

Data inflasi AS September menjadi salah satu agenda paling dinanti pasar. Angka ini dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed.

Pada Agustus, inflasi tahunan AS bertahan di 3,4%, sedangkan inflasi bulanan naik 0,4%, terutama didorong harga bensin.

Jika tekanan harga kembali meningkat, ruang pelonggaran moneter The Fed bisa semakin terbatas. Dampaknya dapat merembet ke pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi, rupiah, dan pasar saham negara berkembang.

6. Pidato Pejabat The Fed (14-16 Oktober)

Pernyataan pejabat The Fed juga akan menjadi perhatian pasar. Wakil Ketua The Fed untuk Pengawasan Michelle W. Bowman dijadwalkan menghadiri agenda di Bangkok pada 14 Oktober.

Sehari kemudian, Ketua The Fed Kevin Warsh dijadwalkan berdiskusi dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

October 12, 2026
Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 12, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .