• Latest
IHSG Dibuka Naik 1%, Haji Isam Jadi ‘Bensin’ Pagi Ini

IHSG Dibuka Naik 1%, Haji Isam Jadi ‘Bensin’ Pagi Ini

August 18, 2026
Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

September 14, 2026
Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

September 14, 2026
Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

September 14, 2026
Pengurus SMF Dirombak, Purbaya Angkat Budi Susanto Jadi Dirut

Pengurus SMF Dirombak, Purbaya Angkat Budi Susanto Jadi Dirut

September 14, 2026
Emiten RI Ini Mau Rights Issue Jumbo, Cari Duit Rp27,10 Triliun

Emiten RI Ini Mau Rights Issue Jumbo, Cari Duit Rp27,10 Triliun

September 14, 2026
Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya

September 14, 2026
Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Besok

Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Besok

September 14, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560

September 14, 2026
IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532

IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532

September 14, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: BRMS, ANTM, hingga IRSX

Rekomendasi Saham Hari Ini: BRMS, ANTM, hingga IRSX

September 14, 2026
Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

September 14, 2026
Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

September 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

IHSG Dibuka Naik 1%, Haji Isam Jadi ‘Bensin’ Pagi Ini

4 weeks ago
in Economy
IHSG Dibuka Naik 1%, Haji Isam Jadi ‘Bensin’ Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat lebih dari 1% pada perdagangan Selasa (18/8/2026), dengan lonjakan saham energi menjadi motor utama penguatan indeks.

Berdasarkan data perdagangan pagi ini, IHSG menguat sekitar 1% ke level 6.466. Penguatan terutama ditopang sektor energi yang melesat 7,33%, jauh mengungguli sektor lainnya.

Salah satu penggerak utama datang dari saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang melonjak hingga 20%. Saham produsen batu bara tersebut berada di level Rp17.250 pada perdagangan pagi ini.

Lonjakan BYAN terjadi di tengah beredarnya rumor bahwa pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam melalui Jhonlin Group tengah membidik saham pengendali Bayan Resources. Pasar memperbincangkan kemungkinan akuisisi sekitar 62% saham BYAN.

Kenaikan BYAN memberikan dampak besar terhadap pergerakan IHSG. Berdasarkan data perdagangan pagi, BYAN menjadi saham dengan kontribusi terbesar terhadap indeks, yakni sekitar 51,45 poin.

Selain BYAN, sejumlah saham juga turut menopang IHSG dengan bobot terbatas. Bank Mandiri (BMRI) menyumbang sekitar 3,68 poin, Bumi Resources Minerals (BRMS) 3,36 poin, Bank Central Asia (BBCA) 2,49 poin, dan Bumi Resources (BUMI) sekitar 2,07 poin.

Penguatan juga terlihat pada saham-saham energi lainnya seperti Petrosea (PTRO), VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), Pradiksi Gunatama (PGUN), Energi Mega Persada (ENRG), serta Japfa Comfeed Indonesia (JPFA).

Sementara itu, sejumlah saham yang menahan laju IHSG juga berkontribusi terbatas. Maha Properti Indonesia (MPRO) yang mengalami koreksi membebani -2,09 poin. Lalu Mora Telematika Indonesia (MORA) -2,07 poin dan Kalbe Farma (KLBF) -1,16 poin. 

Dengan demikian, lonjakan BYAN dan saham-saham energi menjadi katalis paling dominan di balik penguatan IHSG pagi ini, sementara investor juga kembali mencermati sejumlah agenda penting domestik, terutama Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung pada 18-19 Agustus 2026.

BI diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di 5,75% setelah sebelumnya menaikkan BI Rate secara agresif sebesar 75 basis poin pada April-Juni 2026.

Selain keputusan suku bunga, investor juga menanti rilis Statistik Utang Luar Negeri (SULNI) Juni 2026 pada hari ini. Pada Mei, posisi utang luar negeri Indonesia telah mencapai US$444,40 miliar, menjadi level tertinggi dalam rangkaian data sejak 2007.

Sentimen domestik lainnya datang dari RAPBN 2027. Pemerintah menargetkan pendapatan negara Rp3.426 triliun dan belanja negara Rp4.097,2 triliun, dengan defisit anggaran dijaga sebesar 2,40% terhadap PDB. Investor akan mencermati bagaimana postur fiskal tersebut diterjemahkan ke dalam prospek pertumbuhan ekonomi dan pasar keuangan.

Sementara itu, pasar masih dibayangi dampak gempa NTT. Hingga 17 Agustus 2026, BNPB melaporkan korban meninggal dunia mencapai 68 orang. Pemerintah menyatakan penanganan bencana masih dapat dilakukan dengan sumber daya dalam negeri dan belum membuka opsi bantuan asing.

Dari eksternal, sentimen cenderung beragam. Ekonomi Jepang tumbuh 0,3% secara kuartalan pada kuartal II-2026, di bawah ekspektasi 0,5%, sementara produksi industri China Juli hanya tumbuh 4,5% secara tahunan dan penjualan ritel tumbuh 0,6%, keduanya melambat dari bulan sebelumnya dan di bawah ekspektasi pasar.

Investor global juga akan menanti risalah rapat The Fed atau FOMC Minutes pada Kamis dini hari waktu Indonesia. Risalah tersebut penting karena pada rapat Juli terdapat tiga anggota FOMC yang berbeda pendapat dan menginginkan kenaikan suku bunga 25 basis poin, membuka spekulasi mengenai arah kebijakan The Fed pada September.

Di pasar komoditas, ketegangan Iran-Amerika Serikat juga masih menjadi risiko yang perlu dicermati. Ancaman eskalasi di Selat Hormuz berpotensi memengaruhi harga minyak, nilai tukar, inflasi, serta sentimen terhadap aset berisiko global.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

September 14, 2026
Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

September 14, 2026
Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

September 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .