• Latest
IHSG Gagal Happy Weekend, Terkoreksi 0,47% ke Level 6.636

IHSG Gagal Happy Weekend, Terkoreksi 0,47% ke Level 6.636

September 4, 2026
LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

September 4, 2026
BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

September 4, 2026
BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

September 4, 2026
Jelang Konsolidasi Asuransi BUMN, Klaim Rasio Asuransi Kredit Naik 99%

Jelang Konsolidasi Asuransi BUMN, Klaim Rasio Asuransi Kredit Naik 99%

September 4, 2026
Orang Kaya RI Makin Banyak, Ini Prospek Asuransi Berbasis USD

Orang Kaya RI Makin Banyak, Ini Prospek Asuransi Berbasis USD

September 4, 2026
Daftar Lengkap 13 Bank yang Tutup Hingga September 2026

Daftar Lengkap 13 Bank yang Tutup Hingga September 2026

September 4, 2026
Luhut Ungkap Cerita di Balik Masuknya BYD ke Indonesia

Luhut Ungkap Cerita di Balik Masuknya BYD ke Indonesia

September 4, 2026
Nixon Tetap Dirut, Lima Kursi Direksi Berubah

Nixon Tetap Dirut, Lima Kursi Direksi Berubah

September 4, 2026
Adhi Karya Pangkas Seluruh Anak Usaha

Adhi Karya Pangkas Seluruh Anak Usaha

September 4, 2026
Batas Harga Saham Rp 50 Dihapus, Ini Efeknya ke Investor-Emiten

Batas Harga Saham Rp 50 Dihapus, Ini Efeknya ke Investor-Emiten

September 4, 2026
Serangan AS Bikin Harga Minyak Naik, Apa Efeknya ke Rupiah?

Serangan AS Bikin Harga Minyak Naik, Apa Efeknya ke Rupiah?

September 4, 2026
Transaksi & Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja BMRI Tetap Solid

Transaksi & Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja BMRI Tetap Solid

September 4, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, September 5, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

IHSG Gagal Happy Weekend, Terkoreksi 0,47% ke Level 6.636

14 hours ago
in Economy
IHSG Gagal Happy Weekend, Terkoreksi 0,47% ke Level 6.636
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi dan gagal melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (4/9/2026). IHSG turun 31,42 poin atau 0,47% ke level 6.636,48.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka di level 6.695,69, dengan level tertinggi 6.704,13 dan terendah 6.633,93. Sebanyak 256 saham menguat, 363 saham melemah, dan 172 saham stagnan.

Volume perdagangan mencapai 35,80 miliar saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp 15,04 triliun.

Mayoritas sektor perdagangan melemah dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh sektor konsumer, kesehatan, industri dan teknologi. Adapun kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor energi.

Secara spesifik emiten yang menjadi beban utama pergerakan IHSG hari ini termasuk BBCA, ASII, BMRI, VKTR dan BBRI.

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (4/9/2026), ditopang sejumlah sentimen positif dari dalam negeri serta perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat.

Dari domestik, relaksasi likuiditas Bank Indonesia (BI) menjadi katalis utama. BI telah meningkatkan insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) menjadi 6% mulai September, dengan total insentif yang telah diterima perbankan mencapai Rp446,5 triliun. Kebijakan ini diharapkan mendorong penyaluran kredit, khususnya ke sektor riil dan UMKM.

Sentimen positif lainnya datang dari insentif pajak atas bunga SBN valas, sementara pemerintah memastikan pembiayaan program Koperasi Desa Merah Putih tidak akan menjadi kredit bermasalah bagi perbankan.

Dari eksternal, perhatian pasar tertuju pada data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) malam ini, terutama nonfarm payrolls (NFP), tingkat pengangguran, dan pertumbuhan upah. Data tersebut akan menjadi salah satu penentu arah kebijakan The Fed.

Adapun sentimen positif datang dari pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller yang cenderung mendukung mempertahankan suku bunga pada level saat ini pada September jika data inflasi berikutnya tidak memberikan kejutan. Namun, pasar tetap perlu mencermati data tenaga kerja karena hasil yang terlalu kuat berpotensi mempertahankan tekanan inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama.

Sementara itu, data ekonomi AS menunjukkan klaim pengangguran masih rendah, tetapi sektor jasa menguat dengan ISM Services PMI mencapai 55,4 pada Agustus. Di sisi lain, tekanan harga meningkat sehingga memberikan sinyal campuran bagi The Fed.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

September 4, 2026
BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

September 4, 2026
BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

September 4, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .