• Latest
IHSG Lompat 1,43%, Saham Konglo Kompak Bangkit dari Kubur

IHSG Lompat 1,43%, Saham Konglo Kompak Bangkit dari Kubur

May 29, 2026
BCA Mau Buyback 19-21 Oktober, Karyawan Dilarang Jual-Beli Saham

BCA Mau Buyback 19-21 Oktober, Karyawan Dilarang Jual-Beli Saham

October 18, 2026
BEI Terapkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi 7% Mulai Hari Ini

BEI Terapkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi 7% Mulai Hari Ini

October 18, 2026
Kisah Raja Rokok Indonesia, Ganti Nama Produk usai Mimpi

Kisah Raja Rokok Indonesia, Ganti Nama Produk usai Mimpi

October 18, 2026
Harga Emas Naik, Ini 7 Aplikasi Beli Emas Digital

Harga Emas Naik, Ini 7 Aplikasi Beli Emas Digital

October 18, 2026
Warga RI Punya 6 Kg Emas Dikubur di Tanah, Hilang Digondol Maling

Warga RI Punya 6 Kg Emas Dikubur di Tanah, Hilang Digondol Maling

October 18, 2026
Transaksi Emas Digital RI Meroket 641%, Tembus Nyaris Rp300 Triliun

Transaksi Emas Digital RI Meroket 641%, Tembus Nyaris Rp300 Triliun

October 18, 2026
Bumitama dan First Resources Bantah Laporan Greenpeace Soal Karhutla

Bumitama dan First Resources Bantah Laporan Greenpeace Soal Karhutla

October 18, 2026
Hari Ini Haram Tapi Besok Bisa Halal

Hari Ini Haram Tapi Besok Bisa Halal

October 18, 2026
AS Tekan China untuk Beri Akses Pasar ke Mastercard & Citigroup

AS Tekan China untuk Beri Akses Pasar ke Mastercard & Citigroup

October 18, 2026
Dorong Eksplorasi Migas RI, Investor Hadapi Tantangan Ini

Dorong Eksplorasi Migas RI, Investor Hadapi Tantangan Ini

October 18, 2026
Golden Agri hingga Wilmar Angkat Bicara soal Kebakaran Lahan di RI

Golden Agri hingga Wilmar Angkat Bicara soal Kebakaran Lahan di RI

October 18, 2026
Kencana Agri Disorot soal Karhutla di Kalimantan, Ini Responsnya

Kencana Agri Disorot soal Karhutla di Kalimantan, Ini Responsnya

October 18, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, October 18, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

IHSG Lompat 1,43%, Saham Konglo Kompak Bangkit dari Kubur

5 months ago
in Economy
IHSG Lompat 1,43%, Saham Konglo Kompak Bangkit dari Kubur
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan Jumat (29/5/2026), setelah terkoreksi dalam pada sesi perdagangan terakhir sebelum libur Idul Adha.

Pada awal perdagangan, IHSG bergerak di zona merah namun lompat jelang akhir perdagangan sesi pertama. IHSG melesat 87,69 poin atau 1,43% ke level 6.217,88.

Nilai transaksi hingga jeda makan siang tercatat jumbo yakni sebesar Rp 16,06 miliar dengan volume 22 miliar saham dan frekuensi 1,33 juta kali transaksi.

Sebanyak 319 saham tercatat menguat, 333 melemah, dan 161 bergerak stagnan.

Saham Grup Barito tercatat ramai ditransaksikan hari ini, yakni Rp 4,5 triliun di saham TPIA, Rp 3,7 triliun di saham BREN, Rp 2,5 triliun di saham BRPT, Rp 2 triliun di saham CUAN, RP 1,56 triliun di saham PTRO dan Rp 450 miliar di saham CDIA. 

Mengutip data Refinitiv, mayoritas sektor perdagangan menguat hari ini dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh infrastruktur, barang baku dan teknologi. Sementara itu koreksi tipis dicatatkan konsumer primer, properti, finansial dan kesehatan.

Emiten konglomerat yang sempat abbak belur usai pengumuman MSCI dan FTSE, tiba-tiba kompak melesat pada perdagangan hari ini dan jadi motor kinerja IHSG.

Saham BREN yang melesat menyentuh batas auto rejection atas (ARA) atau naik 25% ke Rp 3.300 menjadi penggerak utama kinerja IHSG dengan sumbangsih 24,35 indeks poin. Lalu diikuti oleh saham Prajogo lain yakni BPRT yang nyaris ARA dengan sumbangan 20,25 poin.

Lalu ada saham konglomerat lain yang ikut menjadi penopang kinerja IHSG yakni AMMN, DCII dan MORA.

Sementara itu, Bursa saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Jumat (29/5/2026) di tengah sikap investor yang mencermati perkembangan terbaru konflik Iran dan Amerika Serikat.

Melansir CNBC, pelaku pasar juga mempertimbangkan sinyal bahwa Washington dan Teheran semakin dekat mencapai kesepakatan sementara untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung selama tiga bulan.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,88%, sementara Topix menguat 0,53% pada perdagangan pagi. Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak 2,68% sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 0,25%.

Pasar saham Australia juga bergerak di zona hijau dengan indeks S&P/ASX 200 menguat 0,72%. Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong terakhir tercatat di level 24.995, sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.006,16.

Di sisi geopolitik, angkatan bersenjata Iran dilaporkan menembakkan rudal ke sejumlah target yang tidak disebutkan pada Kamis malam waktu setempat. Laporan tersebut disampaikan media pemerintah Iran, Fars, di tengah meningkatnya aktivitas militer di wilayah selatan Iran.

Perkembangan terbaru itu muncul hanya beberapa jam setelah Pentagon menyebut Teheran menembakkan rudal balistik ke arah Kuwait serta mengerahkan drone serang di sekitar Selat Hormuz. Ketegangan kawasan Timur Tengah sebelumnya sempat meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global.

Meski demikian, sentimen pasar sedikit membaik setelah seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi laporan Axios bahwa Amerika Serikat dan Iran “sebagian besar telah menyepakati” syarat-syarat perjanjian untuk menghentikan sementara konflik. Harapan adanya deeskalasi konflik membuat investor kembali masuk ke aset berisiko.

Di Wall Street, kontrak berjangka saham Amerika Serikat bergerak cenderung datar setelah tiga indeks utama ditutup pada rekor tertinggi baru pada Kamis. Penguatan bursa AS terutama ditopang reli saham teknologi yang kembali didorong optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Futures S&P 500 dan Nasdaq 100 bergerak mendatar, sementara futures Dow Jones Industrial Average naik 7 poin atau kurang dari 0,1%. Pada perdagangan reguler sebelumnya, indeks S&P 500 naik 0,58% ke 7.563,63 dan Nasdaq Composite menguat 0,91% ke 26.917,47, dengan keduanya juga sempat mencetak rekor intraday tertinggi sepanjang masa.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,05% ke level 50.668,97. Reli saham teknologi terjadi setelah perusahaan komputasi awan Snowflake memberikan proyeksi kinerja kuartal kedua fiskal yang kuat dan memicu kembali optimisme pasar terhadap sektor AI.

Saham Snowflake melonjak 36,5% dan mencatat kenaikan harian terbaik sepanjang sejarah perusahaan. Kinerja tersebut terjadi setelah perusahaan membukukan hasil di atas ekspektasi pasar sekaligus mengumumkan rencana belanja senilai US$6 miliar untuk layanan Amazon Web Services selama lima tahun ke depan.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BCA Mau Buyback 19-21 Oktober, Karyawan Dilarang Jual-Beli Saham

BCA Mau Buyback 19-21 Oktober, Karyawan Dilarang Jual-Beli Saham

October 18, 2026
BEI Terapkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi 7% Mulai Hari Ini

BEI Terapkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi 7% Mulai Hari Ini

October 18, 2026
Kisah Raja Rokok Indonesia, Ganti Nama Produk usai Mimpi

Kisah Raja Rokok Indonesia, Ganti Nama Produk usai Mimpi

October 18, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .