• Latest
IHSG Masih Tertekan, Dibuka Melemah 0,24% Tinggalkan Level 6.400

IHSG Masih Tertekan, Dibuka Melemah 0,24% Tinggalkan Level 6.400

August 27, 2026
Bos Sekuritas Soal Potensi RI Turun ke Standalone Market

Bos Sekuritas Soal Potensi RI Turun ke Standalone Market

October 31, 2026
Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

October 31, 2026
MSCI Hantam Pasar SBN RI

MSCI Hantam Pasar SBN RI

October 31, 2026
Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

October 30, 2026
Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

October 30, 2026
Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

October 30, 2026
Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

October 30, 2026
Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

October 30, 2026
Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

October 30, 2026
Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

October 30, 2026
Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

October 30, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 31, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Masih Tertekan, Dibuka Melemah 0,24% Tinggalkan Level 6.400

2 months ago
in Market
IHSG Masih Tertekan, Dibuka Melemah 0,24% Tinggalkan Level 6.400
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada pembukaan perdagangan Kamis (27/8/2026). Meski demikian, selang empat menit setelah pasar buka IHSG tercatat bergerak di zona hijau.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.390,35, melemah 15,33 poin atau 0,24% dari posisi penutupan sebelumnya di 6.405,68.

IHSG dibuka di level 6.390 dan dalam empat menit awal perdagangan sempat menyentuh level tertinggi 6.418 serta terendah 6.376.

Pelemahan IHSG disertai dengan 126 saham menguat, 206 saham melemah, sementara 304 saham lainnya stagnan.

Nilai transaksi pada awal perdagangan mencapai Rp 155,43 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 309,47 juta saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 34.464 kali.

Memasuki perdagangan hari ini, pasar keuangan domestik masih akan diwarnai oleh sejumlah sentimen, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pertama, pasar akan menanti pengumuman hasil uji kelayakan calon Gubernur BI dan jajaran Dewan Gubernur BI. Pasar juga akan mencermati uji kelayakan dua calon Deputi Gubernur BI yang berlangsung hari ini.

Sementara dari global, hasil rilis inflasi terbaru di Negeri Paman Sam yang ternyata masih cukup tinggi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi memberikan sinyal yang cukup membuat tanda tanya mengenai arah kebijakan suku bunga bank The Fed.

Sementara itu, sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari ini, Kamis (27/8/2026).

Aksi ini tidak hanya didukung gerakan mahasiswa tetapi juga melibatkan kelompok masyarakat dengan kepentingan dan tuntutan yang berbeda. Di antara tuntutan demonstran adalah penolakan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah hingga tuntutan ekonomi dan demokrasi.

Menyusul aksi demi, sejumlah kantor menerapkan work from home (WFH) untuk mengantisipasi gangguan mobilitas dan potensi kemacetan. Karyawan yang pekerjaannya tidak memungkinkan dilakukan dari rumah bahkan diliburkan.

Kebijakan WFH antara lain diterapkan sejumlah perusahaan di kawasan Sudirman dan Semanggi. Beberapa agenda meeting offline juga ditunda atau dialihkan ke hari lain.

Dari kawasan regional, Bursa saham Asia-Pasifik dibuka bervariasi pada perdagangan Kamis (27/8/2026) di tengah perhatian investor terhadap rilis data laba industri China dan agenda Jackson Hole Economic Policy Symposium.

Melansir CNBC, kedua agenda tersebut menjadi sorotan karena dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah perekonomian China dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS).

Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 0,49%, sementara indeks Topix naik 0,15%. Penguatan tersebut terjadi ketika pelaku pasar masih mencermati perkembangan ekonomi global dan arah kebijakan moneter negara-negara utama.

Sementara itu, pasar saham Korea Selatan mencatatkan penguatan yang lebih signifikan dengan indeks Kospi melonjak 2,48%. Indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga naik 1,06%, mencerminkan sentimen positif yang cukup kuat di pasar Negeri Ginseng.

Berbeda dengan Jepang dan Korea Selatan, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 justru bergerak sedikit lebih rendah. Pergerakan yang bervariasi ini menunjukkan investor Asia masih mengambil sikap hati-hati menjelang sejumlah agenda ekonomi penting.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos Sekuritas Soal Potensi RI Turun ke Standalone Market

Bos Sekuritas Soal Potensi RI Turun ke Standalone Market

October 31, 2026
Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

October 31, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .