• Latest
IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37%

IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37%

July 16, 2026
MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

September 21, 2026
Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

September 21, 2026
Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

September 21, 2026
Rutin Dapat Dividen Jumbo, Kok Low Tuck Kwong Lepas BYAN ke Haji Isam?

Rutin Dapat Dividen Jumbo, Kok Low Tuck Kwong Lepas BYAN ke Haji Isam?

September 21, 2026
Angkasa Pura Angkat Anak Karni Ilyas Jadi Komisaris

Angkasa Pura Angkat Anak Karni Ilyas Jadi Komisaris

September 21, 2026
Diam-Diam Ada Investor Asing yang Borong Saham CPIN di Harga Rp3.141

Diam-Diam Ada Investor Asing yang Borong Saham CPIN di Harga Rp3.141

September 21, 2026
SUCOFINDO Sorot Dua Isu Strategis RI, Ada Program Prabowo

SUCOFINDO Sorot Dua Isu Strategis RI, Ada Program Prabowo

September 21, 2026
Siap-Siap, Bakal Ada Aksi Korporasi Jumbo di Emiten Susu Ultra (ULTJ)

Siap-Siap, Bakal Ada Aksi Korporasi Jumbo di Emiten Susu Ultra (ULTJ)

September 21, 2026
Harga Naik Terus, Bursa Beri Cap UMA ke Saham NASI dan WAPO

Harga Naik Terus, Bursa Beri Cap UMA ke Saham NASI dan WAPO

September 21, 2026
Harga Terbang Tinggi, BEI Gembok Emiten Haji Isam & 5 Saham Ini

Harga Terbang Tinggi, BEI Gembok Emiten Haji Isam & 5 Saham Ini

September 21, 2026
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.780 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.780 Pagi Ini

September 21, 2026
IHSG Masih Tertekan, Awali Sesi Terkoreksi 0,38% ke Level 6.416

IHSG Masih Tertekan, Awali Sesi Terkoreksi 0,38% ke Level 6.416

September 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37%

2 months ago
in People & Culture
IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi 1 naik 22,49 poin atau 0,37% ke level 6.064,46 hari ini, Kamis (16/6/2026).

Sebanyak 339 naik, 267 turun, dan 359 tidak bergerak. Nilai transaksi siang ini mencapai Rp 7,51 triliun, melibatkan 15,55 miliar saham dalam 1,42 juta kali transaksi. 

Mengutip Refinitiv, mayoritas sektor berada di zona hijau. Hanya utilitas dan teknologi yang mengalami koreksi, yakni -0,42% dan -1,61%. 

Pada perdagangan hari ini penguatan terhadap indeks tersebar di banyak emiten. Tercatat Amman Mineral (AMMN) menjadi pendorong utama dengan bobot 8,01 poin. Kemudian diikuti oleh Bank Mandiri (BMRI) 5,72 poin. 

Sisanya, tersebar nyaris rata di antara delapan emiten lain yang masuk dalam top movers, seperti BBRI, ASII, hingga BBNI. 

Kendati sentimen positif tersebar cukup rata, ada satu emiten yang mengganjal laju IHSG, yakni DCI Indonesia (DCII). Emiten milik Toto Sugiri ini mengalami koreksi 7,44% ke level 183.900 dengan volume penjualan yang relatif tipis. 

DCII membebani IHSG sebesar 15,03 poin. Sementara, emiten lain yang berada di dalam top laggards, seperti VKTR hingga CMRY relatif tidak menghambat laju IHSG secara signifikan. 

Pada perdagangan hari ini, pelaku pasar global dan domestik tengah mencerna rilis serangkaian indikator makroekonomi esensial yang dipublikasikan pada hari Rabu kemarin.

Terdapat pergeseran sentimen yang signifikan setelah data menunjukkan perlambatan tak terduga pada laju pertumbuhan ekonomi China, yang berpadu dengan mendinginnya inflasi di tingkat produsen Amerika Serikat.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia juga merilis data utang luar negeri yang memberikan kepastian terkait stabilitas makroekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.

Memasuki perdagangan hari ini, fokus para investor akan langsung tertuju pada rilis data konsumsi dan pasar tenaga kerja Amerika Serikat, serta menanti data inflasi dari kawasan Eropa pada penutupan pekan besok.

Dalam perkembangan lain, Amerika Serikat (AS) menyerang sistem pertahanan pantai dan lokasi rudal Iran pada Rabu setelah kembali memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sebagai balasan, Iran mengancam akan menghentikan lebih banyak ekspor energi regional dan menyatakan tengah menghadapi “perang eksistensial” melawan AS.

Eskalasi terbaru terjadi hanya beberapa hari setelah gencatan senjata yang rapuh runtuh.

Permusuhan meningkat sejak Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada Sabtu malam. Operasi militer yang berlangsung membuat kapal-kapal tidak dapat melintasi jalur yang sebelumnya dilalui sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas dunia. Harga minyak Brent pun ditutup di level tertinggi dalam satu bulan, yakni US$84,95 per barel.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan telah menyerang sistem pertahanan pantai serta lokasi penyimpanan dan peluncuran rudal jelajah di Pulau Greater Tunb. Menurut militer AS, serangan itu bertujuan melemahkan kemampuan Iran menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Sementara itu, negosiator utama Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan negaranya sedang menghadapi “perang eksistensial” dengan Amerika dan menyatakan keamanan Iran bergantung pada pengaturan di Selat Hormuz.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menyerang pembangkit listrik, jembatan, hingga fasilitas energi Iran jika Teheran tidak kembali ke meja perundingan. Iran juga mengancam menutup jalur ekspor energi lain, termasuk memberi sinyal kemungkinan mengganggu pelayaran di Selat Bab el-Mandeb melalui kelompok Houthi di Yaman.

Iran menegaskan saat ini tidak memiliki rencana melanjutkan perundingan dan memilih fokus pada pertahanan, meski tetap membuka peluang diplomasi di masa mendatang. Konflik yang dimulai sejak akhir Februari itu telah menewaskan ribuan orang, mengganggu pasokan energi global, dan meningkatkan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi dunia.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

September 21, 2026
Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

September 21, 2026
Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

September 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .