• Latest
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 0,19%

IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 0,19%

July 23, 2026
Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1%

Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1%

July 23, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: ELSA, MDIA, hingga SOCI

Rekomendasi Saham Hari Ini: ELSA, MDIA, hingga SOCI

July 23, 2026
Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Pagi Ini

Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Pagi Ini

July 23, 2026
Breaking News! IHSG Melonjak 1%, Tembus Level 6.380

Breaking News! IHSG Melonjak 1%, Tembus Level 6.380

July 23, 2026
Investor Masih Wait & See, Apa Efeknya ke Minat IPO Saham RI?

Investor Masih Wait & See, Apa Efeknya ke Minat IPO Saham RI?

July 23, 2026
Alexander Ramlie Borong Saham AMMN Rp 18,16 Miliar

Alexander Ramlie Borong Saham AMMN Rp 18,16 Miliar

July 23, 2026
Rupiah Dibuka Melemah 0,20%, Dolar AS Naik ke Rp17.910

Rupiah Dibuka Melemah 0,20%, Dolar AS Naik ke Rp17.910

July 23, 2026
Rekomendi Saham Hari Ini: ELSA, MDIA, hingga SOCI

Rekomendi Saham Hari Ini: ELSA, MDIA, hingga SOCI

July 23, 2026
Bursa Asia Menguat di Tengah Sorotan ke Harga Minyak

Bursa Asia Menguat di Tengah Sorotan ke Harga Minyak

July 23, 2026
BI Rate Ditahan, Asing Ketahuan Borong Saham Ini

BI Rate Ditahan, Asing Ketahuan Borong Saham Ini

July 23, 2026
Panda Bond Bikin RI Gak Bergantung Lagi ke Dolar AS

Panda Bond Bikin RI Gak Bergantung Lagi ke Dolar AS

July 23, 2026
Direksi dan Komisaris HERO Kompak Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Direksi dan Komisaris HERO Kompak Mengundurkan Diri, Ada Apa?

July 23, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, July 23, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 0,19%

1 hour ago
in People & Culture
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 0,19%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (23/7/2026), setelah sehari sebelumnya mengakhiri reli sembilan hari berturut-turut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 09.00 WIB IHSG berada di level 6.346,62 atau naik 12,14 poin (+0,19%) dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.334,48.

Pada awal perdagangan, sebanyak 250 saham menguat, 80 saham melemah, dan 635 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp140,2 miliar dengan volume perdagangan 311,5 juta saham yang ditransaksikan sebanyak 32.820 kali.

Pergerakan IHSG pada perdagangan Kamis (23/7/2026) diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen domestik dan global. Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati keputusan Bank Indonesia (BI) yang kembali mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 5,25%, sesuai ekspektasi pasar.

Kebijakan tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas pasar keuangan, meski belum cukup mendorong arus dana asing kembali masuk secara signifikan.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menghentikan reli sembilan hari beruntun setelah ditutup melemah tipis 0,09% ke level 6.334,48. Sebanyak 367 saham terkoreksi, 281 menguat, dan 317 stagnan.

Nilai transaksi tetap ramai mencapai Rp18,52 triliun dengan volume 44,63 miliar saham dalam 2,7 juta kali transaksi, mengindikasikan aktivitas perdagangan masih tinggi di tengah aksi ambil untung.

Investor asing juga masih mencatatkan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp920,3 miliar di pasar reguler. Aksi jual terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

Di sisi lain, asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham seperti PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC), PT Timah (Persero) Tbk (TINS), PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang mengindikasikan adanya rotasi portofolio.

Dari eksternal, pasar masih mencermati penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Kondisi tersebut membuat aliran dana ke aset negara berkembang, termasuk Indonesia, masih cenderung selektif. Pelaku pasar juga akan menunggu rilis sejumlah data ekonomi global yang berpotensi menjadi katalis pergerakan pasar keuangan pada perdagangan hari ini.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1%

Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1%

July 23, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: ELSA, MDIA, hingga SOCI

Rekomendasi Saham Hari Ini: ELSA, MDIA, hingga SOCI

July 23, 2026
Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Pagi Ini

Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Pagi Ini

July 23, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .