• Latest
IHSG Pesta! Reli 8 Hari Beruntun, Level 6.300 di Depan Mata

IHSG Pesta! Reli 8 Hari Beruntun, Level 6.300 di Depan Mata

July 21, 2026
Mal Terbesar Roboh Gara-Gara Bos Ogah Perbaiki Gedung, 502 Orang Tewas

Mal Terbesar Roboh Gara-Gara Bos Ogah Perbaiki Gedung, 502 Orang Tewas

September 26, 2026
Heboh Kabar KRL Bekas Jepang JR 209 Mau Diboyong RI, KCI Buka Suara

Heboh Kabar KRL Bekas Jepang JR 209 Mau Diboyong RI, KCI Buka Suara

September 26, 2026
KCI Targetkan KRL Impor Bekas Jepang Mulai Masuk Akhir 2026

KCI Targetkan KRL Impor Bekas Jepang Mulai Masuk Akhir 2026

September 26, 2026
KAI Pesan 16 KRL Baru CLI-225, INKA Baru Kirim Segini

KAI Pesan 16 KRL Baru CLI-225, INKA Baru Kirim Segini

September 26, 2026
INKA Buka Suara Soal KAI Recall 7 KRL CLI-225 & Dipaksa Masuk Bengkel

INKA Buka Suara Soal KAI Recall 7 KRL CLI-225 & Dipaksa Masuk Bengkel

September 26, 2026
KAI Mau Impor 23 KRL Bekas Jepang, Begini Respons INKA

KAI Mau Impor 23 KRL Bekas Jepang, Begini Respons INKA

September 26, 2026
Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun

Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun

September 26, 2026
Mahasiswa Ini Tipu 5 Perusahaan Asuransi Rp23 M, Begini Nasibnya

Mahasiswa Ini Tipu 5 Perusahaan Asuransi Rp23 M, Begini Nasibnya

September 26, 2026
Video: Pakai AI, Asuransi Incar Nasabah Muda

Video: Pakai AI, Asuransi Incar Nasabah Muda

September 26, 2026
Bank Amar Pakai AI Sebagai Tools Bukan Pengganti SDM Bank

Bank Amar Pakai AI Sebagai Tools Bukan Pengganti SDM Bank

September 26, 2026
Gegara Nguping, Suami-Istri Ini Untung dari Saham Rp29 Miliar

Gegara Nguping, Suami-Istri Ini Untung dari Saham Rp29 Miliar

September 26, 2026
Danantara Mau Pegang Saham BEI, Ini Update Terbarunya

Danantara Mau Pegang Saham BEI, Ini Update Terbarunya

September 26, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, September 27, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Pesta! Reli 8 Hari Beruntun, Level 6.300 di Depan Mata

2 months ago
in Lifestyle
IHSG Pesta! Reli 8 Hari Beruntun, Level 6.300 di Depan Mata
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Indonesia tengah berpesta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah melesat lebih dari 9% sejak awal Juli 2026, menandai salah satu penguatan tercepat tahun ini.

Sepanjang 14 hari perdagangan pada Juli, IHSG hanya sekali ditutup di zona merah, yakni pada 8 Juli 2026. Sejak reli dimulai pada 9 Juli, IHSG telah melonjak sekitar 6,1% hanya dalam delapan hari bursa.

Kenaikan indeks juga didukung oleh membaiknya partisipasi pasar. Pada perdagangan terakhir, sebanyak 421 saham menguat, dibandingkan 220 saham melemah dan 324 saham stagnan, mencerminkan penguatan yang relatif merata dan tidak hanya ditopang oleh segelintir saham berkapitalisasi besar.

IHSG juga masih bergerak di atas rata-rata pergerakan jangka pendek (9-day weighted moving average/WMA), menunjukkan momentum bullish masih terjaga. Selama indeks mampu bertahan di atas area psikologis 6.200, peluang melanjutkan penguatan menuju 6.250-6.300 sangat terbuka.

Sentimen positif turut ditopang oleh kembalinya aliran dana asing dalam beberapa sesi terakhir serta menguatnya saham-saham perbankan berkapitalisasi besar yang menjadi motor utama kenaikan IHSG.

Hal tersebut membuat tekanan jual asing jauh berkurang bulan ini. Sebagai perbandingan dengan periode perdagangan yang sama, pada Juni asing mencatat net foreign sell senilai Rp 14,28 triliun, sedangkan bulan ini hanya Rp 2,01 triliun. 

Reli IHSG semakin mendapat tenaga setelah S&P Global Ratings mempertahankan sovereign rating Indonesia. Lembaga pemeringkat internasional mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek. Sementara itu, prospek (outlook) Indonesia tetap berada pada level stabil.

Keputusan tersebut sekaligus mematahkan rumor yang sebelumnya beredar di pasar bahwa S&P akan memangkas peringkat maupun outlook Indonesia.

Dalam laporan yang dirilis pada 13 Juli 2026, S&P menilai pelemahan sejumlah indikator ekonomi Indonesia, baik dari sisi fiskal maupun eksternal, masih bersifat sementara dan berpotensi membaik dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami menegaskan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek. Outlook peringkat jangka panjang tetap stabil,” tulis S&P dalam laporannya.

S&P menilai tekanan terhadap posisi fiskal dan eksternal Indonesia akibat tingginya harga energi, kenaikan suku bunga global, pelemahan rupiah, hingga meningkatnya ketidakpastian kebijakan hanya bersifat sementara.

Lembaga tersebut memperkirakan kondisi tersebut akan membaik seiring potensi pemulihan harga komoditas serta upaya pemerintah menjaga disiplin fiskal.

Sentimen positif dari keputusan S&P langsung direspons pasar dengan aksi beli pada saham-saham perbankan berkapitalisasi jumbo yang selama ini menjadi tulang punggung IHSG.

Sejak reli dimulai pada 9 Juli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi yang paling perkasa dengan kenaikan sekitar 8,4%, didorong keberhasilannya kembali menembus level psikologis 3.000.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul dengan penguatan sekitar 6,6% hingga berhasil merebut kembali level 6.100. Pun PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga menguat sekitar 5,5% dan sempat menyentuh area 4.500, sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik sekitar 4,7% hingga mendekati resistance 3.600.

Mengingat bobot keempat saham tersebut sangat dominan dalam pergerakan IHSG, reli sektor perbankan menjadi faktor utama yang mendorong indeks melonjak signifikan.

Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga menilai ada sentimen domestik yang ikut mendorong reli saham perbankan. Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai penguatan saham perbankan juga dipengaruhi respons positif investor terhadap pernyataan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti dalam CNBC Indonesia Investment Forum 2026.

“Gara-gara acara CNBC Invesment Forum kemarin itu! Finally investor asing mendengar senior deputy governor berbicara sendiri tentang menjamin bank-bank Indonesia tidak menanggung kerugian BI dalam skema stabilisasi rupiah,” ungkap Liza.

Dalam forum yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (15/7/2026), Destry mengungkapkan BI telah masuk ke pasar Non-Deliverable Forward (NDF) offshore sejak April 2026 sebagai bagian dari upaya stabilisasi rupiah.

“Sejak April, BI terobosan BI masuk di pasar NDF 24 jam 6 hari. Kami menggunakan kanwil di luar untuk masuk monitor NDF,” kata Destry.

Menurut Destry, BI masuk ke pasar NDF dengan bantuan kantor-kantor perwakilan di luar negeri, termasuk Singapura, Hong Kong dan New York.

Selain itu, BI juga memberi pengecualian atas larangan transaksi NDF (Non-Deliverable Forward) jual valas terhadap rupiah di pasar luar negeri (offshore) bagi dealer utama Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA) tertentu yang memenuhi syarat. Adapun, kebijakan ditempuh guna mendukung stabilitas nilai tukar rupiah serta pendalaman pasar keuangan domestik.

“Dalam rangka stabilisasi moneter bisa jual NDF tidak boleh beli cover di DNDF itu sifatnya voluntary, Kenapa primary dealers karena ada hubungan ke BI dan banyak juga terkait LCT dan sebagainya,” papar Destry.

Selain pelonggaran NDF offshore bagi dealer PUVA, BI juga memperluas instrumen operasi moneter valas dengan instrumen spot dan swap dalam valuta Offshore Chinese Renminbi (CNH) terhadap rupiah.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mal Terbesar Roboh Gara-Gara Bos Ogah Perbaiki Gedung, 502 Orang Tewas

Mal Terbesar Roboh Gara-Gara Bos Ogah Perbaiki Gedung, 502 Orang Tewas

September 26, 2026
Heboh Kabar KRL Bekas Jepang JR 209 Mau Diboyong RI, KCI Buka Suara

Heboh Kabar KRL Bekas Jepang JR 209 Mau Diboyong RI, KCI Buka Suara

September 26, 2026
KCI Targetkan KRL Impor Bekas Jepang Mulai Masuk Akhir 2026

KCI Targetkan KRL Impor Bekas Jepang Mulai Masuk Akhir 2026

September 26, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .