• Latest
Investor Cerna Implikasi Tarif Trump, IHSG Dibuka Galau

Investor Cerna Implikasi Tarif Trump, IHSG Dibuka Galau

July 7, 2025
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

October 23, 2026
Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

October 23, 2026
BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

October 23, 2026
OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

October 23, 2026
BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

October 23, 2026
Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

October 23, 2026
74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

October 23, 2026
OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

October 23, 2026
Bos OJK Lapor Prabowo, Bursa Mineral Meluncur 4 Januari 2027

Bos OJK Lapor Prabowo, Bursa Mineral Meluncur 4 Januari 2027

October 23, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 23, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Investor Cerna Implikasi Tarif Trump, IHSG Dibuka Galau

1 year ago
in People & Culture
Investor Cerna Implikasi Tarif Trump, IHSG Dibuka Galau
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pagi ini, Senin (7/7/2025). Indeks dibuka naik 0,13% ke level 6.877,77.

Selang beberapa menit setelahnya indeks malah terkoreksi ke zona merah dan turun 0,1% ke level 6.847. Sebanyak 180 saham naik, 158 turun, dan 232 tidak berubah.

Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 167 miliar yang melibatkan 253 juta saham dalam 30.652 kali transaksi.

Sementara itu perdagangan pasar Asia-Pasifik dibuka melemah pada hari ini. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,26%, sementara Topix melemah 0,18%. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,48% dan Kosdaq yang berisi saham berkapitalisasi kecil tergelincir 0,5%.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 dibuka datar tanpa perubahan signifikan. Sementara itu, kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong tercatat di posisi 23.899, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di level 23.916,06.

Adapun pasar keuangan Indonesia hari ini akan bergerak mengikuti kombinasi sentimen fiskal, global, dan tensi geopolitik yang memanas. Dari Washington hingga Senayan, sinyal-sinyal kebijakan terus bergulir.

Sejumlah sentimen positif datang dari AS yakni optimisme pemangkasan suku bunga. Di dalam negeri, Bank Indonesia juga memberi sinyal pemangkasan.

Gelombang ketidakpastian global memang masih tinggi. Dari perang tarif era Trump yang kembali menguji stabilitas dagang dunia, hingga proyeksi pertumbuhan global yang makin suram, ekonomi dunia sedang berjalan di atas kawat tipis. Negara-negara berlomba mengamankan kesepakatan sebelum palu tarif AS diketok 9 Juli. Di sisi lain, terdengar sinyal resesi dari lonjakan biaya logistik dan melemahnya dolar.

Namun, sejumlah sentimen positif datang dari AS yakni optimisme pemangkasan suku bunga. Di dalam negeri, Bank Indonesia juga memberi sinyal pemangkasan.

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pagi ini, Jumat (4/7/2025). Indeks dibuka naik 0,22% ke level 6.893,22.
Selan beberapa menit setelahnya indeks menguat 0,53% ke level 6.914,41. Sebanyak 211 saham naik, 107 turun, dan 203 tidak berubah.

Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 477,06 miliar yang melibatkan 1,1 miliar saham dalam 42.813 kali transaksi.

Sementara itu perdagangan pasar Asia-Pasifik dibuka beragam pada hari Jumat (4/7/2025). Indeks acuan Nikkei 225 Jepang datar, sedangkan indeks Topix yang lebih luas naik 0,15%.

Di Korea Selatan, indeksKospi turun 0,56% sementaraKosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,8% dan di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,21%.

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di 23.991, menunjukkan pembukaan yang lebih rendah dibandingkan dengan penutupan terakhir HSI di 24.069,94.

Adapun pasar keuangan Indonesia hari ini akan bergerak mengikuti kombinasi sentimen fiskal, global, dan tensi geopolitik yang memanas. Dari Washington hingga Senayan, sinyal-sinyal kebijakan terus bergulir.

Sejumlah sentimen positif datang dari AS yakni optimisme pemangkasan suku bunga. Di dalam negeri, Bank Indonesia juga memberi sinyal pemangkasan.

Investor kembali bersiap menyambut perdagangan pasar saham maupun rupiah pada awal pekan ini. Jelang tenggat waktu negosiasi tarif yang jatuh pada 9 Juli, diperkirakan pasar keuangan Tanah Air akan kembali volatile.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan perubahan besar dalam pendekatan perdagangan global negaranya dengan mengesampingkan rencana semula untuk melakukan puluhan kesepakatan dagang bilateral. Melunaknya sikap Trump akan mendorong pasar keuangan Tanah Air lebih bergairah sehingga menuju era bullish.

Terbaru, Donald Trump memastikan bahwa tarif impor yang diumumkan sejak April akan mulai diberlakukan pada 1 Agustus. Kebijakan ini berlaku bagi negara-negara yang belum mencapai kesepakatan dagang dengan Washington.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan pada Minggu bahwa tarif tersebut tetap akan diterapkan sesuai rencana, tanpa memperlakukan 1 Agustus sebagai tenggat baru. Namun, ia mengakui bahwa penundaan tersebut memberi waktu tambahan bagi negara mitra untuk merundingkan ulang syarat-syarat perdagangan.

Selain itu dari dalam negeri terdapat rilis data cadangan devisa yang akan menjadi sentimen di awal pekan.

Namun masih terdapat beberapa sentimen negatif lainnya yang dapat memperberat kinerja pasar keuangan Tanah Air, mulai dari beban utang negara hingga panasnya perang Rusia dan Ukraina.

Aktivitas perdana saham yang menggelar IPO pada pekan ini diharapkan akan menambah gairah di pasar saham.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Sebab IHSG Anjlok 6%, Ada Apa Dengan Ekonomi RI?




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .