• Latest
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.585

Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.585

September 11, 2026
Video: Sentimen Pendorong Pelemahan Rupiah

Video: Sentimen Pendorong Pelemahan Rupiah

September 11, 2026
Bos Kripto Raksasa Nekat Terjun ke Industri Minyak Venezuela, Ada Apa?

Bos Kripto Raksasa Nekat Terjun ke Industri Minyak Venezuela, Ada Apa?

September 11, 2026
NexAI (MGLV) Mau Rights Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun

NexAI (MGLV) Mau Rights Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun

September 11, 2026
Membangun Backbond Digital di Era AI

Membangun Backbond Digital di Era AI

September 11, 2026
Lapor ke Danantara, Pertamina Rampungkan Streamlining 31 Perusahaan

Lapor ke Danantara, Pertamina Rampungkan Streamlining 31 Perusahaan

September 11, 2026
PTPP Teken MRA, Restrukturisasi Utang Rp18,2 Triliun ke Bank Himbara

PTPP Teken MRA, Restrukturisasi Utang Rp18,2 Triliun ke Bank Himbara

September 11, 2026
Presdir Asuransi Bintang Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Presdir Asuransi Bintang Mengundurkan Diri, Ada Apa?

September 11, 2026
Era Destry Damayanti, Seberapa Independen & Pro-Growth BI?

Era Destry Damayanti, Seberapa Independen & Pro-Growth BI?

September 11, 2026
BUMI Buka Suara Soal Akuisisi Tambang Australia

BUMI Buka Suara Soal Akuisisi Tambang Australia

September 11, 2026
Serangan Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Tembus USD 103

Serangan Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Tembus USD 103

September 11, 2026
Yield US Treasury Meroket, IHSG Anjlok Lebih Dari 1%

Yield US Treasury Meroket, IHSG Anjlok Lebih Dari 1%

September 11, 2026
NexAI (MGLV) Mau Right Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun

NexAI (MGLV) Mau Right Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun

September 11, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, September 11, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.585

46 minutes ago
in Economy
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.585
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah menutup perdagangan terakhir pekan ini dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah bergerak dalam rentang cukup lebar sepanjang perdagangan. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,23% di posisi Rp17.570/US$, kemudian tertekan hingga menyentuh level terlemah hari ini di Rp17.620/US$.

Tekanan terhadap rupiah mulai berkurang menjelang akhir perdagangan. Rupiah menguat 35 poin dari posisi terlemahnya dan ditutup di level Rp17.585/US$ atau terdepresiasi 0,31% terhadap dolar AS.

Meski melemah pada perdagangan hari ini, rupiah masih membukukan penguatan sekitar 0,26% dalam sepekan dari posisi penutupan Jumat pekan lalu di Rp17.630/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,05% ke posisi 99,096.


Pelemahan rupiah hari ini sejalan dengan penguatan indeks dolar AS di pasar global. Greenback bertahan di sekitar level tertinggi seminggu ini di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.

Dolar sebelumnya mendapat tenaga setelah data menunjukkan indeks harga produsen AS meningkat 0,4% pada Agustus.

Kenaikan harga energi menjadi salah satu pendorong meningkatnya tekanan harga di tingkat produsen.

Penguatan dolar juga ditopang oleh aliran dana menuju aset aman di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.

Harga minyak melanjutkan kenaikan selama enam hari berturut-turut. Harga minyak Brent pada perdagangan Asia naik 1,2% ke US$108,96 per barel setelah menembus level US$100 pada awal pekan ini.

Tingginya harga energi mendorong pelaku pasar memperbesar peluang kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Berdasarkan perangkat CME FedWatch, pasar kini memperhitungkan probabilitas sebesar 71,3% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan pekan depan, meningkat dari 61,2% pada perdagangan sebelumnya.

Perubahan ekspektasi tersebut turut mengangkat imbal hasil obligasi pemerintah AS. Yield US Treasury tenor 10 tahun naik 2,3 basis poin ke level 4,965% atau semakin mendekati 5%.

Kenaikan imbal hasil obligasi AS dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar sekaligus menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Perhatian pasar kini tertuju pada rilis inflasi konsumen AS yang dijadwalkan pada Jumat waktu setempat. Data tersebut menjadi salah satu indikator ekonomi utama terakhir sebelum The Fed menggelar pertemuan FOMC pada 15-16 September mendatang.

Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat semakin memperbesar peluang kenaikan suku bunga The Fed, mengangkat dolar AS, dan menambah tekanan terhadap rupiah. Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat meredakan ekspektasi pengetatan moneter serta memberikan ruang bagi rupiah untuk menguat.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Sentimen Pendorong Pelemahan Rupiah

Video: Sentimen Pendorong Pelemahan Rupiah

September 11, 2026
Bos Kripto Raksasa Nekat Terjun ke Industri Minyak Venezuela, Ada Apa?

Bos Kripto Raksasa Nekat Terjun ke Industri Minyak Venezuela, Ada Apa?

September 11, 2026
NexAI (MGLV) Mau Rights Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun

NexAI (MGLV) Mau Rights Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun

September 11, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .