• Latest
Kata Istana hingga Bos Danantara Soal Rencana Merger Grab-GoTo

Kata Istana hingga Bos Danantara Soal Rencana Merger Grab-GoTo

November 12, 2025
Pendapatan Hingga Laba Bersih Telkom Tumbuh Kuat

Pendapatan Hingga Laba Bersih Telkom Tumbuh Kuat

August 1, 2026
59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya

59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya

August 1, 2026
Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026

Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026

July 31, 2026
Pengusaha Kakap China Datang & Investasi di IKN, Alasannya Tak Terduga

Pengusaha Kakap China Datang & Investasi di IKN, Alasannya Tak Terduga

July 31, 2026
Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Naik Kelas ke KBMI II

Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Naik Kelas ke KBMI II

July 31, 2026
Investor JELI Kena Prank, Antrean Jual 68 Juta Lot Bikin Panic Selling

Investor JELI Kena Prank, Antrean Jual 68 Juta Lot Bikin Panic Selling

July 31, 2026
Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen

Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen

July 31, 2026
Ada Update dari IFG Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

Ada Update dari IFG Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

July 31, 2026
Laba Naik, Nilai Investasi Berbalik Rugi, Ekuitas Maybank Tertekan

Laba Naik, Nilai Investasi Berbalik Rugi, Ekuitas Maybank Tertekan

July 31, 2026
SMBC Indonesia (BTPN) Kantongi Laba Rp1,4 Triliun di Semester 1-2026

SMBC Indonesia (BTPN) Kantongi Laba Rp1,4 Triliun di Semester 1-2026

July 31, 2026
Tunda Bangun Hotel Baru, Ini Strategi POLI Saat Bunga Tinggi

Tunda Bangun Hotel Baru, Ini Strategi POLI Saat Bunga Tinggi

July 31, 2026
Persaingan & Masa Depan Bisnis Kecantikan Era Beauty Tech

Persaingan & Masa Depan Bisnis Kecantikan Era Beauty Tech

July 31, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, August 1, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kata Istana hingga Bos Danantara Soal Rencana Merger Grab-GoTo

9 months ago
in Lifestyle
Kata Istana hingga Bos Danantara Soal Rencana Merger Grab-GoTo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Kabar merger dua perusahaan teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab kembali mencuat setelah muncul pernyataan dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Dia mengatakan bahwa pemerintah tengah membahas penyempurnaan Peraturan Presiden (Perpres) tentang ojek online (ojol). Di dalam pembahasan pemerintah dan para pemangku kepentingan juga berbicara soal rencana penggabungan antara Grab dan GOTO.

Ketika ditanya mengenai kementerian yang terlibat, Prasetyo menjelaskan bahwa proses tersebut melibatkan banyak pihak, termasuk Danantara. Namun, Ia belum menjelaskan secara rinci terkait rencana tersebut.

“Dalam hal ini macam-macam karena kemudian ada juga Danantara juga ikut terlibat di situ karena ada proses korporasinya juga yang menjadi bagian dari yang dibicarakan gitu. Makanya minta tolong sabar dulu,” ujarnya, dikutip Rabu (12/11/2025).

Sementara, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyoroti hal yang paling penting dalam aksi korporasi tersebut. Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengataka, perhitungan bisnisnya (Business to Business/BTB) menjadi foktit utama.

“Yang paling penting unsur B2B nya mereka harus ngikutin B2B,” ujarnya di Jakarta, Selasa (11/11).

Pandu menegaskan dalam hal ini Danantara akan menyerahkan kepada masing-masing. “Kan pemerintah juga udah ngasih masukan, kita pasti ngikutin. Masukannya dari pemerintah,” ungkapnya.

Ia mengaku, Danantara akan mendukung penggabungan dua bisnis digital tersebut selama dari sisi komersial juga menguntungkan. “Karena yang penting juga dari sisi commercial return harus ada, dan kita juga harus menjaga itu,” sebutnya.

Pandu memandang, masukan pemerintah terhadap bisnis perusahaan digital tersebut sangat baik, namun perlu diingat bahwa GOTO juga berstatus emiten di pasar modal sehingga perlu perhitungan yang matang.

“Tapi kita tentu mendengarkan masukan pemerintah, itu pasti sangat baik, inginnya. Tapi tentu kita harus fokus B2B antara kedua perusahaan itu, dan juga jangan lupa mereka berdua perusahaan Tbk loh Jadi harus hati-hati loh kita ngomongnya,” pungkasnya.

Sementara itu GOTO menegaskan, hingga saat ini belum ada suatu keputusan ataupun kesepakatan terkait hal tersebut.

“Setiap langkah yang diambil oleh GoTo akan senantiasa patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi perusahaan publik, dengan tetap memprioritaskan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta menjaga kepentingan terbaik bagi mitra pengemudi, mitra UMKM, pelanggan, serta seluruh pemangku kepentingan,” Direktur Legal dan Group Corporate Secretary GOTO R. A Koesoemohadiani.

Di sisi lain, manajemen menyebut, sebagai perusahaan teknologi yang didirikan dan tumbuh di Indonesia, GoTo menyambut baik upaya berkelanjutan pemerintah Indonesia dalam memperkuat ekosistem digital nasional, serta tetap berkomitmen untuk mendukung dan mematuhi kebijakan serta regulasi Pemerintah yang bertujuan membangun industri yang efisien, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk mitra pengemudi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta konsumen di seluruh Indonesia.

“GoTo berkomitmen untuk senantiasa mendukung arahan dan kebijakan Pemerintah,” sebutnya.

Fokus perusahaan saat ini tetap pada eksekusi agar dapat mencapai sasaran strategis guna menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan seluruh ekosistem GoTo.

Sementara itu keterlibatan Danantara di proses penggabungan GOTO dan Grab, seiring dengan investasi Telkom pada saham GOTO sejak 2023.

Telkom mulai berinvestasi di GOTO sejak 18 Mei 2023, dengan pembelian sebanyak 29.708 lembar saham konversi GOTO senilai US$ 150 juta atau setara Rp 2,1 triliun.

Bukan hanya Telkom, anak usahanya Telkomsel yang juga memiliki sebanyak 59.417 lembar saham tambahan dari opsi pembelian saham atau senilai US$ 300 juta setara Rp 4,29 triliun.

Secara total, investasi Telkom dan anak usahanya di GOTO mencapai US$ 450 juta, atau setara Rp6,4 triliun.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Merger Pelita-Garuda Jadi Sorotan DPR, Ini Respons Danantara




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pendapatan Hingga Laba Bersih Telkom Tumbuh Kuat

Pendapatan Hingga Laba Bersih Telkom Tumbuh Kuat

August 1, 2026
59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya

59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya

August 1, 2026
Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026

Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026

July 31, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .