• Latest
Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

August 3, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

September 15, 2026
IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

September 15, 2026
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US6 per Barel

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US$106 per Barel

September 15, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

September 15, 2026
Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

September 15, 2026
Video: Trump Mau Bagi-Bagi Duit

Video: Trump Mau Bagi-Bagi Duit

September 15, 2026
Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

September 15, 2026
BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

September 15, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 15, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

1 month ago
in People & Culture
Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) membukukan laba bersih sebesar Rp61,19 miliar pada semester I-2026, melonjak 158% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp23,7 miliar. Namun, di balik kenaikan laba tersebut, kualitas kredit perseroan justru menunjukkan pelemahan.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, pertumbuhan laba tidak ditopang oleh peningkatan bisnis inti. Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tercatat relatif stagnan di level Rp1,39 triliun.

Di sisi lain, kenaikan laba lebih banyak didorong oleh lonjakan laba selisih kurs menjadi Rp129,29 miliar dari hanya Rp3,06 miliar pada semester I-2025, serta turunnya beban pencadangan aset keuangan menjadi Rp104,7 miliar dari Rp189,1 miliar.

Di saat yang sama, kualitas aset justru menjadi perhatian. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) Bank Mayapada tercatat memburuk dibandingkan posisi Juni 2025, menandakan peningkatan porsi kredit bermasalah di tengah pertumbuhan portofolio pinjaman.

Sebagai informasi, Bank Mayapada menyalurkan kredit senilai Rp 110,41 triliun, naik 5,84% secara tahunan (yoy). 

NPL gross naik 76 basis poin (bps) secara tahunan menjadi 4,02% dan NPL net naik 60 basis poin menjadi 3,12%. Merujuk laporan keuangan, kredit dalam kategori diragukan atau kolektibilitas empat naik lebih dari 65 kali lipat menjadi Rp539,85 miliar dan kategori macet atau kolektibilitas 5 naik 17,92% yoy menjadi Rp3,9 miliar. 

Pada periode yang sama kredit kolektibilitas 3 atau kurang lancar turun 57,23% yoy menjadi Rp50,26 miliar. Kemudian kredit lancar turun 2,75% yoy menjadi Rp67,59 miliar.

Berdasarkan sektor, kredit bermasalah jasa bisnis naik kencang, yakni 155,8% yoy menjadi Rp1,94 trilun dan berkontribusi 55% terhadap NPL net. Secara persentase jasa pelayanan sosial naik 174,8% yoy menjadi Rp 275,78 miliar. 

Sejalan dengan itu, saldo cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) di neraca juga meningkat menjadi Rp1,46 triliun dari Rp1,32 triliun pada akhir tahun lalu. Kredit yang disalurkan tumbuh menjadi Rp110,66 triliun dari Rp106,84 triliun pada Desember 2025.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .