• Latest
Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

September 2, 2026
Investor Merapat! Ini Bocoran Dividen Telkom dari Laba Tahun Ini

Investor Merapat! Ini Bocoran Dividen Telkom dari Laba Tahun Ini

September 7, 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Dorong Penguatan Saham Kesehatan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Dorong Penguatan Saham Kesehatan

September 7, 2026
IHSG Melempem di Akhir Sesi 1, Intip Pergerakan Asing

IHSG Melempem di Akhir Sesi 1, Intip Pergerakan Asing

September 7, 2026
Sektor Kesehatan Dominasi Calon Emiten Bursa Jelang Akhir Tahun

Sektor Kesehatan Dominasi Calon Emiten Bursa Jelang Akhir Tahun

September 7, 2026
IHSG Ditutup Lesu, Turun 0,12% di Sesi 1

IHSG Ditutup Lesu, Turun 0,12% di Sesi 1

September 7, 2026
Kesehatan Dominasi Calon Emiten Bursa

Kesehatan Dominasi Calon Emiten Bursa

September 7, 2026
Bos Bio Farma Buka-bukaan Soal Transformasi & Pengembangan Bisnis

Bos Bio Farma Buka-bukaan Soal Transformasi & Pengembangan Bisnis

September 7, 2026
Fundamental Kokoh, BRI Perkuat Kontribusi ke Ekonomi Nasional

Fundamental Kokoh, BRI Perkuat Kontribusi ke Ekonomi Nasional

September 7, 2026
Kesehatan Dominasi Calon Emiten Bursa, Ada 3 Calon Emiten

Kesehatan Dominasi Calon Emiten Bursa, Ada 3 Calon Emiten

September 7, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat Perdagangan UANG

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat Perdagangan UANG

September 7, 2026
BI Catat Uang Primer Rp2.281 Triliun, Tumbuh 16,3% pada Agustus

BI Catat Uang Primer Rp2.281 Triliun, Tumbuh 16,3% pada Agustus

September 7, 2026
Bumi Resources (BUMI) Akuisisi 100% Saham Loyal Metals Australia

Bumi Resources (BUMI) Akuisisi 100% Saham Loyal Metals Australia

September 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

5 days ago
in People & Culture
Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pertumbuhan penyaluran kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sepanjang semester I-2026 mencapai angka double digit. Hal ini menjadi salah satu sorotan utama dari kinerja Perseroan yang positif sepanjang paruh pertama tahun 2026.

Seperti diketahui, BRI hari Senin melaporkan kinerjanya, dengan capaian laba bersih tahun berjalan sebesar Rp31,2 triliun sepanjang semester I-2026, naik 17,5% secara tahunan (yoy) dari sebesar Rp26,53 triliun pada tahun semester I-2025. Capaian itu melampaui perkiraan Indo Premier Sekuritas, JP Morgan, BNI Sekuritas, maupun konsensus pasar.

Pada fungsi intermediasi, total kredit dan pembiayaan BRI secara konsolidasi tumbuh sebesar 16,2% yoy menjadi Rp1.646 triliun. Komposisi kredit UMKM sebesar 75,1%, dan jumlahnya meningkat 8,6% yoy.

Pertumbuhan kredit BRI itu melampaui rencana bisnis bank (RBB) tahun ini. Peningkatan itu juga diiringi dengan perbaikan kualitas aset.

Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) turun ke 2,9%, sementara pencadangannya alias NPL coverage naik menyentuh 180%. Rasio kredit dalam risiko atau loan at risk (LAR) turun menjadi 9,2%, sedangkan LAR coverage meningkat 57%.

Indo Premier memaparkan ada beberapa perbaikan signifikan pada segmen mikro. Di antaranya, penurunan kualitas kredit bersih menjadi NPL turun menjadi rata-rata Rp1,7 triliun pada semester I-2026 dibandingkan Rp2 triliun pada kuartal I-2026 dan angka tertinggi sebesar Rp3,5 triliun pada Januari 2025.

Di sisi lain, pertumbuhan kredit BRI juga didukung oleh segmen korporasi dan komersial yang masing-masing meningkat sebesar 47% dan 58% yoy. Indo Premier mengataka hal ini juga mendorong revisi panduan pertumbuhan kredit 2026 menjadi 8-10%.

JP Morgan menilai, penempatan dana pemerintah serta kemampuan BRI untuk menempatkan dana tersebut pada tingkat suku bunga tinggi di BI akan menjadi pendorong penting bagi rasio margin bunga bersih (NIM), di samping penyaluran dana secara komersial.

Mengikuti yang kuat pertumbuhan kredit di semester I-2026, manajemen BRI menaikkan panduan pertumbuhan pinjaman FY26 menjadi 8-10% dari 7-9%, dengan tetap mempertahankan NIM, biaya kredit, dan pedoman CIR. Menurut BNI Sekuritas, BRI menjadi satu-satunya bank BUMN besar yang tidak merevisi turun panduan NIM.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Investor Merapat! Ini Bocoran Dividen Telkom dari Laba Tahun Ini

Investor Merapat! Ini Bocoran Dividen Telkom dari Laba Tahun Ini

September 7, 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Dorong Penguatan Saham Kesehatan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Dorong Penguatan Saham Kesehatan

September 7, 2026
IHSG Melempem di Akhir Sesi 1, Intip Pergerakan Asing

IHSG Melempem di Akhir Sesi 1, Intip Pergerakan Asing

September 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .