• Latest
LPS Usul Penjaminan Polis Maksimal Rp500 Juta, Cakup hingga 99% Polis

LPS Usul Penjaminan Polis Maksimal Rp500 Juta, Cakup hingga 99% Polis

September 10, 2026
Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

October 29, 2026
BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

October 29, 2026
Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

October 29, 2026
Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJK Jadi PIKK

Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJK Jadi PIKK

October 29, 2026
Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK

Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK

October 29, 2026
Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

October 29, 2026
Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

October 29, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

October 29, 2026
Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

October 29, 2026
Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

October 29, 2026
Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

October 29, 2026
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

LPS Usul Penjaminan Polis Maksimal Rp500 Juta, Cakup hingga 99% Polis

2 months ago
in Lifestyle
LPS Usul Penjaminan Polis Maksimal Rp500 Juta, Cakup hingga 99% Polis
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengusulkan batas maksimal penjaminan dalam Program Penjaminan Polis (PPP) sebesar Rp500 juta secara kumulatif untuk setiap tertanggung.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS Ferdinan D. Purba mengatakan usulan limit tersebut telah mempertimbangkan cakupan perlindungan terhadap pemegang polis. Berdasarkan perhitungan LPS, batas Rp500 juta dinilai sudah mampu mencakup sekitar 97%-99% polis maupun tertanggung.

“Batas maksimal secara kumulatif, itu kami usulkan Rp500 juta. Kenapa kami usulkan 500 juta? Karena ini sudah mencakup 97%-99% dari polis maupun dari tertanggung. Jadi ini sudah cukup tinggi,” ujar Ferdinan dalam paparannya di Rapat Kerja LPS dan Komisi XI DPR RI, Kamis (10/9/2026).

Menurut dia, penetapan limit tersebut tidak berarti setiap jenis kewajiban LPS mendapatkan batas Rp500 juta secara terpisah. Sebab, angka Rp500 juta tersebut berlaku secara kumulatif terhadap tiga bentuk kewajiban dalam penjaminan polis. Angka Rp500 juta tersebut berlaku secara kumulatif terhadap tiga bentuk kewajiban dalam penjaminan polis.

Pertama, Ferdinan menjelaskan LPS dapat membayar klaim yang telah jatuh tempo. Kedua, LPS membayar nilai polis apabila polis tidak dapat dilanjutkan. Ketiga, LPS dapat memindahkan polis kepada perusahaan asuransi lain.

Ferdinan menjelaskan, angka Rp500 juta tersebut juga telah dibandingkan dengan sejumlah benchmark penjaminan di negara lain. Dalam perbandingan dengan sektor perbankan, misalnya, batas penjaminan simpanan sebesar Rp2 miliar di Indonesia setara dengan sekitar 24 kali produk domestik bruto (PDB) per kapita.

Sementara itu, limit penjaminan polis yang diusulkan LPS sebesar Rp500 juta setara dengan sekitar enam kali PDB per kapita.

Ferdinan berujar angka tersebut masih berada dalam rentang yang wajar jika dibandingkan dengan praktik penjaminan di negara lain. Selain itu, dari sisi cakupan, limit Rp500 juta bahkan telah berada di atas benchmark minimal sekitar 90%.

“Yang pertama dari sisi coverage itu sudah sesuai dengan benchmark, yang minimal 90%, ini bahkan sudah mencapai di atas 95%, dan dari sisi kalau kita lihat best practices-nya, kita juga sudah ada di dalam range yang wajar, enam kali dari PDB,” tuturnya.

Lebih lanjut, LPS juga mengusulkan untuk kepesertaan, terdapat sejumlah syarat bagi perusahaan asuransi yang dapat ikut PPP. Hal ini berdasarkan pembahasan LPS di high level meeting dengan Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pertama risk based capital (RBC) perusahaan asuransi minimum 120%. Kedua, sedang tidak di dalam pengawasan khusus atau pengawasan intensif OJK.

Namun demikian, peraturan PPP ini masih dirumuskan dalan Peraturan Pemerintah (PP) dan diperkirakan dapat segera terbit di triwulan III-2026.

Ferdinan mengatakan ada dua skenario aktivasi PPP dilakukan. Skenario optimis, PPP dapat berjalan pada bulan April 2027 dan skenario moderat pada Juli 2027. LPS saat ini masih menggunakan skenario optimis.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

October 29, 2026
BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

October 29, 2026
Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .