• Latest
Menteri RI Akhirnya Divonis Mati Akibat Korupsi, Hartanya Ludes Disita

Menteri RI Akhirnya Divonis Mati Akibat Korupsi, Hartanya Ludes Disita

June 14, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Menteri RI Akhirnya Divonis Mati Akibat Korupsi, Hartanya Ludes Disita

4 months ago
in Lifestyle
Menteri RI Akhirnya Divonis Mati Akibat Korupsi, Hartanya Ludes Disita
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah kasus korupsi besar-besaran pernah terjadi di Indonesia puluhan tahun lalu. Bahkan Menteri Urusan Bank sentral periode 1963-1966, Jusuf Muda Dalam (JMD) yang terlibat dalam kasus ini dihukum mati.

Laporan kasus Anak Penyamun di Sarang Perawan (Skandal JMD) pada 1966 disebutkan JMD terlihat dalam empat perkara. Salah satunya mengizinkan impor dengan skema Deffered Payment kepada perusahaan importir.

Skema yang dilakukan adalah penangguhan pembayaran kredit luar negeri hingga jangka waktu tertentu, totalnya mencapai US$270 juta.

Kasus kedua adalah keterlibatan JMD dalam memberikan kredit kepada perusahaan-perusahaan tertentu. Ternyata izin ini membuat defisit negara.

Berikutnya adalah JMD dituding menggelapkan kas negara atau dana revolusi hingga Rp 97,3 miliar. Terakhir dia disebut menyelundupkan senjata tanpa izin dan Cekoslavia.

Dana korupsi itu digunakan untuk pribadi, yakni membeli rumah, tanah, perhiasan, mobil dan perempuan. Setidaknya 25 perempuan dilaporkan menikmati hasil korupsi, padahal JMD telah memiliki 6 istri.

Jelas, skandal itu memicu kemarahan publik. Mengingat juga saat itu kondisi ekonomi tanah air tengah memburuk, karena inflasi meroket dan harga pangan melambung tinggi.

Divonis Mati

Kasus JMD dibawa ke pengadilan pada 30 Agustus 2026. Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Jakim Made Labde menghadirkan banyak saksi untuk menelusuri aliran dana tersebut.

Ruang sidang juga terus penuh sesak karena persidangan menyedot banyak perhatian masyarakat. Harian Mertjusuar (3 September 1966) mencatat suasana sidang nyaris selalu gaduh.

JMD dikabarkan terus berkelit dari berbagai tuduhan. Hanya satu hal yang tidak dibantahnya terkait memiliki enam istri.

“Bapak hakim tentunya mengerti mengapa saya keburu kawin sampai enam kali, setelah melihat istri-istri saya yang wajahnya cantik ini,” ujar JMD di hadapan majelis hakim.

Setelah sejumlah sidang dilakukan, majelis membacakan keputusan pada JMD tanggal 8 September 1966. Dia dijatuhkan hukuman mati karena terbukti menyalahgunakan jabatan untuk korupsi berskala besar.

Kasus ini juga membuat negara mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Latar belakang politik JMD juga jadi poin dalam keputusan tersebut.

“Dengan penuh keyakinan dan rasa tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan ini saya jatuhkan hukuman mati!” tegas Hakim Ketua Made Labde, dikutip dari koran Mertjusuar (10 September 1966).

Hakim juga menilai JMD berlatar komunis yang terlihat dari kebijakan internal di lembaga yang dipimpinannya. Misalnya mewajibkan menyanyikan lagu Internasionale dan mengganti istilah karyawan menjadi buruh, serta mendukung ide persenjataan kepada buruh dan petani.

Apa yang dilakukan JMD disebut persis seperti yang dilakukan Partai Komunis Indonesia yang dilarang tahun 1966.

Selain memberikan vonis mati, hakim juga mengumumkan 4 mobil mewah, 6 rumah, tanah dan bangunan lain disita.

JMD sempat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) pada 8 April 1967. Namun MA menolak dan menguatkan vonis mati.

Namun eksekusi tak pernah dilakukan, sebab JMD keburu meninggal di penjara akibat penyakit tetanus pada September 1976.

Sanggahan: Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu. Lewat kisah seperti ini, CNBC Insight juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan dari masa lampau yang masih bisa dijadikan pelajaran di hari ini.

 

(pgr/pgr)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .